12 Cara Merawat Gigi Behel Agar Tidak Kuning

Cara Merawat Gigi Behel, Gigi yang rapi dan tertata idaman setiap orang. Alangkah indahnya senyuman orang yang giginya bak biji mentimun yang kecil dan rata. Menyenangkan bagi mata yang memandangnya. Maka menjaga penampilan gigi lebih dirasa penting. Tapi bagaimana dengan orang yang ditakdirkan bergigi tonggos (gigi maju), gigi mundur, bercelah, bertumpuk.

Untuk menunjang penampilan, gigi perlu diperbaiki dengan memakai behel gigi. Pada mulanya gigi behel digunakan untuk memperbaiki letak gigi yang goyang. Memperbaiki susunan gigi yang tidak teratur.  Seperti tumpang tindih, gigi yang tidak pada tempatnya, celah antara gigi dan gigi yang maju, mundur.

Baca juga :

Fungsi utama kawat gigi adalah menjaga kualitas gigi agar tetap sehat dan terawat dengan cara meratakan gigi dengan menggunakan kawat gigi. Menurut jenisnya braket, bagian yang menempel pada kawat gigi bisa terlihat dan bisa juga tak terlihat.

Dengan dipasang kawat gigi, membuat gigi menjadi rapi, dengan cara menariknya secara perlahan dan bertahap agar gigi sesuai dengan keinginan. Jika gigi sudah benar, orang akan lebih mudah mengunyah makanan dan lebih cantik dipandang.

Namun ada juga orang memakai gigi untuk gaya dan mempercantik penampilan. Gigi behel sedang mengikuti trend. Apalagi behel gigi kini muncul dengan pernak-pernik yang lucu dan menarik. Pemilihan bahan sesuai dengan keinginan karena bahan behel gigi cukup bervariasi.

Makin menarik makin berkualitas makin mahal. Biaya akan dihitung mulai dari biaya pembelian kawat, biaya pengendalian, biaya penggantian kawat, kawat dilepas setelah perawatan, semua jenis persiapan memerlukan uang. Artinya sebenarnya hanya orang yang berduitlah yang bisa memasang behel.

Ada beberapa kelebihan memakai behel, misalnya gigi akan terlihat rapi dan cantik. Sehingga behel gigipun kerap digunakan untuk tampilan modern. Pemakaiannya tidak terbatas usia dan gender. Bahkan melanda anak-anak. Jadi behel juga berfungsi untuk mempercantik diri.

Behel juga bertujuan untuk meningkatkan fungsi bicara, bagian estetika, sudut bibir, raham dan senyuman. Proses sebelum dipasang gigi behel sekitar 3 minggu. Pemasangan behel memerlukan prosedur yang agak rumit. Sebelum pemasangan , semua jenis kerusakan gigi harus ditangani  terlebih dahulu. Gigi yang bolong harus ditambal atau dicabut. Baca Juga : Alasan Gigi Harus Dicabut

Selanjutnya dibuatkan cetakan gigi sesuai pemakai. Melakukan dental x-ray, kepala dan wajah calon pasien. Bahkan wajah harus di foto karena pemasangan ini kadang merubah bentuk wajah.  Pemasangan ini tidak boleh hanya dilakukan di klinik biasa atau di klinik dokter gigi. Tapi harus dilakukan oleh spesialis doter gigi (ortodentis).

Apapun alasannya behel gigi dapat mempengaruhi struktur gigi. Behel untuk perawatan gigi biasanya digunakan sekitar 1-3 tahun. Maka komposisi kawat gigi yang menempel pada gigi menjadi lebih teratur dan tidak menyebabkan penyimpangan.

Memakai behel sebenarnya merepotkan. Behel juga akan membuat gigi terlihat kekuningan. Ketika memakai behel dianjurkan untuk tidak memakan makanan keras dan lengket seperti apel, jagung dan caramel. Pemakaian behel juga membutuhkan perawatan ekstra. Behel juga akan membuat pemakaiannya masalah dengan gigi dan sariawan.

