Sponsors Link

5 Bahaya Gigi tidak Rata pada Tumbuh Kembang Anak

Sponsors Link

Proses tumbuhnya gigi susu anak dari umur 7 bulan dan akan mengalami pergantian gigi dari umur 6 sd 14 tahun. Seringkali kita melihat gigi anak tidak rata, renggang, atau hitam karena plak, walaupun masih anak anak, tentu hal itu tidak bisa dibiarkan atau dianggap remeh sebab berpengaruh pada pertumbuhan gigi anak di masa dewasanya dimana gigi akan mempengaruhi bentuk susunan wajah, bibir, dsb.

ads

Namun sobat, banyak orang tua yang menganggap perubahan gigi anak yang tidak rata ini sesuatu hal yang lucu, karena sang anak masih terlihat menggemaskan maka banyak orang tua cenderung membiarkan masalah ini. Padahal akibat gigi tidak rata ini mungkin saja akan mengganggu tumbuh kembang anak. Lalu apa saja Bahaya Gigi tidak Rata pada Tumbuh Kembang Anak? yuk simak selengkapnya dalam ulasan berikut.

1. Gigi Tidak Rata pada Anak Pertanda Adanya Masalah Kesehatan di Masa Dewasa

Nenurut para ahli kesehatan, gigi yang tidak rata terjadi pada anak bisa menandakan adanya masalah kesehatan yang berbahaya ke depannya untuk sang anak. Banyak orang tua yang menganggap gigi tidak rata pada anak sebagai hal yang lucu.

Mengingat gigi pada anak juga akan tanggal dengan sendirinya dan diganti dengan gigi lainnya, maka orang tua pun cenderung membiarkan hal ini begitu saja. Padahal, menurut pakar kesehatan, gigi yang tidak rata pada anak ternyata bisa menandakan adanya masalah kesehatan yang berbahaya di masa depan. Perlu diingat bahwasannya manfaat menjaga kesehatan gigi anak juga sangat penting ya sobat.

2. Gigi Tidak Rata pada Anak Beresiko Penyakit Kronis di Masa Depannya

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di University of Washington menunjukkan fakta mengejutkan bahwa gigi yang tidak rata pada anak ternyata membuat anak bisa mengalami kematian dini di masa depannya mengingat saat mereka tumbuh dewasa nantinya, mereka cenderung lebih beresiko terkena kanker, penyakit jantung, dan kencing manis.

3. Anak Mudah Terkena Infeksi di Masa Depannya

Hal ini dilihat dari kelahiran anak yang berat badan yang ringan yang menjadi tanda bahwa di masa kandungannya ia mengalami stres dan bisa mengakibatkan buruknya nutrisi yang didapatkan sang anak. Hal ini juga menandakan adanya masalah kesehatan, gangguan genetik, atau bahkan gangguan pada plasenta.

Akibat dari kondisi ini, anak pun cenderung lebih mudah terkena infeksi pada masa masa pertumbuhannya terutama terlihat pada perkembangan gigi susu sang anak, maka jika hal ini tidak diperhatikan akan berlanjut pada tingginya risiko terkena penyakit kronis saat anak tumbuh dewasa.

4. Gigi Tidak Rata pada Anak Berpengaruh pada Perkembangan Otak

Gigi tidak rata pada anak juga bisa berpengaruh pada perkembangan motorik, kecerdasan, hingga kemampuan sosialisasi anak,penelitian yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal berjudul American Journal of Human Biology ini menyebutkan bahwa gigi yang tidak rata, khususnya yang disebabkan oleh tidak sejajarnya rahang, ternyata juga menandakan adanya stress lingkungan.

5. Menyebabkan Rahang Anak tidak Simetris

Dr. Phillipe Hujoel, peneliti utama dari studi ini, menyebutkan bahwa dari 6.654 data anak yang dianalisa, diketahui bahwa 1 dari 4 anak mengalami ketidaksimetrisan rahang. Anak anak dengan ketidaksimetrisan rahang ini ternyata memiliki resiko terkena berbagai penyakit berbahaya di masa depan sehingga sebaiknya mulai dibiasakan melakukan gaya hidup sehat sejak kecil.

Sponsors Link

Orang tua seringkali mengkawatirkan juga gigi anak yang jarang-jarang. Sebetulnya di masa gigi susu, adalah normal bagi anak untuk mempunyai gigi yang jarang-jarang. Bahkan mulai usia 5 tahun, gigi mungkin tampak lebih jarang jarang lagi karena bertambah besarnya ukuran rahang atas maupun bawah.

Sebetulnya hal ini justru menguntungkan karena rahang bertambah besar untuk mencukupi ukuran gigi tetap yang memang jauh lebih besar dibandingkan gigi susunya.

Langkah Pencegahan Gigi Tidak Rata pada Anak Sejak Dini

Nah sobat, dari segala bahaya yang telah disebutkan, tentunya menjadi pelajaran dan himbauan untuk kita semua agar menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini serta bagi sobat yang sudah memiliki anak harus mengajarkan kebiasaan kesehatan gigi dan mulut yang sehat untuk anak anak pula, cara tersebut dapat dilakukan dengan cara berikut ya sobat :

  • Ingatkan anak untuk membersihkan gigi secara teratur dan telaten. Posisi gigi yang bertumpuk lebih menyulitkan anak untuk membersihkan giginya. Pemakaian dental floss (benang gigi) akan membantu membersihkan sela sela gigi yang tidak dapat bersih dengan sikat gigi saja.
  • Karena tempat yang sempit, gigi tetap mungkin keluar miring atau tumbuh di tempat yang tidak semestinya sehingga gigi susu tidak lepas sendiri. Pada keadaan ini, gigi susu sebaiknya dicabut.
  • Bawalah anak ke dokter gigi. Dokter gigi anak dapat memonitor tumbuh kembang rahang dan susunan gigi anak, menentukan rencana perawatan yang sesuai untuk anak sobat, dan merujuk ke dokter gigi spesialis untuk meratakan gigi bila diperlukan.
Sponsors Link

Demikian yang dapat disampaikan penulis, semoga menjadi wawasan untuk lebih baik lagi dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut baik itu pada diri sendiri maupun pada anak anak di sekitar kita sehingga di masa dewasa nanti anak anak dapat tumbuh dengan normal dan sehat serta memiliki masa depan cerah. Oke sobat, sampai jumpa di artikel berikutnya. Kenali masalah pada gigi dan mulut anda terlebih dahulu sebelum mencoba cara – cara yang penulis berikan. Terima kasih.

Sponsors Link
, , , , ,
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini