Sponsors Link

5 Cara Mengatasi Fusi Gigi yang Paling Tepat

Sponsors Link

Beberapa orang seringkali keliru dengan kelainan gigi geminasi dan kelainan fusi gigi. Wajar saja karena kedua kelainan ini jika dilihat sekilas tampak mirip. Padahal jika diteliti lebih lanjut, keduanya memiliki perbedaan. Fusi gigi menurut laman askanorthodontist.com terjadi ketika dua tooth bud yang berbeda menyatu membentuk sebuah mahkota gigi yang besar dan lebar. Gigi yang mengalami fusi ini akan memiliki dua kamar pulpa dan root canal yang terpisah. Proses fusi gigi akan dimulai dari bagian mahkota gigi dan mungkin akan merambat hingga bagian akar gigi.

ads

Ketika dokter gigi menghitung jumlah gigi, biasanya ia akan menyadari adanya gigi yang hilang karena telah mengalami fusi. Berbeda dengan fusi gigi, pada rahang yang terdapat gigi geminasi biasanya tidak terdapat gigi yang hilang. Karena geminasi gigi meskipun memunculkan dua gigi yang berdekatan, asalnya tetap dari satu tooth bud yang sama. Sehingga ketika dilakukan tes radiografi, akan terlihat bahwa gigi yang mengalami geminasi akan memiliki satu kanal pulpa dan dua kamar pulpa.

Fusi gigi tidak dapat diatasi dengan cara sembarangan. Oleh karena itu, halogigi akan mencoba menjelaskan mengani Cara Mengatasi Fusi Gigi yang tepat.

Fusi Gigi, Berbahayakah?

Sebelum menjelaskan mengenai Cara Mengatasi Fusi Gigi, ada baiknya untuk membahas terlebih dahulu tentang bahaya fusi gigi. Fusi gigi sebenarnya tidak berbahaya jika mahkota gigi yang muncul tidak terlalu besar dan masih dalam kategori wajar. Lain halnya jika mahkota fusi gigi muncul dalam ukuran yang besar. Fusi gigi dapat menyebabkan masalah pada penderitanya, seperti susunan gigi yang penuh sesak, jarak antara gigi satu dan lainnya yang tidak normal dan masalah yang berhubungan dengan terhambatnya pertumbuhan gigi tetap. Dokter gigi anak Anda perlu mengawasi kondisi gigi anak untuk memastikan gigi tetap dapat tumbuh dengan normal. Jika penghambatnya adalah gigi ganda ini, maka langkah terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan mencabutnya.

Bahaya lain yang dapat muncul karena masalah fusi gigi adalah masalah yang berkaitan dengan bakteri dan kuman. Di antara dua gigi yang mengalami fusi terdapat celah yang berpotensi menjadi tempat pertumbuhan bakteri dan kuman. Kecilnya celah ini membuat sikat gigi tidak mampu menjangkaunya dengan sempurna. Jika terus dibiarkan, masalah yang berkaitan dengan bakteri dan kuman seperti lubang gigi mungkin akan terjadi.

Cara Mengatasi Fusi Gigi

Ada beberapa Cara Mengatasi Fusi Gigi yang dapat diterapkan untuk mengatasi kelainan gigi ini. Dikutip dari oralanswers.com, berikut adalah cara-caranya.

1. Mengawasi Pertumbuhan Gigi

Pada beberapa kasus, ketebalan gigi yang mengalami fusi masih dalam batas wajar dan tidak merugikan. Jika yang terjadi adalah hal semacam ini, maka tindakan medis lebih lanjut tidak diperlukan. Penderitanya dapat hidup normal bahkan dengan gigi fusi sekalipun. Yang perlu diperhatikan adalah untuk terus mengawasi pertumbuhan fusi gigi ini. Jika dirasa mengkhawatirkan dan sangat mengganggu, maka tindakan lebih lanjut akan diperlukan.

2. Menunggu Gigi Hingga Tanggal

Fusi gigi lebih sering dialami oleh gigi susu dibanding dengan gigi tetap. Gigi susu dapat tanggal dengan sendirinya dan digantikan oleh gigi tetap. Hal yang sama juga terjadi pada gigi fusi. Karena yang mengalaminya adalah gigi susu, maka kemungkinan fusi gigi tanggal sendiri akan lebih besar.

Sponsors Link

3. Membentuk Ulang Mahkota Gigi

Pada gigi tetap, tentu agak mustahil jika harus menunggu gigi fusi untuk tanggal sendiri. Cara lain yang dapat diterapkan untuk masalah ini adalah dengan membentuk ulang mahkota gigi. Yang dimaksud dengan membentuk ulang adalah dengan mengikis mahkota gigi yang ukurannya terlampau besar ke ukuran yang sewajarwanya. Cara ini bukannya tanpa hambatan. Anatomi gigi yang mengalami fusi terkadang sangat rumit. Jika pulpa berada dekat dengan permukaan gigi, maka dokter gigi tidak akan mampu mengikis mahkota gigi dengan dalam.

4. Operasi Pemisahan Gigi

Meskipun jarang terjadi, operasi pemisahan fusi gigi masih dapat dilakukan. Prosedur ini dapat diterapkan terutama jika gigi fusi memiliki kamar pulpa dan root canal yang terpisah. Karena operasi pemisahan gigi memerlukan prosedur root canal treatment pada masing-masing gigi yang mengalami fusi, maka biayanya bisa sangat mahal.

Sponsors Link

5. Cabut Gigi

Jika membentuk ulang mahkota gigi dan operasi pemisahan gigi tidak memungkinkan untuk dilakukan, maka cara lain yang dapat ditempuh adalah dengan mencabut gigi. Perlu diingat bahwa pencabutan gigi fusi perlu dilakukan oleh dokter gigi yang ahli. Ukuran gigi yang lebih besar dari biasanya tentu akan membutuhkan penanganan yang lebih khusus.

Itulah penjelasan mengenai Cara Mengatasi Fusi Gigi. Pada beberapa kasus, kelainan gigi fusion memang tidak membahayakan dan masih dalam batas wajar. Namun kita tetap tidak boleh lengah. Teruslah awasi penyebab fusi gigi dan kenali gejala-gejalanya agar komplikasi yang lebih serius tidak terjadi.

Sponsors Link
, , , ,
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini