Sponsors Link

10 Bahaya Cabut Gigi Geraham Atas yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Gigi merupakan salah satu bagian mulut yang mempunyai peran sangat besar dalam sistem pencernaan. Perawatan gigi harus diperhatikan, suatu contoh yang paling sederhana adalah dengan menggosok gigi. Perlu disadari tentang pentingnya menggosok gigi. Tanpa adanya bantuan gigi proses pencernaan akan sedikit terhambat, karena makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak dihaluskan terlebih dahulu.

ads

Sama seperti organ tubuh kita yang lain. Meski gigi merupakan bagian tubuh yang terbilang cukup kecil, ia memiliki resiko atas beberapa masalah. Misalnya saja yang umum diderita banyak orang yakni sakit gigi, infeksi dan lain-lain. Menurut saya, setiap orang perlu tahu tentang makanan yang menyebabkan gigi berlubang dan cara mengatasi gigi sensitif. Karena dua hal tersebut terbilang remeh, namun dari hal remeh itulah yang dapat menyebabkan masalah lebih besar lagi pada gigi anda.

Dokter gigi adalah solusi tepat untuk membantu anda menyelesaikan masalah gigi. Perbedaan dari setiap masalah yang terjadi pada gigi, juga menyebabkan adanya perbedaan tindakan medis yang ditetapkan oleh dokter gigi. Biasanya, sebelum dilakukan tindakan medis untuk menyembuhkan masalah pada gigi pasien, dokter akan terlebih dahulu menjelaskan mengenai proses dan tahapan i apa yang akan dilalui oleh pasien. Mulai dari tindakan menambal gigi, mencabut atau bahkan proses pembedahan.

Bahaya Cabut Gigi Geraham Atas

Biasanya, pencabutan gigi geraham atas dilakukan karena adanya masalah pada gigi geraham atas anda. Misalnya gigi yang berlubang, gigi yang patah dan mmicu masalah dan lain-lain. Bagi anda yang memiliki rasa takut untuk pergi mengkonsultasikan masalah gigi khususnya masalah gigi geraham atas anda kepada dokter gigi, artikel ini akan membantu mendapatkan informasi tentang bahaya cabut gigi geraham atas. Selain itu, bagi sebagian orang yang mungkin sudah memutuskan untuk mencabut gigi geraham atas anda yang bermasalah, anda perlu tahu resiko yang akan dihadapi. Uraian berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin akan terjadi saat melakukan cabut gigi geraham.

  1. Patah Tulang atau Fraktur pada Rahang Atas

Hal ini memang terbilang sangat berbahaya dan mengerikan jika ternyata pencabutan gigi geraham atas berujung pada fraktur atau patahnya tulang di bagian rahang atas. Resiko semacam ini memang cukup besar mengingat gigi yang bermasalah masih melekat di rahang secara kuat, kemudian harus mendapat tekanan dari alat medis yang diunakan dokter gigi. Dalam proses ini yang dikhawatirkan ialah ketika adanya tekanan secara berat, sehingga ada kemungkinan tulang rahang tidak kuat. Namun ini bisa dihindari jikakita benar-benar datang ke dokter yang sudah profesional. Dokter professional yang telah memiliki banyak pengalaman keberhasilannya dalam mencabut gigi geraham atas dengan sukses, dapat menjadi pilihan anda untuk menyelesaikan masalah gigi geraham atas.

  1. Pendarahan

Resiko yan satu ini, sebenarnya bukan hanya bahaya cabut gigi geraham atas. Pencabutan gigi yang mana saja dapat mengalami pendarahan yang biasanya dialami oleh pasian pemilik riwayat penyakit hati atau hepatitis.  Namun meski begitu, secara umum bahaya ini tetap harus diwaspadai. Selain itu, pasien yang memiliki riwayat atau sedang minum aspirin pada dosis yang cukup tinggi memperoleh terapi antikoagulan, serta meminum obat anti-inflamasi non-steroid dapat mengalami pendarahan. Dikarenakan bat-obat tertentu tersebut dapat memicu terhalangnya pembekuan darah sehingga terjadilah pendarahan hebat saat gigi bermasalah dicabut.

Sponsors Link

  1. Cedera Jaringan Lunak

Secara umum, bahaya cabut gigi geraham atas adalah cedera pada jaringan lunak. Terjadi luka bakar dan luka sobek yang paling sering. Sementara itu, proses atau keadaan di mana udara masuk ke bahwa lapisan jaringan atau empisema subkutan adalah jenis risiko cedera lainnya.

  1. Pergeseran Gigi

Pencabutan gigi geraham atas memiliki resiko bergesernya gigi. Bergesernya gigi perlu diperhatikan karena resiko ini pun sangat menyeramkan. Kondisi ini menggambarkan adanya gigi atau sisa akar yang mengalami pergeseran ke dalam hidung, fossa infratemporalis, serta sinus rahang atas. Itu artinya, ada hal yang tidak lazim atau berbahaya, sedang terjadi. Hal ini diakibatkan dari proses pencabutan gii geraham atas yan kurang tepat.

ads
  1. Tertinggalnya Sisa Akar

Bahaya lain yang kemungkinan terjadi pada proses pencabutan gigi geraham atas adalah tertinggalnya sisa akar. Gii yang rapuh dan pecahnya gigi yang bermasalah, mampu menjadi faktor pemicu tertinggalnya akar gigi ketika proses pencabutan dilakukan. Dokter gigi perlu untuk segera mengambil akar tersebut secepatnya supaya resiko infeksi serius dapat dicegah. Ini dapat diatasi jika diketahui bahwa da sisa akar yang tetinggal. Namun kelalaian yang dapat benar-benar menyebabkan tertinggalnya sisa akar ini, selanjutnya akan menyebabkan resiko yang lebih besar lagi.

  1. Pembengkakan

Cabut gigi khususnya gigi geraham bagian atas umumnya akan menimbulkan pembengkakan. Seluruh bagian rahang serta saraf yang menggalami trauma, menyebabkan terjadinya pembengkakan. Pencabutan gigi dapat menyebabkan kemunkinan terjadinya trauma pada area gigi bermasalah tersebut. Obat pereda dan penahan sakit dapat mengurangi rasa nyerinya dan bengkak pun dalam beberapa hari akan menghilang.

  1. Terasa Sakit

Setelah pencabutan gigi geraham atas ketika obat bius sudah tidak berfungsi lagi, maka otomatis akan muncul rasa sakit yang begitu parah. Ini dikarenakan geraham atas memiliki hubungan dengan rongga sinus, bagian rahang serta saraf secara kompleks. Rasa sakit akan sangat terasa apabila efek obat anastesi atau biusnya sudah hilang dan habis.

  1. Luka atau Robek di Sekitar Gusi

Pasien harus tahu bahwa salah satu bahaya cabut gigi geraham atas ialah mengalami robek atau luka di wilayah sekitar gusi. Pada umumnya hal tersebut akan terjadi karena adanya udara yang masuk ke bagian jaringan, dan menjadikan gusi menjadi sedikit lebih rentan.

  1. Kesulitan Membuka Mulut

Setelah diselesaikannya proses pencabutan gigi geraham atas, kesulitan membuka mulut biasanya akan dialami oleh pasien. Untuk dapat membuka mulut secara normal harus menunggu beberapa hari hingga bagian gigi yang dicabut pulih sepenuhnya. Hal ini memang sangat menggangu, menimbulkan rasa tidak nyaman. Karena kita tidak dapat melakukan aktifitas makan serta bicara seperti biasa.

  1. Leher Pegal

Terjadinya infeksi pada gigi geraham atas, memungkinan terjadinya rasa pegal di bagian leher. Tidak hanya itu, rasa nyeri di kepala juga akan menyertainya. Jadi, meski masalah gigi anda telah dicabut, maka tetaplah rajin mengkonsultasikannya demi perawatan yang baik pasca pencabutan.

Jenis Jenis Cabut Gigi

Secara garis besar ada dua cara atau tipe cabut gigi yang biasanya dilakukan oleh tim medi, yaitu:

  • Tipe cabut gigi sederhana

Jenis cabut gigi sederhana, ialah proses cabut gigi yang biasanya dilakukan oleh dokter biasa (dokter gigi umum). Dalam prosesnya, biasanya pasien hanya diberikan obat pereda rasa sakit atau bius lokal saja, itu artinya tindakan ini mungkin tidak terlalu besar.

  • Tipe cabut gigi bedah

Jenis cabut gigi yang kedua adalah cabut gigi yang disertai pembedahan. Tindakan ini pada umumnya dilakaukan terhadap gigi yang tidak mudah untuk dijangkau dengan peralatan kedokteran gig, sehingga harus melalui proses pembedahan. Misalnya ketika anda yang telah berusia dewasa dan baru tumbuh gii bungsu, sementara rahang anda terbilang cukup sempit, dan letaknya yang memang berada di bagian rahang dalam sehingga menyebabkan masalah dan biasanya menimbulkan rasa sakit. Maka dari itu dalam kasus ini, cabut gigi bedah merupakan salah satu solusinya. Namun meski tindakan ini merupakan tindakan medis yang terbilang tidak sederhana, jangan khawatir. Pasien akan dibius sehingga tidak akan merasakan sakit ketika proses tindakan berlangsung.

Sponsors Link

Bagi yang telah memutuskan pencabutan gigi geraham atas dengn dokter pilihan yang anda percaya, tips yang perlu dilakukan pasca cabut gigi berikut ini perlu untuk anda tahu. Tindakan ini akan membantu dalam mempercepat proses pemulihan:

  • Minumlah obat penghilang rasa sakit sesuai dengan yang ditentukan oleh dokter gigi atau ahli bedah mulut.
  • Setelah 24 jam pasca pencabutan gigi geraham atas, bilaslah mulut Anda secara lembut dengan air garam hangat beberapa kali sehari untuk mengurangi pembengkakan dan mengurangi rasa sakit.
  • Gantilah pembalut kasa sebelum membasah dengan darah.
  • Bersantailah sejenak pasca operasi atau pencabutan gigi geraham atas, karena aktivitas fisik dapat meningkatkan terjadinya kemungkinanperdarahan.

Sebenarnya, pencabutan gigi sering dijadikan pilihan terakhir. Selama cara perawatan yang lain dapat dilakukan untuk mengatasi masalah gigi anda, maka gunakan atau cobalah opsi tersebut. Misalnya gigi anda berlubang parah, maka cari tahu dulu bagaimana cara mengatasi gigi berlubang parah. Namun jika ternyata pencabutan gigi adalah pilihan satu-satunya yang terbaik untuk mengatasi masalah gigi anda, maka pilihlah dokter gigi yang anda percaya dapat melakukan pencabutan gigi ini dengan baik.

Setelah mengetahui bahaya cabut gigi geraham atas  kita dapat bertindak lebih waspada dalam memutuskan tindakan medis yang tepat bagi gigi kita, serta jangan lupa pilihkan dokter gigi yang tepat untuk melakukannya. Selain itu, pencegahan saya rasa perlu dan harus dilakukan. Pencegahan gigi dari masalah dapat anda lakukan sejak gigi anda masih sehat. Yaitu berhati-hatilah terhadap makanan yang dapat merusak gigi anda atau bahkan makan penyebab gigi ngilu. Sebaliknya, konsumsilah makanan yang menyehatkan gigi dan makanan yang menguatkan gigi. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini