14 Cara Merawat Gigi Palsu dengan Baik dan Benar

Gigi merupakan bagian tubuh yang penting untuk diperhatikan. Pesona seseorang akan semakin bersinar dengan gigi yang indah dan rapi. Gigi yang tidak dirawat bukan saja merusak penampilan juga bisa copot atau rusak. Jika sudah seperti ini mau tidak mau seseorang harus menggunakan gigi palsu agar dapat mengunyah makanan untuk membantu organ pencernaan lain, atau sekedar sebagai penunjang penampilan.

Gigi ompong dapat menimbulkan rasa tidak percaya diri. Gigi yang tidak lengkap juga akan mengganggu proses bicara seseorang. Gigi palsu juga perlu untuk menjaga kesehatan mulut dan gusi. Gigi yang sudah tanggal jika tidak dibuatkan tiruannya akan merubah wajah seseorang. Karena ruang-ruang bekas tempat gigi di dalam mulut menyebabkan pipi kelihatan kempot.

Baca juga :

Gigi palsu merupakan gigi tiruan yang dibuat sesuai bentuk gigi dan gusi yang asli. Gigi ini dapat dipakai dengan cara dilepas dan pasang kembali. Ada juga yang permanen. Biasanya bahan untuk dasar gigi terbuat dari bahan plastik atau logam sedangkan giginya sendiri dapat terbuat dari logam, acrylic atau porselen.

Digunakan nya bahan dasar logam agar lebih kuat dan nyaman dipakai di mulut. Sedangkan akrilic dan porselen dipakai karena warnanya yang putih dan cemerlang menyerupai gigi asli. Akan tetapi bahan-bahan ini mudah kuning dan pudar jadi perlu dirawat agar kembali berwarna putih dan cerah.

Dari jenis jumlahnya ada dua jenis gigi palsu yaitu gigi palsu lengkap dan gigi palsu parsial.

  1. Gigi palsu lengkap digunakan jika semua gigi telah copot. Untuk gigi palsu jenis ini penyesuaiannya dengan mulut memakan waktu yang lama karena tulang dan gusi yang berada di bawah mulut akan mengecil jika gigi telah lepas. Biasanya gigi ini dapat dilepas dan dipakai kembali. Gigi palsu lepasan ini juga menjadi tempat bakteri berkumpul.
  2. Sedangkan gigi palsu parsial digunakan untuk mengganti satu atau beberapa gigi yang lepas. Gigi ini akan dilekatkan pada dasar plastik yang berwarna merah muda menyerupai gigi asli dan dihubungkan dengan kerangka logam. Fungsinya sebagai pengait gigi palsu pada mulut supaya tidak lepas. Gigi palsu parsial juga mudah dilepas pasang. Sesudah lima tau tujuh tahun gigi palsu harus diganti.

Gigi palsu berdasarkan cara pakai terbagi dua juga. Ada gigi palsu lepasan dan gigi palsu permanen.

  1. Gigi palsu lepasan terbuat dari akrilic valplast, polycarbonate dan metal. Adapun proses pengerjaan dan pemasangannya cukup mudah. Harganya lebih murah dari gigi palsu permanen karena pemakai dapat mencopot dan memasangnya kembali.
  2. Sedangkan untuk pemasangan gigi palsu permanen dilakukan oleh dokter gigi. Dokter gigi akan melakukan bedah untuk pemasangan permanen di gigi. Dokter akan memasangkan cekat di mulut pasien. Gigi ini lebih awet dan lebih mahal dari gigi palsu lepasan.

Seperti gigi asli gigi palsu juga harus dirawat dan dibersihkan supaya bakteri tidak menempel di gigi tersebut. Bakteri akan menimbulkan bau mulut dan merusak warna gigi palsu menjadi buram. Bakteri juga menimbulkan penyakit sariawan, penyakit gusi, kerusakan gigi dan infeksi pada mulut, karang gigi dan penyakit tenggorokan. Gigi palsu membutuhkan perawatan ekstra rumit dari gigi asli.

Cara Merawat Gigi Palsu

1. Merendam Gigi Palsu

Merendam gigi palsu

Selesai di pakai rendamlah gigi palsu dengan air hangat atau cairan pembersih khusus yang dilarutkan dalam air untuk mematikan kuman dan bakteri yang menempel di gigi palsu. Gigi palsu yang kering dapat menjadi media perkembang biakan bakteri yang menempel pada gigi palsu tersebut.

Biasanya gigi palsu direndam di malam hari ketika hendak tidur. Kegunaan lainnya untuk menjaga kelembaban gigi palsu karena bahan pembentuknya, gigi palsu cepat panas. Akibat panas gigi palsu juga dapat mengkerut. Gigi palsu yang lembab mudah dilepas dan dipakai kembali. Air akan menurunkan sifat panas pada gigi palsu. Air juga mencegah bakteri berkembang biak di gigi palsu yang kering.

Setelah direndam semalaman, keesokan harinya sebelum dipakai bersihkan kembali gigi palsu. Cuci bersih terlebih dahulu baru dan bilas baru kemudian dapat di pasang kembali di mulut. Jadi tujuan perendaman agar gigi palsu awet dan higienis.

2. Menggunakan Pasta Gigi

Menggunakan Pasta Gigi

Pasta gigi pada prinsipnya dibuat untuk gigi asli. Pada pasta gigi banyak mengandung zat-zat seperti soda, yodium dan odium akan dapat mengikis kekuatan gigi palsu. Zat-zat ini juga menyebabkan abrasi yang mengakibatkan gigi palsu menjadi tipis dan rusak.

Jadi gunakan pasta gigi khusus gigi palsu. Untuk gigi palsu permanen dibersihkan di dalam mulut. Jadi sikatlah seperti menyikat gigi biasa. Gunakan yang disarankan oleh dokter gigi. Penggunaan pasta gigi palsu yang tidak sesuai akan merusak gigi palsu.

Setelah itu gigi diflossing menggunakan benang. Tujuannya untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang berada di sela-sela gigi yang tidak terjangkau oleh sikat gigi. Memflossing jangan terburu-buru karena akan menimbulkan luka pada gusi.

3. Produk Pembersih Spesial

Produk Pembersih Spesial Jika telah terlanjur kena noda gunakan produk pembersih gigi palsu. Produk ini ada dalam bentuk krim, gel, atau formula cair. Dapat digunakan untuk gigi palsu penuh atau parsial. Untuk ini diperlukan rekomendasi dokte bahwa produk tersebut aman dan efektif.

Untuk pembersih berbentuk gel atau krim langsung dioleskan secara merata ke gigi palsu yang ternoda. Sedangkan untuk larutan biasanya berbentuk tablet yang dilarutkan ke dalam air. Larutan inilah yang bekerja membersihkan noda secara menyeluruh.

Untuk yang tidak mau membeli larutan pembersih gigi palsu dapat juga digunakan campuran soda kue dan air. Caranya campurkan 1 sendok teh soda kue kedalam 230 ml air atau setara dengan 3/4 air di gelas minum standar. Rendam gigi palsu di dalam larutan tersebut. Diamkan selama lebih kurang 20 menit. Selanjutnya bilas gigi palsu dengan air biasa dan tidak boleh menggosoknya dengan benda yang permukaannya kasar. Keringkan pela-pelan dengan handuk atau kain lainnya.

Lakukan cara ini 1 kali dalam seminggu. Gunakan cara ini secara teratur dan tidak terlalu sering karena karena zat yang terkandung dalam kue itu kuat dan kasar sehingga dapat menggores permukaan gigi. Sesudah salah satu dari produk tersebut digunakan bilaslah gigi dengan air benar-benar bersih sebelum mengerikan dna memakainya kembali.

4. Cek Gigi

Cek Gigi

Sehabis menggunakan gigi palsu cek kembali kesehatan dan keadaan gusi. Jika gusi kelihatan bengkak, merah, sariawan, hentikan pemakaian hingga gusi kembali normal. Memakai gigi palsu ketika gusi bermasalah akan memperparah keadaan. Jika masalah tidak bisa dikendalikan kunjungi dokter untuk konsultasi.

Penting juga memastikan ukuran gigi palsu. Diskusikan ke dokter jika gigi palsu dan gusi tidak sesuai ukuran karena jika terlalu longgar, akan terdapat celah gigi dimana menjadi tempat sisa makanan mengendap dan akan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Hal ini juga menimbulkan rasa tidak nyaman di mulut.

Berkumurlah dengan air garam sebelum menggunakan gigi palsu karena kandungan yodium pada air garam dapat membunuh bakteri yang ada di mulut.

5. Alat Pembersih Gigi Palsu

alat pembersih gigi palsuSehabis makan jangan lupa untuk selalu membersihkan sisa-sisa makanan yang melekat pada gigi palsu. Gigi palsu terbuat dari bahan berpori-pori yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Gunakan pembersih khusus gigi palsu yang dianjurkan dokter, jangan gunakan merek yang sembarang karena akan merusak gigi palsu.

Pada gigi palsu permanen anda harus menyikat gigi dengan benar agar tidak tersisa makanan pada sela-sela gigi. Sisa-sisa makanan yang tidak dibersihkan juga akan membusuk di sela-sela gigi palsu dan menjadi tempat berkembangnya kuman dan bakteri yang jika tidak dibersihkan akan membuat lubang pada gigi. Jika sudah berlubang maka gigi harus ditambal.

Baca Juga : jenis bahan tambal gigi

6. Membersihkan dengan Ultrasonic

Membersihkan dengan UltrasonicBiasanya di dokter gigi ada teknik pembersihan dengan ultrasonic. Pembersihan dengan alat ini, lebih mudah, lebih teliti dan lebih ampuh untuk menghilangkan noda dan mencegah terjadinya endapan noda.

Karena alat ini dapat menjangkau hingga bagian-bagian sulit yang tidak terjangkau oleh bulu-bulu sikat gigi. Jadi cara ini lebih higienis menjaga gigi palsu tetap bersih dan banyak problem pembersihan gigi palsu dapat teratasi. Cara ini menggunakan gelombang suara ultrasonik yang befungsi melonggarkan noda dan plak yang berada pada gigi palsu dengan mudah digunakan untuk noda membandel.

Metode ini juga diklaim lebih bagus daripada cara benang gigi (dental floss) dan hasilnya pun lebih bersih. Disamping itu juga dapat menghemat waktu pembersihan secara menyeluruh dengan hasil yang benar-beanr maksimal. Namun metode ini cukup mahal, di pakai untuk alternatif terakhir.

7. Wadah Gigi Palsu

wadah gigi palsuGunakan wadah bersih dan higienis untuk meletakkan gigi palsu sesudah dilepas dari gusi. Biasanya digunakan handuk atau kain yang bersih. Sebelumnya beri lapisan spesial untuk melindungi gigi dari bakteri dan kuman. Wadah yang bersih dipakai untuk menjaga gigi tidak terkontaminasi dan tidak jatuh ke lantai.

Gigi palsu yang jatuh ke lantai dapat menyebabkan kerusakan pada gigi palsu. Gigi palsu terbuat dari bahan yang lembut dan mudah pecah sehingga apabila sering jatuh dipastikan acrilic tersebut bisa retak dan pecah. Juga untuk menghindari terkontaminasi bakteri. Gigi palsu yang jatuh juga akan mengakibatkan terkontaminasi bakteri jika lama berada di lantai. Kadang-kadang juga dikerubungi semut jika masih ada sisa-sisa makanan di gigi palsu tersebut. Hal ini bisa merusak gigi palsu.

Ketika dilepaskan dari mulut sebaiknya gigi palsu dibersihkan terlebih dahulu baru kemudian disimpan. Ulangi lagi pembersihan ketika ingin dipakai kembali. Karena gigi palsu yang kotor akan mengganggu kebersihan gigi asli dan mulut. Karena pada prinsipnya gigi palsu adalah benda asing yang dimasukkan ke mulut.

8. Air Lemon

air lemonLemon mengandung asam sitrat yang gunanya sebagai pemutih alami. Air lemon juga dapat memutihkan gigi palsu tanpa merusaknya dan juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri pada gigi palsu. Caranya ambil satu buah lemon, keluarkan sarinya dan gosokkan sari lemon ini langsung pada gigi palsu.

Atau dapat juga buah lemon dipotong-potong dan langsung saja di gosokkan ke gigi palsu. Kemudian bersihkan dengan air bersih sampai benar-benar bersih untuk menghilangkan sisa sitrun yang masih menempel pada gigi palsu. Lakukan secara rutin dan hentikan ketika sudah kelihatan hasilnya.

Baca Juga : tips Memutihkan Gigi

9. Mengunjungi Dokter Gigi

mengunjungi dokter gigiKunjungan ke dokter gigi perlu untuk menghindari efek dari gigi palsu. Sebelum pemasangan gigi palsu bisanya dokter telah memeriksa gusi, lidah, langit-langit dan syaraf-syaraf pada gigi benar-benar bersih. Jika ada masalah dokter akan merawatnya lebih dulu untuk mencegah berkembang biaknya bakteri dan kuman sebelum gigi palsu di pakai.

Biasanya jika ditemukan gusi bengkak atau merah dokter akan menyarankan penghentian sementara pemakaian gigi palsu. Dokter akan melakukan perawatan sampai gusi kembali normal dan gigi palsu dapat dipakai kembali.

Gigi palsu perlu diperiksa secara rutin 6 minggu sekali. Gigi palsu yang terawat dapat bertahan selama 5 tahun. Disamping membersihkan dan merawat gigi palsu, gigi asli dan mulut juga aharus rajin dirawat dan dibersihkan. Baca juga : Cara Mengatasi Gigi Goyang

10. Sikat Gigi

Sikat gigiBagi anda yang menggunakan gigi palsu sebaiknya anda juga harus memikirkan dalam penggunaan sikat gigi, dimana selain cara menyikat gigi maka kita juga harus teliti dalam memilih sikat gigi.

Gunakan sikat gigi yang bulunya halus, sikat gigi yang kasar akan menggores permukaan gigi palsu dan meninggalkan bekas baret. Gigi palsu bahan dasarnya jauh lebih lembut dan lunak dari gigi asli.

Sikat gigi yang lembut menjaga permukaan gigi palsu tetap mengkilap. Sikat gigi yang lembut juga dapat menyentuh seluruh sela gigi dan menjaga kekuatan gigi.

11. Melepas Gigi

Melepas GigiIstirahatkan Selama 6 Jam dengan membebaskan mulut dari gigi palsu selama beberapa jam baik untuk gigi palsu itu sendiri dan juga untuk mulut dan gusi. Juga membiarkan rongga mulut jadi lega dan bisa bernafas. Hal ini juga untuk mengurangi kuman yang berkembang biak pada gigi lepasan.

Gigi palsu yang digunakan seharian penuh akan menyebabkan mulut bau karena ada sisa makanan yang terperangkap di bawah gigi palsu. Gigi palsu yang tidak diistirahatkan akan cepat rusak.

Jadi jika anda setiap hari nya sudah ketergantungan dengan menggunakan gigi palsu maka jika pada saat malam hari usahakan anda melepas gigi anda agar mulut dan gusi anda bisa mendapatkan udara yang bebas. Selain itu melepas gigi palsu juga memiliki manfaat tersendiri untuk kesehatan mulut anda.

Jika anda melepas gigi maka letakkan gigi palsu anda di wadahnya, jangan sampai anda meletakkan sembarangan tempat karena akan membuat gigi palsu anda kotor.

12. Makanan

MakananMakanan yang terlalu keras dapat membuat gigi goyang dan patah, sedangkan makanan asam akan menyebabkan abrasi pada gigi. Kunyahlah makanan dengan menggunakan dua sisi mulut agar tekanan kunyah merata.

Dalam penggunaan gigi palsu juga tidak boleh sembarangan dalam mengkonsumsi makanan, karena jika anda sembarangan dalam mengkonsumsi makanan bisa membuat gigi palsu anda lama kelamaan akan kotor dan rusak. Sehingga anda juga harus pintar dalam memilih makanan yang akan anda konsumsi.

Baca Juga :

13. Pasta Gigi Herbal

pasta gigi herbalPasta gigi ini bersal dari daun teh hijau, daun salam dan kulit jeruk nipis. Kesemua bahannya herbal jadi tidak menimbulkan efek samping dibandingkan dengan bahan kimia.

Zat epigalloca techingallete yang bersal dari daun teh hijau berfungsi memisahkan noda dari gigi. Ditambah lagi zat euganol dalam daun salam dan zat naringin dalam kulit jeruk nipis.

Kesemua zat ini berfunsi menghilangkan noda pada gigi palsu dan membuatnya cerah kembali. Dan jangan menggunakan Obat Kumur. Baca : Bahaya Obat Kumur

14. Rokok

rokokHal yang membantu menghilangkan noda gigi seperti menghilangkan kebiasaan merokok, karena nikotin pada tembakau dapat merusak warna pada gigi palsu.

Rajin berumur dengan air putih sesudah makan apapun atau minum apapun. Makan buah dan sayuran yang renyah juga dapat membersihkan gigi palsu secara alami.

Gunakan sedotan ketika minum minuman berwarna, agar warna pada minuman seperti kopi, teh, minuman bersoda, jus buah tidak menyentuh gigi secara langsung.

Berikut adalah penjelasan tentang Cara Merawat Gigi Palsu yang wajib anda ketahui, dengan adanya cara dan larangan yang harus anda perhatikan sehingga akan membuat gigi anda semakin bersih dan mulut anda sehat.