Cara Merapikan Gigi dengan Lidah yang Benar

Kerapian susunan gigi menjadi satu hal yang umum diperhatikan oleh kebanyakan orang saat ini. Selain dapat mempengaruhi rasa percaya diri, kerapian bentuk gigi juga mencerminkan kebiasaan pemiliknya. Dimana gigi yang rapi dan bersih diidentikan dengan perilaku pemiliknya yang suka merawat gigi dan suka menjaga kebersihkan gigi secara menyeluruh. Namun bagaimana jika anda memiliki gigi yang tidak rapi. Cara merapikan gigi dengan lidah atau cara merapikan gigi tanpa behel dapat menjadi solusi terbaik bagi anda.

Memiliki gigi dengan susunan tidak rapi atau berantakan seringkali menimbulkan masalah baru pada gigi tersebut. Dimana anda akan merasa kesulitan saat membersihkan gigi dengan posisi yang tidak rapi. Selain itu gigi yang berantakan juga menjadi sarang berkumpulnya sejumlah bakteri dan kuman penyebab gigi berlubang. Biasanya gigi yang tidak rapi akan mudah terselip sisa makanan yang membuatknya tidak mudah dibersihkan secara menyeluruh dan bahkan menyebabkan penyebab karang gigi hitam.

Cara Merapikan Gigi Menggunakan Lidah

Cara merapikan gigi dengan lidah sebenarnya bukan cara baru yang bisa anda lakukan. Namun, kebanyakan cara ini dianggap sepele karena hasilnya yang kurang cepat dan optimal. Merapikan bentuk gigi dengan menggunakan lidah memang terbilang cukup lama jika dibandingkan dengan cara-cara medis seperti penggunaan behel, invisaligh, retainer dan alat medis lainnya. Namun, jika anda mau melakukannya secara rutin tentu hasil merapikan gigi dengan lidah juga sangat efektif bahkan dapat menempatkan posisi gigi sejajar sesuai dengan tempatnya.

Untuk bisa merapikan gigi dengan lidah caranya pun terbilang cukup mudah dan simple. Anda cukup menggerakan lidah ke bagian gigi yang ingin dirapikan. Misalnya saja anda memiliki posisi gigi depan atas yang tidak sejajar dengan posisi gigi lainnya (gigi depan atas lebih maju dibandingkan gigi lainnya). Maka caranya, cukup dorong gigi tersebut ke arah belakang agar sejajar dengan gigi lainnya. Tindakan seperti ini juga dapat menjadi cara memundurkan gigi atas dan cara agar gigi tidak terlihat tonggos.

Anda bisa melakukannya setiap hari, bahkan cara ini bisa menjadi kebiasaan rutin yang dapat anda lakukan untuk merapikan gigi tonggos parah ke depan. Karena prosesnya yang terbilang lama, biasanya cara merapikan gigi dengan lidah ini juga menimbulkan masalah pada bagian lidah. Lidah yang digunakan untuk menekan gigi secara terus menerus akan mengalami iritasi yang dapat mengarah ke penyebab sariawan.

Untuk itu, dalam melakukan cara ini sebaiknya lakukan dengan sangat hati-hati. Anda bisa mencari alternatif lain untuk memaksimalkan perapian gigi tersebut. Misalnya saja dengan menggunakan tangan. Anda bisa menekan atau mendorong gigi yang tidak rapi agar menempati posisi yang semestinya. Namun ingat, saat menyentuh bagian gigi sebaiknya seterilkan tangan anda terlebih dahulu dengan mencuci tangan sampai bersih.

Namun di balik tidak rapinya gigi seseorang ternyata ada sejumlah faktor penyebab gigi tidak rapi yang dapat anda ketahui. Sebelum membahas mengenai cara merapikan gigi dengan lidah. Berikut penyebab gigi tersusun tidak rapi pada posisinya:

  1. Faktor Genetik

Faktor genetik atau keturunan menjadi salah satu penyebab seseorang memiliki susunan gigi yang tidak rapi. Biasanya faktor genetik dapat diwariskan ke anak yang berasal dari Bapak atau Ibu atau keduanya. Misalnya Ibu memiliki susunan gigi yang kecil dengan rahang yang besar, sedangkan Bapak memiliki rahang kecil dengan ukuran gigi yang besar sehingga membentuk susunan gigi yang tidak rapi. Kemungkinan besar anak bisa mewarisi sifat Bapak dengan susunan gigi yang tidak rapi. Biasanya masalah gigi seperti ini bisa dilakukan dengan cara merapikan gigi yang tidak beraturan.

  1. Gangguan Dimasa Kehamilan

Bagi para Ibu hamil sangat penting sekali menjaga kehamilannya untuk menghindari resiko yang dapat terbawa pada janin yang dikandungnya. Masalah gigi yang tidak rapi juga dapat berasal dari gangguan semasa kehamilan. Dimana ibu banyak mengkonsumsi obat-obatan tertentu, minum-minuman beralkohol, atau terjadinya kelainan pada janin yang membuat pertumbuhan bakal benih gigi menjadi terganggu. (Baca juga: sakit gigi saat hamil apakah bawaan bayi).

  1. Gigi Susu Tanggal Sebelum Waktunya

Penyebab gigi tidak beraturan bisa disebabkan oleh tanggalnya gigi susu yang terjadi sebelum waktunya. Gigi susu memiliki peran yang cukup penting bagi pertumbuhan gigi permanen. Apabila gigi susu mengalami tanggal sebelum gigi permanen tumbuh. Maka kemungkinan besar akan menyebabkan gigi permanen kehilangan jalan untuk menempati posisi yang tepat. (Baca juga: penyebab gigi anak tidak tumbuh).

  1. Gigi Susu yang Tak Kunjung Tanggal

Gigi susu yang tak kunjung tanggal setelah gigi permanen menunjukan tandaakan tumbuh. Maka hal ini bisa menempatkan gigi permanen pada posisi yang tidak semestinya. Dimana posisi gigi permanen masih ditempati oleh gigi susu. Biasanya kondisi seperti menimbulkan adanya pertumbuhan gigi gingsul atau gigi bertumpukan.

  1. Kebiasaan Buruk

Kebiasaan buruk menjadi salah satu faktor penyebab gigi tidak beraturan yang paling sering dijumpai. Dimana seseorang yang memiliki kebiasaan buruk seperti menggigit pensil, menghisap jemari, bernafas dengan menggunakan mulut, bahkan seringnya menggigit lidah juga dapat menyebabkan struktur gigi menjadi tidak pada tempatnya. Selain itu, makanan yang merusak gigi anak juga bisa menjadi penyebabnya.

  1. Struktur Gigi yang Tidak Normal

Umumnya gigi yang tidak rapi juga dapat disebabkan adanya struktur gigi yang tidak normal. Biasanya kelainan seperti ini bisa saja terjadi karena beberapa penyebab lain yang mendasarinya. Misalnya kurangnya asupan nutrisi selama proses kehamilan, adanya cacat fisik pada bagian gigi, atau bisa juga disebabkan penyakit mulut pada anak.

  1. Jumlah Gigi yang Lebih Atau Kurang

Umumnya gigi permanen orang dewasa memiliki jumlah 32 buah. Biasanya kondisi yang paling sering terjadi adalah gigi yang dimiliki berjumlah lebih atau justru kurang dari jumlah yang semestinya. Hal inilah yang dapat menyebabkan gigi tidak rapi pada posisinya.

Beberapa faktor di atas kemungkinan besar dapat menjadi penyebab seseorang memiliki susunan gigi yang berantakan. Memiliki gigi yang tidak rapi atau berantakan selain dapat menimbulkan permasalahan baru pada gigi dan gusi. Ternyata juga dapat menjadi persoalan penting yang harus mendapatkan penanganan secara tepat.

Saat ini penggunaan behel atau kawat gigi menjadi solusi yang banyak dipilih untuk merapikan gigi secara efektif. Namun disamping cara tersebut, ternyata masih banyak cara lainnya yang dapat anda lakukan untuk merapikan gigi secara lebih mudah, praktis, dan lebih ekonomis. Salah satunya dengan menggunakan lidah sendiri. Cara merapikan gigi dengan lidah ternyata dapat anda lakukan untuk mengubah posisi gigi agar menempati ruang yang semestinya. Berikut cara yang dapat anda lakukan.

Ingin mencoba merapikan gigi dengan lidah? Semoga cara merapikan gigi secara alami dengan menggunakan lidah ini dapat menjadi informasi yang bermanfaat bagi anda. Lakukan secara rutin untuk mendapatkan hasil gigi yang lebih optimal.