Sponsors Link

5 Benjolan di Gusi Bayi Baru Lahir – Penyebab dan Efek Samping

Sponsors Link

Bayi yang baru lahir terlihat lucu dan menggemaskan, baik wajah maupun segala gerak-griknya pasti akan mengundang senyum bahkan tawa siapapun yang melihatnya. Tetapi akan terjadi sedikit kekhawatiran jika menemukan ada sesuatu yang sepertinya tidak biasa, misalnya benjolan yang terdapat pada gusinya. Apa ya kira-kira benjolan di gusi bayi baru lahir itu? Apakah itu sesuatu yang berbahaya?

ads

Yang di maksud dengan benjolan adalah bagian yang bengkak. Biasanya disebabkan karena adanya sekumpulan bakteri atau parasit yang terakumulasi di rongga jaringan yang terkena infeksi. Yang di maksud dengan gusi atau dalam bahasa latinnya disebut gingiva adalah jaringan mukosa yang menutupi tulang maksila dan mandibula di dalam rongga mulut.

Benjolan di gusi Bayi Baru lahir ini bisa berupa:

  1. Milia
  2. Epstein Pearl
  3. Bohn Nodule
  4. Pertumbuhan Gigi yang Abnormal
  5. Inveksi Jamur

Benjolan di gusi bayi baru lahir, penyebab, efek samping, dan cara mengatasinya, mari kita kenali satu persatu, berbahaya atau hal yang normal.

Penyebab dan Efek Samping

Milia

Milia adalah suatu benjolan putih kecil berupa kantong atau kista jinak yang umumnya terjadi pada bayi, dan letaknya bisa di leher, hidung, permukaan kulit wajah, juga pada gusi. Neonatal milia adalah istilah untuk milia pada bayi yang biasanya muncul berkelompok, tetapi jika muncul hanya satu benjolan, maka istilah yang digunakan adalah milium.

  • Penyebab

Milia disebabkan oleh tersumbatnya atau terhalangnya kelenjar minyak bayi yang berada pada permukaan kulit bayi oleh serpihan kulit mati.

  • Efek samping terhadap bayi

Kondisi ini dianggap normal, umum, dan tidak berbahaya, juga tidak ada efek sampingnya pada bayi.

Epstein pearl

Epstein pearl atau di sebut juga dengan kista gingiva adalah suatu benjolan kecil berupa kantong atau kista jinak, berwarna putih, bentuknya kadang mirip gigi yang akan tumbuh, berukuran sekitar 1-3mm, yang timbul di area gusi atau atap mulut. Kista gingiva pada bayi biasanya tidak muncul secara tunggal melainkan selalu berkelompok.

Sponsors Link

  • Penyebab

Epstein pearl ini bisa di sebabkan karena jangkitan kandida (oral thrush) pada lapisan membran mukus di lidah bayi. Hal ini terjadi pada trimester pertama masa kehamilan, dua bagian dari rahang dan langit-langit mulut bayi mulai menyatu, ini dapat menyebabkan membran mukus terperangkap di sepanjang garis tengah di dalam kantong kulit dan akan menyebabkan benjolan kecil seperti bintik-bintik. Bisa juga disebabkan oleh gigi natal yang tumbuh ketika lahir.

  • Efek samping

Benjolan ini sebenarnya tidak berbahaya dan tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi jika penyebabnya adalah gigi natal, maka efeknya pada bayi akan mengganggu saat bayi menyusu akan terasa sakit, atau bahkan luka pada lidah.

ads

Bohn Nodule

Bohn nodule adalah suatu benjolan kecil berupa kantong atau kista jinak berwarna keputih-putihan yang timbul di area gusi. Bohn Nodule biasanya terdapat pada bagian sebelah kanan dan kiri gusi.

  • Penyebab

Bohn Nodule berasal dari sisa-sisa epitel odontogenik di atas lamina gigi atau bisa disebabkan oleh sisa-sisa kelenjar liur minor. Bohn Nodule biasanya paling besar berukuran antara 2-3mm.

  • Efek samping

Bohn nodule tidak berbahaya dan tidak menimbulkan efek samping pada bayi.

Pertumbuhan Gigi yang Abnormal

Normalnya gigi bayi mulai tumbuh pada saat usia 6 bulan keatas, tetapi pada sekitar 1 dari 2000 bayi mengalami pertumbuhan gigi sejak lahir. Pertumbuhan gigi sejak lahir dinamakan gigi natal, sedangkan bayi yang pertumbuhan giginya pada bulan pertama usianya dinamakan gigi neonatal.