Perawatan untuk pemakaian behel harus lebih intensif. Jika malas menggosok dan membersihkan gigi akan mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Pertama akan terbentuk plak gigi. Lapisan plak ini penuh dengan bakteri gigi pun menjadi kuning. Selanjutnya akan menjadi tartar ‘(karies) yang berwarna hitam. Kemalasan akan membuat pemakaian lebih lama dari yang ditentukan.

Pada awal pemakaian, si pasien akan merasakan : Sakit magh, disertai rasa sakit yang hebat, mengalami peradangan (gingivitis) yang menyebabkan gigi mudah berdarah, nyeri, nyeri yang dirasakan adalah normal akrena proses penyerapan dan aposisi (penyebab gigi bergerak). Rasa sakit ini akan hilang setelah 3-7 hari.

Solusinya : konsultasikan  gigi minimal 3 minggu, gunakan sikat gigi khusus, terutama untuk celah gigi karena sikat gigi keras akan menyebabkan pembengkakan gusi, rajin membersihkan noda hitam, tidak memakan makanan keras karena kawat akan terpisah.

Cara Merawat Gigi Behel

1. Sikat Gigi

sikat gigi Cara Merawat Gigi Behel yang pertama yaitu, Sebaiknya pengguna behel harus menggunakan sikat gigi khusus. Sikat gigi khusus ini kecil dan berbulu sangat halus. Sikatlah gigi minimal 2 kali sehari atau sesudah makan dan minum manis. Ganti sikat gigi secara berkala.

Cara menyikatnya secara vertical dan horizontal sehingga kotoran diantara gigi dan kawat bisa dibersihkan. Sikat gigi sebanyak dua kali dengan cara memutar dan perlahan.

Yang pertama tanpa pasta gigi, fungsinya untuk menghilangkan sisa-sisa makanan yang menempel di kawal behel atau di sela-sela gigi. Kedua bersihkan dengan sikat yang berpasta gigi. Namun jika gigi behel bisa dibuka pasang gunakan cara lepaskan behel kemudian sikat gigi seperti biasa. Selanjutnya bersihkan behel.

2. Dental Floss

dental flossKarena sikat gigi sering juga kurang mampu menjangkau bagian yang sulit pada gigi, maka benang gigi juga sangat dibutuhkan gunanya agar celah-celah gigi anda dapat terjangkau sehingga mencegah terbentuknya plak dan karang gigi. Karena pemakai behel lebih beresiko terjadi karang gigi bila tidak dibersihkan secara menyeluruh.

Penggunaan Benang gigi dilakukan setelah menyikat gigi. Caranya lepaskan sekitar 18 inchi benang di sekitar jari tengah, biarkan satu dua inci berserabut, pegang erat-erat antara jempol dan jari telunjuk. Geser perlahan ke atas dan ke bawah di antara gigi.

Turunkan floss ke gigi sedikit di bawah garis gusi. Floss dapat digunakan setiap hari. Terutama untuk makanan yang berserabut, berserat atau lengket. Floss baik untuk mencegah kerusakan gigi, radang gusi dan penyakit jantung.

3. Pasta Gigi

Pasta gigiGerakan gigi yang diakibatkan penarikan kawat pada gigi akan menyebabkan gigi dan gusi menjadi sensitive didalam tulang gigi. Gunakanlah pasta gigi sensitive atau pasta gigi khusus behel, pasta gigi ini akan membantu meringankan nyeri artistis pada gigi dan mencegah sariawan pada gusi.

Karena kandungan yang terdapat pada pasta gigi orthodontic (khusus behel) dan pasta gigi biasa juga berbeda. Pasta gigi sensitive mengandung kalium nitrat atau arginin yang bisa mengurangi sensivitas di gigi.

Juga tidak mengandung detergent yang dapat membahayakan gigi. Jadi sangat aman dan sangat direkomendasikan oleh orthodontist (dokter gigi spesialis behel).

Baca juga :

4. Obat Kumur

obat kumurKetika sudah menggunakan behel kebersihan mulut harus lebih dijaga. Karena penggunaan behel akan beresiko menumpuknya kuman dan bakteri pada gigi yang disebabkan oleh makanan yang terselip pada gigi, braket, kawat maupun karet behel.

Selesai menyikat gigi dan membersihkan gigi menggunakan alat khusus pembersih gigi berbehel, gunakanlah obat kumur (mouthwash) untuk membersihkan mulut secara menyeluruh. Obat kumur akan mengalir diantara gigi yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi dan benang gigi untuk membunuh bakteri.

Caranya tuangkan obat kumur sesuai takaran. Berkumurlah selama 1 menit. Kemudian keluarkan dari mulut. Dan jangan sampai menelannya. Gunakan obat kumur secara rutin setiap hari setelah sikat gigi malam.

Baca Juga : Bahaya obat kumur

5. Paracetamol

paracetamolUntuk pemasangan permanen, sesudah pemeriksaan rutin behel mulut akan terasa sakit dan kencang, dikarenakan pergantian karet yang membuat gigi tertarik dan goyang.

Saat inilah paracetamol diperlukan sebagai obat pereda nyeri untuk menghilangkan rasa sakit di mulut. Tapi untuk penggunaan waktu-waktu tertentu saja tidak untuk rutinitas.

Dan hanya boleh dikonsumsi jika ada anjuran dokter. Konsumsilah paracetamol secukupnya, karena jika berlebihan justru malah akan berakibat buruk. Sedangkan untuk jenis behel bongkar pasang tidak diperlukan paracetamol.

Baca Juga : Cara Mengatasi Gigi Goyang

6. Lilin Ortodontik

lilin orthodonticKadang terjadi pertambahan panjang kawat karena pengaruh pergeseran gigi. Jika hal ini terjadi ada kawat yang menempel atau mengganggu gusi dan dinding mulut, segeralah hubungi orthodontist (spesialis behel gigi).

Jangan diperbaiki  sendiri, karena kurangnya pengetahuan tentang gigi justru akan memperparah kondisi gigi. Umumnya situasi seperti ini akan dirasakan oleh pengguna behel yang sudah mendekati tahap rapi.

Namun, untuk sementara gunakan lilin ortodontik untuk menyegel kawat agar tidak memeperparah kondisi.

7. Vitamin C

vitamin cBiasanya ahli dentis akan menyarakan memperbanyak konsumsi vitamin C dan D untuk memperkuat gigi dan gusi. Karena gesekan dari behel dan dinding mulut akan terjadi sariawan.

Kawat yang berada di ujung dalam mulut kadang-kadang dapat menusuk dinding mulut akibat terjadinya pergeseran gigi sehingga ujung kawat menjadi bertambah panjang. Sehingga disarankan untuk banyak mengkonsumsi vitamin C.

Dianjurkan juga untuk mengkonsumsi susu yang banyak mengandung kalsium. Fungsi susu untuk memperkuat gigi dan gusi akibat pergeseran yang terjadi.

8. Jaga Makanan

jaga makananMakanan keras akan merusak gigi behel apalagi mengenai langsung di behel gigi. Ini akan membuat pergeseran behel dan behel jadi rusak.  Jangan makan buah secara langsung digigit dengan gigi. Potong-potonglah terlebih dahulu makanan yang dirasa keras sebelum dimakan. Ini akan membantu meringkankan resiko rusaknya behel.

Makanan lengket seperti popcorn, caramel, dodol, permen karet atau permen kenyal, juga makanan manis dan soda karena akan menyangkut disela-sela kawat dan karet behel. Jenis makanan ini dapat menarik kawat atau karet behel sehingga breket akan bergeser atau lepas dari tempatnya. Makanan seperti itu juga susah dibersihkan. Dan mengundang bakteri sehingga mulut terasa asam dan timbullah plak di sela-sela gigi.

Baca Juga :

9. Berkumur Air Putih

berkumur air putihSetelah makan, bersihkan sisa-sisa makan dengan tusuk gigi atau berkumur dengan air putih. Atau bisa juga dengan mimun air putih seperti biasa.

