Sponsors Link

Benarkah ASI Menyebabkan Gigi Anak Berlubang?

Sponsors Link

ASI seperti yang kita ketahui memang menjadi gizi utama untuk bayi sehingga para ibu dianjurkan untuk memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama dan boleh terus diberikan hingga anak berusia 2 tahun. Akan tetapi, ada sebagian ibu yang ragu untuk memberikan ASI karena takut bisa membuat gigi anak berlubang dan jenis jenis penyakit gigi lainnya. Benarkah jika ibu terlalu lama memberikan ASI menyebabkan gigi anak berlubang?, temukan jawaban selengkapnya dalam ulasan berikut ini.

ads

Gigi Berlubang dan ASI

Sebenarnya, pendapat tentang ASI menyebabkan gigi anak berlubang adalah anggapan yang tidak benar bahkan ASI sebetulnya merupakan salah satu makanan yang menguatkan gigi karena menurut tes laboratorium memperlihatkan jika ASI tidak memicu gigi berlubang pada anak. Menyusui justru bisa melindungi kerusakan gigi pada bayi sebab antibodi yang ada dalam ASI berguna untuk menghambat pertumbuhan bakteri  Streptococcus mutans yang menyebabkan gigi berlubang. Selain itu, protein laktoferin dalam ASI juga bisa membunuh bakteri penyebab kerusakan gigi. Meski begitu, risiko gigi anak berlubang ketika menyusu juga tetap bisa meningkat jika ibu tidak rajin membersihkan mulut dan gigi anak ketika sudah mulai makan. Untuk lebih jelasnya tentang apakah ASI bisa menyebabkan gigi berlubang bisa di simak ulasannya berikut ini.

  1. Bukti Arkeologi

Dari studi arkeologi yang meneliti sisa tulang dan gigi anak balita yang hidup pada 5000 tahun lalu ternyata tidak ditemukan masalah karies gigi meski pada tahun tersebut anak anak hanya minum ASI sebagai satu satunya sumber nutrisi dan kemungkinan besar juga minum ASI saat malam hari.

  1. Kandungan ASI

ASI memang mengandung laktosa yakni gula susu akan tetapi juga mengandung Laktoferin yang merupakan sejenis protein bersifat membunuh bakteri termasuk bakteri yang menjadi penyebab karies gigi pada bayi bernama Streptococcus mutans yang bekerja dengan cara mengubah gula menjadi asam dan akhirnya melarutkan mineral gigi dan membuat gigi berlubang.

Beberapa ahli bahkan juga mengatakan jika ASI memiliki sifat proteksi email gigi karena bisa membunuh bakteri sehingga proses berubahnya laktosa menjadi asam bisa terhenti. Akan tetapi jika ASI dicampur dengan gula atau makanan lain mengandung gula seperti biskuit, maka efeknya bisa lebih buruk dibandingkan larutan gula sehingga harus dihindari.

Gigi Berlubang dan Susu Formula

Risiko gigi berlubang sebenarnya akan semakin tinggi pada bagi yang terbiasa minum susu formula. Minum susu formula di malam hari akan meningkatkan risiko gigi anak berlubang ditambah lagi dengan kebiasaan minum susu formula menggunakan botol yang bisa menyebabkan gigi anak menjadi rusak khususnya ketika malam sebelum tidur selain bisa juga menyebabkan kelainan gigi susu.

Susu formula memiliki kandungan gula yang menjadi makanan utama bagi bakteri. Pada saat susu menempel pada gusi dan menggenang di sekitar gigi dalam waktu lama, maka akan membuat bakteri berkembang biak pada gigi anak. Asam yang dihasilkan bakteri nantinya akan berkumpul pada gigi, menggerogoti enamel gigi dan akhirnya membuat gigi jadi berlubang. Selain itu, jumlah air liur yang berkurang ketika tidur membuat bakteri semakin berkembang biak dan menyebabkan kerusakan gigi semakin berkembang.

Cara Menjaga Kesehatan Gigi Bayi

Gigi anak yang berlubang karena ASI eksklusif atau susu formula botol bisa terjadi jika tidak rutin dirawat yang juga menjadi penyebab gigi busuk pada anak. Untuk itu sudah menjadi tugas orang tua untuk memperhatikan kebersihan dan kesehatan gigi anak sejak dini. Beberapa cara menjaga kesehatan gigi bayi sebenarnya bisa dilakukan dengan cara yang mudah seperti beberapa tips yang akan kami berikan berikut ini. 

Sponsors Link

  1. Bersihkan Gusi dan Gigi

Setiap kali selesai menyusu, maka segera bersihkan gusi dan gigi anak dengan waslap bersih yang sudah direndam dengan air. Cara ini sangat baik dilakukan untuk menghilangkan bakteri penyebab kerusakan gigi anak.

  1. Sikat Gigi Bayi

Apabila gigi anak memang sudah tumbuh, maka bisa dibersihkan dengan sikat gigi memakai cara menyikat gigi dengan benar. Bersihkan gigi anak sebanyak 2 kali sehari saat pagi dan malam hari. Pastikan anak selalu pergi tidur dengan mulut dan gigi yang sudah dibersihkan setiap hari.

  1. Periksakan ke Dokter Gigi

Tidak hanya orang dewasa yang harus melakukan pemeriksaan gigi rutin ke dokter gigi namun juga harus dilakukan sedini mungkin. Anak anak sudah mulai bisa mengunjungi dokter gigi sejak berumur satu tahun sebab gigi berlubang bukan masalah yang sepele. Apabila dibiarkan, maka lubang pada gigi susu anak bisa berpindah ke gigi permanen mereka.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi