Sponsors Link

Bercak Putih Gigi (Fluorosis Gigi) : Penyebab dan Cara Mengatasi

Sponsors Link

Dear sobat pembaca semua.. jumpa lagi dengan penulis yang selalu membagikan wawasan serta informasi terbaru mengenai kesehatan gigi dan mulut beserta segala perawatannya, tentunya gigi dan mulut bukanlah organ tubuh yang sepele ya sobat mengingat peran utamanya sebagai pintu awal untuk memenuhi kebutuhan dasar kita sebagai manusia, yakni makan dan minum.

ads

Membahas mengenai kesehatan gigi, tentu yang terbayang adalah gigi yang putih sehat tanpa bercak atau tanpa plak ya sobat? yang bisa didapat dengan tipe prosedur kosmetik dalam kedokteran gigi. Kotoran pada gigi sendiri yang umum dikenal adalah plak, karang gigi, atau karies yang menyebabkan gigi berubah warna menjadi kekuningan, kecoklatan, atau bahkan hitam.

Namun sobat, salah satu masalah pada gigi ada pula bercak yang berwarna putih, dalam kesehatan gigi disebut dengan fluorosis gigi yang kali ini penulis uraikan lengkap, yuk simak selengkapnya. Bercak Putih pada Gigi (Fluorosis Gigi).

Nah sobat, langsung masuk pada penjelasan utama ya, Fluorosis gigi adalah kondisi dimana gigi memiliki bercak atau kotoran berwarna putih krem pucat seperti titik titik atau goresan putih pada permukaan terluar gigi (enamel gigi) namun bercak tersebut tidak bisa dibersihkan walaupun menggunakan obat kumur atau sikat gigi sehingga harus dilakukan pengobatan khusus dengan bahan yang tidak menimbulkan alergi akibat bahan perawatan gigi..

Hal ini dapat mengganggu penampilan gigi seperti masalah gummy smile dan merupakan tanda kerusakan gigi. Bercak itu sendiri dalam tahap ringan dapat menyebar sampai setengah permukaan gigi, pada tingkat moderat atau pertengahan, bercak putih memecah dan menimbulkan warna krem kecoklatan, sedangkan dalam kondisi parah bercak tersebut berubah menjadi seperti karat atau lubang.

Penyebab

Bercak putih pada gigi atau fluorosis gigi tentunya tidak muncul begitu saja ya sobat, kadang dihilangkan dengan bleaching gigi, namun juga hrus diperhatikan resikonya seperti resiko bleaching gigi pada ibu hamil . Peneybab bercak putih atau fluorosis gigi adalah karena adanya akumulasi atau penumpukan masalah kesehatan gigi tertentu yang disebabkan oleh hal hal sebagai berikut.

  • Kebiasaan air minum yang kotor atau kurang minum air putih.
  • Konsumsi suplemen tertentu dalam dosis yang tidak tepat atau tidak sesuai resep dokter.
  • Pemberian makanan dan minuman yang mengandung fluor dalam jumlah berlebihan seperti ikan teri, minuman bersoda, dan teh.
  • Pemakaian pasta gigi dengan kandungan fluor terlalu tinggi.
  • Sering terpapar bahan kimia yang mengandung fluor, misalnya pekerja yang berhubungan langsung dengan batu bara atau pupuk fosfat.

Cara Mengatasi

Jika bercak putih pada gigi atau fluorosis gigi terjadi, tentunya bukan akhir dari segalanya ya sobat, masih dapat dilakukan perawatan untuk meringankan dan menghilangkan baik itu dengan cara tradisional maupun dengan peran dokter gigi untuk hasil yang lebih baik dan maksimal, berikut beragam cara untuk mengatasinya.

Sponsors Link

1. Cara Alami

  • Teh Hijau

Cara alami yang pertama ialah menggunakan teh hijau yang memiliki sejumlah obat homeopati yang dapat berkhasiat menghilangkan bercak putih pada gigi, teh hijau juga kaya akan mineral dan vitamin sehingga dapat mengembalikan kadar mineral yang berkurang pada gigi. Selain itu, katekin dalam kandungan teh hijau dapat membersihkan timbunan plak termasuk plak yang berwarna putih.

Cara ini dapat dilakukan dengan merendam 1 sd 2 kantung selama 5 menit, biarkan hingga suhu menurun dan menjadi dingin, gunakan untuk berkumur selama 30 detik hingga 1 menit, buang dan ulangi hingga teh habis. Lakukan selama 2 kali sehari selama pengobatan dan kurangi ketika bercak putih telah berkurang.

  • Lemon
ads

Ialah menggunakan sari lemon kemudian mengoleskannya pada gigi secara langsung, manfaat lemon untuk gigi ialah sebagai bahan penyegar dan pemutih alami yang aman untuk memutihkan dan menghilangkan bercak putih pada gigi.

  • Oil Pulling

Ialah menggunakan minyak wijen atau minyak kelapa yang dapat mengembalikan kandungan mineral pada gigi sehingga bercak putih terangkat, gunakan sebanyak 1 sd 2 sdm untuk berkumur selama 1 sd 2 menit, kemudian buang dan lanjutkan berkumur dengan air hangat agar gigi bersih.

2. Tindakan dengan Kedokteran Gigi

Nah sobat, cara yang telah penulis uraikan sebelumnya ialah yang dilakukan secara mandiri di rumah yakni dalam kondisi yang masih ringan, sedangkan jika masuk dalam tahap berikutnya tentunya wajib untuk dilakukan tindakan di dokter gigi sesuai tingkat keparahannya dan ditentukan berdasarkan pemeriksaan terlebih dahulu, tindakan tersebut ialah sebagai berikut.

  • Abrasi udara. Ialah teknik mengelupas bercak putih pada gigi dengan bahan abrasif yakni partikel kristal khusus yang langsung mengangkat timbunan bercak tersebut secara efektif kemudian permukaan gigi ditutup dengan bahan kalsium sehingg tindakan tidak merusak permukaan luar (enamel) gigi.
  • Mikroabrasi Kimiawi. Dilakukan dengan mengoleskan bahan kimia asam teat di atas bercak putih sehingga bercak putih dapat dengan mudah terkelupas dan permukaan luar gigi tetap sehat terlindungi.
  • Resin Infiltration System. Yakni menghilangkan bercak putih pada gigi dengan gel resin khusus yang dapat membuka pori pori gigi sehingga seluruh bercak putih akan terserap masuk dalam gel, kemudian dokter gigi akan menyinari dengan sinar khusus selama 15 sd 20 menit hingga bercak hilang dan gigi terlindung dari kerusakan yang lebih jauh.
  • Terapi Pengembalian Mineral. Ialah terapi dengan menggunakan bahan mineral kadar tinggi khusus yang dapat dibeli dengan resep dokter gigi sehingga bercak putih pada gigi dapat hilang dalam jumlah pemakaian tertentu sesuai anjuran dokter.

3. Tindakan Pencegahan Lanjutan

Setelah bercak putih pada gigi hilang, tentunya wjaib untuk melakukan perawatan terbaik ke depannya sehingga tidak terulang maslaah yang sama ya sobat, perawatan tersebut ialah sebagai berikut.

  • Sikat gigi rutin dengan cara yang benar dan pasta gigi yang tepat yakni mengandung 1000 sd 1500 bpj fluorida.
  • Bersihkan giig dengan benang tiap malam.
  • Kunjungi dokter gigi tiap 6 sd 8 bulan sekali.
  • Hindari makanan terlalu manis yang tidak dari bahan alami. Makanan manis alami yang terbaik adalah madu dan sirop maple.
  • Berkumur dengan air bersih setelah selesai makan.
  • Makan makanan kaya mineral seperti Vitamin D, kalsium, dan yogurt.
  • Makan makanan kaya magnesium seperti kedelai, alpokat, dan sayuran berdaun hijau.
  • Minum air putih cukup sebanyak 8 gelas per hari.
  • Hindari soda, tembakau, dan kafein.

Demikian yang dapat penulis sampaikan, semoga menjadi wawasan berkualitas untuk sobat pembaca semua agar terhindar dari segala penyakit gigi. Terima kasih. Salam.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini