Sponsors Link

10 Bahaya Gigi Berantakan – Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan

Sponsors Link

Gigi BerantakanSiapa yang tidak ingin memiliki gigi yang rapih dan indah? Tentunya semua orang ingin memilikinya. Namun demikian tidak semua orang tumbuh dewasa dengan gigi yang tersusun rapih dan indah. Oleh sebab itulah pentingnya perhatian orang tua didalam merawat pertumbuhan gigi anak sejak giginya belum tumbuh.

ads

Gigi berantakan atau susunannya tidak teratur didalam lengkung rahang dinamakan Maloklusi. Gigi yang berantakan bukan hanya tidak sedap dipandang mata, tetapi berdampak pada segi kesehatan maupun psikologis. Berikut ini adalah beberapa dari bahaya gigi berantakan, penyebab, dan bagaimana cara mencegah serta mengatasinya.

Bahaya Gigi Berantakan

  1. Kesulitan Mengunyah Makanan

Gigi yang tumbuh berantakan atau tidak rapih tentu saja akan mengakibatkan kesulitan dalam hal mengunyah makanan, dikarenakan tidak pas antara satu gigi dengan gigi lainnya. Apalagi pada saat mengkonsumsi makanan yang agak keras.

  1. Terjadi Masalah Pencernaan

Karena kesulitan mengunyah makanan, maka makanan yang masuk kedalam tubuh akan lebih sulit dicerna. Hal ini dapat menimbulkan masalah pada pencernaan.

  1. Terhambatnya Pertumbuhan

Bahaya gigi berantakan lainnya adalah pada anank – anak dapat menghambat pertumbuhan. Hal ini dikarenakan kesulitan dalam mengunyah akan membuat berkurangnya nafsu makan yang mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan.

  1. Gigi Sukar Dibersihkan

Gigi yang tumbuh berantakan seperti bertumpuk,miring atau malposisi juga sangat sukar untuk dibersihkan. Karena letak gigi yang saling tumpang tindih akan menyulitkan sikat gigi atau benang gigi menjangkau sela – sela gigi.

  1. Terjadinya Penimbunan Plak

Karena sikat gigi atau benang gigi sangat sukar menjangkau sela – sela gigi maka resiko terjadinya penimbunan plak sangat besar. Seperti yang telah kita ketahui. Plak adalah sisa – sisa makanan yang menempel pada gigi yang tidak dibersihkan. Pada awalnya plak bersifat lunak, namun lama – kelamaan plak mengeras dan menjadi penyebab karang gigi hitam.

  1. Terjadi Pendarahan Pada Gusi

Karang gigi adalah salah satu dari penyebab sering terjadinya pendarahan pada gusi. Selain itu pendarahan pada gusi bisa terjadi karena hubungan yang tidak harmonis antara gigi atas dan gigi bawah. Hal ini menyebabkan terjadinya pergesekan antara satu gigi dengan gigi lainnya yang susunannya tidak rapih.

Sponsors Link

  1. Terjadi Peradangan Pada Gusi

Radang pada gusi juga salah satu penyebabnya adalah karang gigi yang muncul karena gigi tidak dibersikan dengan sempurna. Selain itu adanya luka yang desebabkan oleh bertabrakannya gigi bagian atas dengan gigi bagian bawah.

  1. Munculnya Masalah Nafas Tak Sedap

Munculnya masalah nafas tak sedap sudah tentu akan terjadi karena gigi yang berantakan lebih sulit dibersihkan ketimbang gigi yang tersusun rapih.

ads

  1. Berdampak Pada Kesehatan Tubuh Lainnya

Kesehatan gigi berdampak terhadap kesehatan tubuh lainnya. Dampak yang paling berbahaya yaitu munculnya penyakit jantung dan strok. Bakteri dan mikroorganisme yang terdapat pada plak akan masuk ke dalam jaringan darah yang dapat mengakibatkan tersumbatnya pembuluh darah.

  1. Munculnya Masalah Psikologis

Masalah psikologis adalah salah satu bahaya dari gigi yang tumbuh berantakan. Susunan gigi yang tidak teratur akan membuat senyum menjadi tertahan karena munculnya rasa minder dan kurang percaya diri.

Begitu banyak bahaya yang di timbulkan karena gigi yang berantakan. Oleh sebab itu, mari kita sama – sama melihat beberapa faktor yang menyebabkan gigi bisa tumbuh berantakan atau tidak beraturan.

Penyebab Gigi Berantakan

  • Faktor Disiplin Sejak Dini

Faktor disiplin sejak dini misalnya membiasakan membersihkan area mulut sejak anak belum tumbuh gigi. Setelah mereka mengerti, berilah pengetahuan yang cukup kepada mereka tentang pentingnya menggosok gigi dan cara menyikat gigi dengan benar.

  • Faktor Kebiasaan Buruk

Faktor kebiasaan buruk yang menyebabkan gigi tumbuh berantakan antara lain adalah kebiasaan menjulurkan lidah, mengisap jari, menggigit kuku, mengisap bibir, dan kebiasaan bernafas melalui mulut. Kebiasaan – kebiasaan ini dapat menyebabkan pertumbuhan gigi atas dan gigi bawah terhambat, pertumbuhan gigi menjorok ke luar maupun ke dalam. Sementara itu bernafas melalui mulut dapat menggoyahkan pertahanan gigi yang disebabkan oleh angin yang berhembus. Hal ini dapat merubah posisi gigi.

  • Faktor Keturunan

Faktor keturunan atau genetik merupakan salah satu penyebab gigi tumbuh tidak beraturan, yaitu menyebabkan seseorang mempunyai rahang yang besar atau kecil dan mempunyai gigi yang besar atau sebaliknya.

Setelah kita mengetahui bahaya dan penyebab gigi berantakan, maka alangkah baiknya jika kita juga mengetahui bagaimana cara mencegah dan mengatasinya.

Cara Mencegah dan Mengatasi Gigi Berantakan

  • Mencegah Dengan Melakukan Disiplin dan Mengubah Kebiasaan Buruk

Disiplin membersihkan rongga mulut dan disiplin mengubah kebiasaan – kebiasaan buruk sangat membantu dalam pertumbuhan gigi yang teratur rapih dan indah. Selain itu menghindari makanan yang manis – manis juga dapat terhindar dari gigi susu rusak parah pada anak – anak. Karena gigi susu yang tanggal sesuai waktunya akan dapat membantu tumbuhnya gigi permanen sesuai lengkung rahang.

Disiplin dengan rutinitas mengunjungi dokter gigi minimal 6 bulan sekali, selain untuk menjaga kesehatan gigi juga sangat membantu mengetahui dan memantau perkembangan susunan gigi anak.

Sponsors Link

  • Mengatasi Dengan Kawat Gigi atau Behel

Salah satu cara merapihkan gigi yang berantakan yaitu dengan menggunakan kawat gigi atau behel. Tekanan yang di sebabkan oleh kawat gigi akan menggeser gigi ketempat yang baru secara perlahan.

Untuk gigi berantakan yang disebabkan oleh faktor genetika seperti kelainan rahang, maka tindakan ortodonti sebaiknya dilakukan sebelum anak memasuki usia pubertas. Dokter akan melakukan tindakan dengan menggunakan alat khusus untuk pengaturan pertumbuhan rahang dan perkembangannya.

  • Mengatasi Dengan Pembedahan

Tindakan pembedahan atau operasi dapat dilakukan jika kondisi gigi berantakan sudah sangat parah dan terlambat ditangani. Dokter bedah gigi dan mulut akan melakukan tindakan bedah korektif untuk membuang sebagian tulang dan menempatkan rahang pada tempat yang benar. Selain itu anda dapat mencoba cara merapikan gigi yang tidak beraturan dan cara merapikan gigi secara alami.

Bahaya gigi berantakan, penyebab, cara mencegah dan mengatasinya yang telah kita bahas di atas semoga dapat menambah wawasan para orang tua. Dalam hal menjaga pertumbuhan gigi putra – putrinya, orang tua hendaknya memberikan perhatian yang serius karena hal ini akan berdampak sampai mereka dewasa.

Demikianlah artikel singkat ini kami sajikan, semoga bermanfaat bagi para pembaca. Nantikan artikel – artikel informatif kami lainnya, hanya di Halogigi.com. Tetaplah menjaga kesehatan gigi dan mulut anda.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini