Cara Mengatasi Bekuan Darah Setelah Cabut Gigi

Gusi yang berdarah setelah menjalani pencabutan gigi adalah hal yang normal terjadi yang merupakan bagian dari informasi seputar cabut gigi. Darah juga mungkin keluar bersama air liur. Efek samping cabut gigi ini umumnya aman dan tidak menyebabkan komplikasi. Masa penyembuhan setelah cabut gigi biasanya memakan waktu 1 sampai 2 minggu. Jaringan gusi itu sendiri butuh waktu sekitar 3-4 minggu untuk menutup lukanya.

Selain itu, terjadi pembekuan darah di daerah gusi juga kerap terjadi atau disebut dengan dry socket.  Sebagian orang merasa tidak nyaman atau merasakan sakit karena adanya pembekuan darah tersebut. Luka di gusi akibat gigi yang dicabut memang akan menyebabkan perdarahan sesaat. Namun, perdarahan ini umumnya akan berhenti dalam waktu 1 hingga 2 hari pasca pencabutan karena adanya mekanisme normal dalam tubuh yang seimbang antara faktor koagulasi (pembekuan darah) dan antikoagulasi (anti-pembekuan darah).

Lalu bagaimana cara mengatasi darah yang membeku di daerah gusi setelah cabut gigi agar tidak terjadi komplikasi akibat infeksi gusi. Berikut ini beberapa cara untuk mengatasi:

  • Bekuan darah sebaiknya tidak dicongkel

Melainkan dibiarkan untuk lepas dengan sendirinya. Dikhawatirkan mengorek dapat menyebabkan perdarahan dipermukaannya dan menyebabkan lecet gusi yang memicu masuknya kuman menjadi infeksi kembali.

  • Gigit kapas

Gigit pelan kapas atau gulungan kain kasa pada lokasi gigi yang dicabut. Hal ini membantu menghentikan pendarahan dan mencegah darah tertelan bersamaan dengan air liur. Jangan mengunyah atau menekan kapas terlalu keras agar darah yang keluar tidak semakin deras.

  • “Kompres” pakai kantong teh

Selain menggunakan kapas, Anda bisa menghentikan pendarahan setelah cabut gigi dengan kantong teh (disarankan teh hijau atau teh hitam). Selipkan kantong teh bekas seduhan (dinginkan terlebih dulu) di antara lokasi gigi yang dicabut dan gigit pelan selama 30 menit. Teh mengandung zat tannic acid yang mampu menghambat pendarahan.

  • Jaga posisi kepala lebih tinggi dari jantung

Jaga posisi kepala tetap lebih tinggi dari jantung saat duduk atau tidur. Hal ini berguna untuk menghentikan pendarahan.

  • Hindari beraktivitas terlalu berat

Perbanyak istirahat dan makan makanan lunak, seperti sup hangat, pudding lembut, atau yogurt dingin. Sebisa mungkin hindari melakukan hal-hal di bawah ini setelah cabut gigi:

  • Jangan merokok atau meludah selama 48 jam setelah prosedur karena merokok akan memperlambat penyembuhan jaringan gusi
  • Jangan minum atau makan makanan panas selama 24 jam karena bisa panas menghambat pembekuan darah.
  • Jangan menggunakan sedotan atau mengunyah selama 24 jam.
  • Konsumsi obat yang diberikan dokter pasca cabut gigi sesuai petunjuk dokter.
  • Kontrol ulang sesuai jadwal ke dokter gigi

Untuk evaluasi keadaan penyembuhan gigi dan gusi sangat diperlukan. Jangan lupa juga untuk tetap membersihkan gigi dengan menyikat dengan sikat gigi lembut, pasta gigi yang mengandung sedikit detergent, perhatikan menggosok gigi dengan cara yang benar agar tidak melukai gusi, bersihkan lidah, gunakan obat kumur. Minum air putih yang cukup.