Meminum air putih setelah makan akan membersihkan mulut dari zat yang dapat mengundang bakteri dan membuat mulut terasa asam. Berkumur air putih setelah makan juga membantu merontokkan sisa-sisa makan yang terselip diantara kawat dan gigi.

Terlebih jika meminum minuman manis, agar sisa gula pada minuman manis tersebut tidak menyisakan rasa asam pada gigi yang mengakibatkan noda kuning di gigi.

10. Buah Strawbery

buah strawberySelain melakukan cara-cara diatas, cara alami pun dapat dilakukan untuk perawatan alami gigi yang berbehel. Mengkonsumsi buah dan sayuran seperti strawbery pada pagi hari, sangat baik untuk menguatkan gigi dan gusi. Caranya kunyah buah strawberry dan biarkan beberapa menit, lalu telan atau keluarkan dari mulut, dan bersihkan mulut dengan kumur-kumur.

Buah strawberry juga ampuh untuk memutihkan gigiUntuk mendapatkan hasil yang maksimal lakukanlah langkah tadi secara rutin. Selanjutnya dapat menambahnya dengan mengkonsumsi dan lainnya seperti daun selada, brokoli, atau bayam yang dapat menyingkirkan noda pada gigi.

Baca Juga : Tips Memutihkan Gigi

11. Lipbalm Homemade

Lipbalm homemadePada siklus awal pemasangan behel, mulut akan lebih sedikit mengeluarkan air liur dan akan mengakibatkan bibir yang sangat kering dan pecah-pecah sampai sariawan di daerah bibir maupun sekitar dinding mulut.

Permasalahan ini juga sering sekali dikeluhkan para pemakai behel. Jangan bingung ataupun khawatir, karena kondisi seperti itu sangat normal karena itu merupakan tanda reaksi mulut terhadap benda asing yang masuk kemulut. Untuk mengatasinya gunakan lip blam untuk mencegah pecah-pecah. Lip balm juga bisa dibuat sendiri.

Caranya sangat mudah :

  1. Siapkan wadah untuk mencampur bahan-bahan pembuat lipbalm.
  2. Masukkan 1 blok beeswax (lilin lebah) atau jika tidak ada bisa diganti dengan sesendok teh vaseline petroleum jelly.
  3. Tambahkan beberapa potongan lipstik atau beberapa tetes pewarna makanan, namun jika ingin berwarna plain maka tidak perlu tambahan pewarna.
  4. Aduk kedua bahan tersebut hingga merata.
  5. Kemudian tambahkan 1 blok cocoa butter, atau jika tidak ada bisa diganti dengan sesendok teh madu alami.
  6. Terakhir teteskan essential oil atau perasa alami makanan sesuai selera, gunanya untuk menambahkan rasa pada lipbalm.
  7. Pindahkan lipbalm yang sudah jadi ke dalam Jar kecil agar dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama.

12. Mengunjungi Dokter Gigi

mengunjungi dokter gigiKonsultasi dokter gigi sangat diperlukan dan lebih baik intensif, karena gigi behel harus di pantau perkembangan nya. Minimal dua kali sebulan atau dilakukan setiap 4-6 minggu. Minimal 6 bulan sekali.

Tujuannya untuk mengontrol penggantian karet behel dan seberapa jauh tahap pergeseran gigi yang terjadi. Dokter bisa membantu menangani keluhan selama pemakaian behel dan mengecek apakah behel sudah bekerja dengan baik atau tidak.

Ikuti dan praktekkan saran dari ortodontis agar pemakaian behel nyaman dan tidak ada masalah. Jangan pernah mencoba memperbaiki sendiri behel yang sudah di pasang. baca juga : Jenis Bahan Tambal Gigi

Berikut adalah penjelasan tentang Cara Merawat Gigi Behel agar tidak kuning dan gigi anda akan selalu tetap putih. Dengan cara alami ini akan membuat anda selalu percaya diri dalam setiap harinya. Jika nanti anda ingin melepas behel maka gigi anda akan tetap bersih dan sehat.