Bahaya Bakteri Streptococcus Mutans Bagi Gigi Dan Mulut

Tersusun seperti rantai dan tidak membentuk spora bakteri ini tumbuh secara optimal pada suhu sekitar 18 derajat celcius sampai 40 derajat celcius, dan memiliki bentuk bulat atau bulat telur. Streptococcus mutans merupakan bakteri gram posistif (+), dan juga bersifat non motil (tidak dapat bergerak).

Pada rongga gigi manusia yang luka dan menjadi bakteri yang paling kondusif dan dapat menyebabkan karies untuk email gigi, dan biasanya ditemukan streptococcus mutans.

Streptococcus mutans dapat menghasilkan suatu polisakarida yang lengket yang disebut dengan dextran, dan juga mampu tinggal pada lingkungan asam. Karena streptococcus mutans bersifat asidogenik yaitu yang dapat menghasilkan asam asidurik.

Dan dengan adanya kemampuan tersebut, streptococcus mutans dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri asidodurik yang lainnya dan juga asam yang dapat melarutkan email gigi, menyebabkan lengket dan mendukung bakteri lain menuju ke email gigi.

Patogenesis Karies Gigi

karies gigi merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans. Air liur, gula, dan juga bakteri pembusuknya adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan karies pada gigi dapat bertambah parah.

Setelah beberapa menit penyikatan gigi dilakukan, kombinasi molekul protein dan karbohidrat (glikoprotein yang lengket) akan bertahan pada gigi untuk memulai pembentukan plak pada gigi, atau setelah mengkonsumsi sesuatu yang mengandung gula.

Pada glikoprotein itu, dalam waktu yang bersamaan berjuta-juta bakteri yang dikenal sebagai streptococcus mutans juga bertahan. Hanya streptococcus mutans yang dapat menyebabkan rongga atau lubang pada gigi, walaupun banyak bakteri lain yang juga melekat. Untuk memperoleh energi, pada langkah selanjutnya bakteri menggunakan fruktosa dalam suatu metabolisme glikosis.

Dan juga dapat menghancurkan zat kapur fosfat di dalam email gigi mendorong ke arah pembentukan suatu rongga atau lubang. Asam laktat ini menciptakan kadar keasaman yang ekstra untuk menurunkan pH sampai batas tertentu.

Streptococcus mutans ini dapat mensitesa molekul glukosa yang memiliki berat molekul yang tinggi yang terdiri dari ikatan glukosa alfa (1-6) alfa (1-3), dan juga mempunyai suatu enzim yang disebut glucosyl transferase di atas permukaannya yang bisa membuat polimerisasi glukosa pada sukrosa dengan pelepasan dari fruktosa. Sehingga untuk berkembang dan juga membentuk plak gigi hal tersebut dimanfaatkan oleh bakteri streptococcus mutans.

Dextran bersama dengan bakteri melekat dengan erat pada enamel gigi dan menuju ke pembentukan plak pada gigi. Enzim yang sama melanjutkan untuk menambahkan banyak molekul glukosa ke satu sama lain untuk membentuk dextran yang memiliki struktur sangat mirip dengan amylase dalam tajin. Lubang pada gigi yang di sebut dengan karies gigi bisa terjadi dengan hal tersebut.

Dengan perantara glukan streptococcus mutans melekat pada permukaan gigi, merupakan faktor virulensi yang penting yaitu dimana produksi glukan yang tidak dapat larut dalam air.

Itulah pembahasan mengenai bahaya streptococcus mutan bagi mulut dan gigi, agar kita terhindar sebaiknya tetaplah menjaga kebersihan dan kesehatan gigi. Karena hal yang paling penting yaitu menjaga kebersihan gigi dan mulut. Sampai jumpa dan terima kasih. Semoga bermanfaat bagi anda semua. Salam hangat dari penulis.