Bau Mulut pada Anak : Penyebab dan Cara Mengatasi

Memang ada beberapa permasalahan mulut yang kerap kali dirasakan. Salah satu yang sering dibahas adalah bau mulut. Bau mulut dalam istilah medis disebut juga dengan halitosis. Kondisi ini adalah permasalahan yang umum dialami siapa saja yang memiliki masalah di mulutnya, termasuk anak-anak. Jika Anda menemui masalah bau mulut pada anak Anda, apalagi jika bau mulut itu tidak kunjung hilang, ketahui beberapa kemungkinan penyebabnya dan cara mengatasinya, seperti berikut ini.

Penyebab

Memang ada beberapa hal yang melatarbelakangi bau mulut. Beberapa penjelasan berikut ini adalah beberapa kemungkinan penyebab bau mulut yang diderita oleh anak-anak.

  1. Infeksi sinus kronik

Salah satu Penyebab Gigi Bau yang bersarang pada anak adalah penyakit infeksi sinus kronik. Infeksi sinus kronik adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh cairan yang berkumpul di sinus, kemudian cairan tersebut kembali ke kerongkongan, yaitu di belakang lidah. Cairan ini adalah lemdir. Jika lendir tersebut menjadi tempat berkumpulnya para bakteri yang ada di rongga mulut, maka hal ini akan menyebabkan mulut menjadi berbau tidak sedap.

Waspadai jika anak sering mengalami batuk dan pilek dengan ingus atau dahak yang berwarna kehijauan. Karena itu adalah salah satu ciri infeksi sinus. Selain itu pertahikan apakah anak mudah lelah atau tidak, karena jika anak mudah lelah, berarti memang ada penyebab yang kurang baik untuk kesehatan anak.

  1. Asam lambung dan gangguan pencernaan

Asam lambung yang naik tidak hanya diderita oleh orang dewasa saja. Anak-anak juga bisa memiliki gangguan asam lambung dimana asam lambungnya naik dan mencapai kerongkongan. Kondisi ini juga bisa memicu bau mulut pada anak yang jarang diketahui. Selain itu, gangguan pencernaan juga bisa meningkatkan riisko bau mulut.

  1. Kebersihan mulut yang kurang terjaga

Mungkin Anda sudah memahami bahwa anak-anak cukup sulit untuk disuruh menggosok gigi dan merawat giginya. Sehingga seringkali akan terjadi permasalahan di gigi anak dari sisa-sisa makanan yang menempel di giginya. Salah satu yang sering terjadi adalah Gusi Sering Berdarah dan Bau Mulut. Maka dari itu, cobalah untuk memberikan pengertian pada anak bahwa menggosok gigi itu penting. Dengan demikian, anak bisa mengurangi risiko bau mulutnya.

  1. Gangguan di gigi

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga mungkin akan kerap kali mengalami berbagai gangguan di gigi. Misalnya gigi berlubang, gigi keropos, abses gigi, bahkan juga karang gigi. Hal-hal demikian akan memicu pertumbuhan bakteri dan kuman di dalam mulut sehingga mulut anak bisa berbau.

  1. Mulut kering

Gangguan pada mulut yang jarang disadari adalah mulut kering. Dalam dunia medis kondisi ini disebut dengan xerostomia. Mengapa mulut kering dapat menyebabkan berbagai masalah di rongga mulut? Hal ini dikarenakan air liur memiliki manfaat yang banyak. Beberapa manfaat air liur dalam mulut adalha sebagai pelindung gigi agar tidak mudah keropos, melembabkan muluut, mencegah plak, dan membasuh sel-sel mati yang ada di rongga mulut.

Jika kondisi Mulut Kering, dalam artian tidak banyak air liur yang diproduksi oleh kelenjar air liur, maka akan ada banyak masalah yang muncul. Salah satunya jika sel-sel mati di mulut tidak dapat dibasuh. Hal ini akan menyebabkan penumpukan bakteri di dalam mulut dan membuat bau mulut pada anak. Penyebab mulut kering ada beragam. Misalnya anak yang jarang minum air, anak yang suka bernafas melalui mulut, anak yang memang memiliki masalah di kelenjar air liur, dan sebagainya.

  1. Benda asing di hidung

Bau mulut pada anak juga bisa terjadi jika di dalam hidung ada benda asing yang tidak sengaja tersangkut. Misalnya potongan makanan atau mainan kecil lainnya. Benda-benda asing ini akan mempengaruhi pola pernafasan anak dan menyebabkan anak bernafas melalui mulut. Kondisi ini bisa menyebabkan bau mulut.

  1. Makanan dan obat

Bau mulut yang diderita oleh anak-anak juga bisa disebabkan oleh makanan dan obat yang dikonsumsi oleh anak. Karena makanan dan obat-obatan ada yang dapat menyebabkan bau mulut tanpa disadari.

Cara Mengatasi

Setelah mengetahui beberapa kemungkinan bau mulut yang terjadi pada anak di atas, tentu perlu dilakukan beberapa penanganan untuk mengatasinya. Berikut beberapa cara yang direkomendasikan.

  • Cara Mencegah Bau Mulut yang paling utama adalah ajari anak untuk bisa menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut dan giginya. Biasakan anak bisa menyikat gigi setiap hari secara rutin.
  • Hindarkan anak dari makanan-makanan yang dapat membuat bay mulut, misalnya bawang, ikan dengan bau menyengat, dan sebagainya. Sebagai gantinya, coba buat anak suka mengonsumsi permen mint tanpa gula.
  • Jaga konsumsi air anak agar tidak dehidrasi dan membuat mulutnya kering.
  • Bawa anak ke dokter gigi untuk memastikan gangguan apa saja yang menyebabkan anak memiliki bau mulut yang tidak sedap.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai bau mulut pada anak yang perlu diketahui beserta beberapa cara mengatasinya. Ketahui juga beberapa jenis Penyakit Mulut pada Anak yang mungkin saja terjadi kepada anak Anda sehingga muncul permasalahan bau mulut yang diderita anak. Semoga bermanfaat untuk Anda.