  • Penyebab

Penyebab dari pertumbuhan gigi yang abnormal ini biasanya tidak ada kaitannya dengan penyakit lain, tetapai kemungkinan ada hubungannya dengan syndrome tertentu seperti penyakit yang memiliki berbagai macam gejala, misalnya Ellis-van Creveld syndrome, Hallermann-Streiff syndrome, Pierre Robin syndrome, atau Soto’s syndrome.

Ketahui juga penjelasan tentang bayi 8 bulan belum tumbuh gigi.

  • Efek samping

Efek samping dari pertumbuhan gigi yang abnormal ini bisa berupa masalah dalam pemberian ASI, karena posisinya gigi ini dapat menyebabkan luka pada ibu saat menyusui dan juga luka pada lidah bayi. Resiko lain yaitu gigi ini bisa tertelan dan menyebabkan gangguan pernafasan.

Infeksi Jamur

Walaupun ada beberapa jenis jamur yang bisa menghinggapi tubuh manusia, tetapi jamur kandidiasis (candida) adalah jamur yang paling sering menyerang tubuh manusia. Salah satu jenis jamur kandidiasis yang paling sering menyerang tubuh manusia adalah jenis (candida albicans).

  • Penyebab

Bayi sangat rentan terserang jamur kandidiasis. Kurang menjaga kebersihan pada rongga mulut bayi maupun botol susu, empeng, dan peralatan makan lainnya adalah penyebab munculnya jamur kandidiasis. Sebaiknya menghindari penggunaan botol susu dan empeng pada bayi. Hal ini juga merupakan upaya dalam mengatasi gigi keropos pada bayi. Jamur kandidiasis menyukai tempat-tempat yang lembab, dan penularannya bisa melalui botol susu, dan empeng.

  • Efek samping

Jamur kandidiasis bersifat cepat menjalar bahkan sampai ke saluran pencernaan. Karena rasa tidak nyaman bayi yang terkena jamur pada mulutnya sering menjadi rewel, tidak mau makan dan minum, sehingga dapat mengganggu proses pertumbuhannya.

Setelah kita mengetahui penyebab dan efek samping dari benjolan di gusi bayi yang baru lahir ini, maka akan lebih lengkap jika kita juga mengetahui bagaimana cara mengatasinya agar tidak sampai terjadi penyakit mulut pada anak.

Sponsors Link

Cara Mengatasi Benjolan di Gusi

  1. Milia

Biasanya milia akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu, tanpa perlu perawatan khusus. Jangan memencet, menggosok atau mengaplikasikan obat apapun pada benjolan ini karena akan menyebabkan iritasi pada kulit bayi.

  1. Epstein pearl

Epstein pearl tidak di perlukan perawatan lamina gigi pada bayi, biasanya kista pecah dengan sendirinya dan menyusut dalam beberapa minggu.

  1. Bohn Nodule

Tidak ada pengobatan khusus yang di anjurkan, biasanya dalam beberapa minggu sampai beberapa bulan bohn nodule akan hilang dengan sendirinya.

     4. Pertumbuhan gigi yang abnormal

Cara mengatasi pertumbuhan gigi yang abnormal ini adalah pencabutan gigi tersebut, karena mengingat efek samping atau resiko dari tertelannya gigi dan gangguan pernafasan pada bayi. Segera konsultasikan pada dokter gigi anda jika hal ini terjadi pada bayi, agar anda juga mendapat penjelasan bagaimana tanda – tanda bayi tumbuh gigi maupun jenis – jenis penyakit gigi.

      5. Infeksi jamur

Tak cukup hanya melakukan kebersihan rongga mulut saja, perawatan yang dilakukan adalah harus segera diberikan obat anti jamur yang langsung diolesi pada permukaan jamurnya. Untuk mencegah agar jamur tidak datang lagi maka kebersihan pada rongga mulut bayi harus selalu di jaga, misalnya dengan membersihkan puting payudara ibu dengan air hangat dan sabun setiap kali sehabis menyusui.

Cara membersihkan mulut bayi:

  • Ambil kain kasa dan basahi dengan air hangat
  • Balutkan kain kasa pada jari telunjuk anda
  • Mulailah membersihkan mulut bayi secara perlahan dan berhati-hati
  • Setelah selesai, beri air putih secukupnya untuk membilas bekas susu yang masih tersisa, karena sisa – sisa susu merupakan salah satu penyebab karang gigi hitam.

 Dengan rajin membersihkan mulut bayi, selain terhindar dari datangnya jamur, mulut bayi juga akan terhindar dari masalah mulut lainnya seperti sariawan, bibir kering dan pecah-pecah. Merawat gusi bayi sebelum tumbuh gigi adalah hal yang sangat penting untuk menghindari kerusakan pada gigi susu bayi, sehingga terhindar dari terjadiny gigi susu rusak parah.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi