8 Cara Merawat Gigi Tambalan Agar Tidak Kuning

Gigi termasuk hal yang penting untuk estetika keindahan wajah. Adanya gigi bolong atau bahkan ompong membuat rasa tidak nyaman bagi pemiliknya. Gigi bolong dan ompong ini biasanya disebabkan malas menggosok gigi sehingga bakteri dengan leluasa tinggal di dalam mulut dan gigi. Menggerogoti sisa makanan sehingga menimbulkan plak yang lama kelamaan kalau tidak dibersihkan juga menjadi cikal bakal gigi berlubang.

Gigi yang berlubang ini kalau dibiarkan akan merusak gigi seperti gigi keropos yang lama kelamaan harus dicabut karena menimbulkan rasa sakit atau hancur sendiri. Banyaknya gigi yang ompong terutama di graham akan mengakibatkan wajah seseorang lebih tua dari umur semestinya karena kekosongan gigi menyebabkan tulang gigi dan graham menyusut. Hal ini akan mempengaruhi penampilan.

Baca juga :

Oleh karena itu gigi yang rusak harus secepatnya diperbaiki sebelum berakibat fatal. Salah satunya dengan cara ditambal. Tambalan diperlukan untuk mengisi lubang gigi yang sudah membesar. Kalau kerusakan lubang gigi sudah besar tidak dapat diperbaiki lagi hanya dengan sekedar menggosok gigi atau penambahan olesan fluoride. Jadi gigi harus ditambal. Gigi tambalan perlu dirawat seperti gigi asli untuk memperkecil gigi berlubang atau rusaknya gigi tambalan.

Awet tidaknya gigi tambalan tergantung beberapa hal antara lain, teknik penambalan yang benar, pemilihan bahan/material gigi tambalan yang bermutu, tingkat keparahan kerusakan gigi dan letak gigi yang ditambal pada mulut. Posisi yang jauh dari permukaan mulut akan menyulitkan pengerjaan, sehingga dapat mempengaruhi hasil akhir. Lama pengerasan tambalan juga tergantung bahan.

Baca juga :

Cara Merawat Gigi Tambalan

1. Ketahui Kapan Waktu Mengerasnya

Ketahui kapan waktu mengerasnyaProses pengerasan masing-masing tambalan memerlukan waktu yang berbeda. Ada yang cepat ada yang lambat. Hal ini sangat tergantung dari bahan yang digunakan. Pengetahuan tentang hal ini dan kehati-hatian sangat diperlukan untuk mencegah dan menjaga tambalan tidak cepat mengalami kerusakan.

Bahan tambal yang sewarna dengan gigi (glass ionomer). Bahan ini biasanya mengeras dalam waktu 3 jam. Tapi dibutuhkan waktu 48 jam agar bahan benar-benar mengeras dan aman untuk digunakan.

Sedangkan untuk bahan tambalan yang terbuat dari emas, amalgam dan campuran, lama waktu pengerasan bahan ini diperlukan waktu kurang lebih 24-48 jam. Terakhir bahan tambalan keramik. Bahan ini dapat langsung mengeras dibantu sinar biru khusus untuk menyinari gigi tambalan. Baca juga : Jenis Bahan Tambal Gigi

2. Obat Pereda Rasa Nyeri

Obat pereda rasa nyeri

Sebelum proses penambalan gigi, dokter akan menyuntikkan obat bius agar saat penambalan tidak sakit. Ketika obat bius sudah habis maka akan terasa nyeri yang amat sangat menganggu.

Gunakan obat pereda rasa nyeri sebelum obat bius menghilang. Gunanya obat ini untuk mengurangi rasa sakit dan mencegah terjadinya pembengkakan di area penambalan gigi. Obat ini dapat dipakai sampai rasa sakit benar-benar menghilang.

Paracetamol adalah obat anti nyeri yang dijual bebas di apotek, sangat mudah memperolehnya tanpa resep dokter. Namun, konsultasi dengan dokter gigi sangat diperlukan sebelum mengkonsumsi obat pereda neyri pasca operasi ini.

Ikuti petunjuk yang ada di kemasan atau sesuai dengan resep yang direkomendasikan dokter gigi. Hindari penggunaan obat tanpa intruksi dokter karena dapat meningkatkan kekebalan resistensi bakteri. Rasa sakit akibat operasi gigi tambalan akan reda memerlukan waktu kira-kira seminggu lamanya.

3. Tunggu Efek Bius Hilang

Selektif Dalam Makanan

Biasanya dilakukan suntik bius untuk meringankan rasa sakit ketika operasi tambalan gigi. Akibat efek suntik bius ini mulut akan menjadi kebas selama beberapa jam. Diperlukan kesabaran untuk tidak makan dan minum sampai efek kebas hilang. Karena dapat membahayakan diri sendiri.

Akibat rasa kebas akan mengurangi sensitifitas. Logikanya mungkin saja ketika menggigit pipi atau bibir sendiri tidak akan terasa. Mulut juga tidak akan dapat mengukur suhu makanan atau minuman. Akibat rasa sensitifitas hilang bisa saja bibir telah melepuh akibat makanan dan minuman terlalu panas tanpa disadari.

Beberapa hari setelah penambalan gigi usahakan tidak memakan makanan yang teksturnya keras, kenyal dan lengket. Makanan lengket yang tersisa diantara gigi dapat membuat tambalan melemah dan menambah kerusakan gigi berlubang. Pencegahannya cepat bersihkan gigi dan mulut setelah makan. Untuk lebih bagus lagi gunakan obat kumur yang dapat menyentuh celah-celah gigi yang tidak dapat dicapai bulu sikat gigi. Biasanya makanan ini terdapat pada permen, permen karet, sayuran mentah. Kue yang teksturnya keras dan lengket seperti dodol dan makanan lainnya.

Makanan yang keras dapat meretakkan, memecahkan dan kemudian mencopot tambalan gigi dari gigi asli tempat merekatnya. Sedangkan makanan lengket dapat menarik tambalan gigi dari gigi tempat merekatnya. Makanan lengket juga dpat menempel di gigi tambalan untuk waktu yang lama. Hal ini dapt mengakibatkan gigi berlubang. baca juga : Cara Mengatasi Gigi Berlubang Parah

4. Hindari Makanan Bersuhu Ekstrim

Hindari makanan bersuhu ekstrimJangan makan makanan yang telalu panas atau terlalu dingin. Akibat penambalan bisanya gigi akan tersa sakit dan nyeri di area operasi gigi tambalan. Gigi tambalan memerlukan adaptasi antara tambalan dan gigi asli sebelum menyatu dengan gigi asli, makanan dan minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin dapat menyebabkan proses penyatuan ini terganggu.

Tambalan komposit dapat menyatu dengan gigi memerlukan waktu sekitar 24 jam. Ketika proses penyatuan ini terjadi dianjurkan hanya memakan makanan dan minuman hangat untuk membantu percepatan penyatuan tambalan.

Suhu terlalu tinggi dan terlalu rendah dapat membuat zat tambalan yang terbuat dari bahan logam memuai dan menyusut. Hal ini akan mengakibatkan kemampuan adaptasi, bentuk dan kekuatan dari tambalan menjadi retak, bocor dan rusak. Jadi sebaiknya turunkan dulu suhu makanan dan minuman yang hendak dimakan atau diminum.

Baca Juga :

Untuk keadaan lapar yang tidak tertahankan, pilihlah makanan dan minuman yang berasa lembut seperti yogurt atau saus pel. Minuman sederhana seperti air. Dalam hal ini gunakan bagian mulut yang tidak baru dipasang tambalan gigi. Tindakan ini diperlukan untuk menghindari hal-hal yang membahayakan dairi sendiri atau merusak tambalan. Hal ini dapat dilakukan untuk beberapa hari di awal gigi tambalan sampai benar-benar dipastikan tambalan sudah melekat kuat pada gigi dan tidak ada kerusakan lagi.

5. Periksa Bagian Atas Tambalan

periksa bagian atas tambalanTerkadang dokter menambahkan tambalan yang terlalu banyak dari yang dibutuhkan. Hal ini akan menimbulkan masalah seperti rasa sakit pada telinga, bunyi pada sendi temporomandibular, tidak dapat mengunyah makanan di tambalan gigi.

Jika hal ini terjadi periksa kembali bagian atas lambalan gigi. Konsultasikan kembali pada dokter gigi tentang apa yang terjadi. Sehingga dokter dapat memberi solusi yang terbaik. Misalnya mengikis tambalan atau solusi lain sesuai kebutuhan.

Jika dibiarkan atau tidak langsung dikonsultasikan maka akan mengakibatkan keretakan tambalan dan kerusakan tambalan. Dibutuhkan pemeriksaan dan ketelitian sehingga tambalan benar-benar aman dan nyaman digunakan.

Baca Juga :

Namun bahan tambalan gigi juga berpengaruh. Tidak perlu ragu untuk langsung menggunakannya untuk mengunyah sepulang dari dokter gigi karena tambalan resin komposit akan langsung mengeras setelah penyinaran saat proses menambal. Karena komposit terbuat dari bubuk gelas kuarsa atau silica yang ditambahkan pada adonan resin pada dasarnya. Sehingga saat peniyinaran pada proses penambalan sangat lunak namun setelah penyinaran seketika mengeras.

6. Kunjungi Dokter

kunjungi dokterTerkadang ada beberapa masalah yang harus diselesaikan sebelum keadaan gigi tambalan benar-benar nyaman bagi pemakainya. Dokter dapat membantu penyelesaiannya untuk menghindari rasa sakit dan kerusakan yang lebih parah pada gigi tambalan.

Biasanya masalah itu antara lain : rasa nyeri pada gigi yang sudah ditambal, keretakan pada tambalan, mungkin sebagian tambalan menghilang, terjadi perubahan warna pada gigi atau gigi tambalan, goyang atau merasa ada rembesan pada celah-celah gigi ketika minum. Jika hal ini terjadi sudah saatnya anda konsultasikan ke dokter supaya anda merasa nyaman dan tenang. Usaha anda menambal gigi menjadi tidak sia-sia.

Baca Juga : Cara Mengatasi Gigi Goyang

Seperti yang telah dikatakan diatas, jangan ragu untuk selalu konsultasikan ke dokter gigi apa yang terjadi karena jika didiamkan justru akan memperparah tambalan pada gigi. Dokter gigi akan memberikan solusi atas apa yang terjadi. Jangan bertindak tanpa anjuran dokter.

7. Hindari Menggertakkan Gigi

hindari menggertak gigiBruxism adalah kebiasaan buruk menggesek-gesek gigi rahang atas dan rahang bawah. Biasanya hal ini terjadi saat tidur di malam hari dan biasanya penderita tidak menyadarinya. Dan kebanyakn diderita oleh kaum wanita dibanding pria. Bruxism biasanya ditandai dengan suara gigi-gigi yang beradu yang keluar dari si penderita.

Kebiasaan Menggertakkan gigi atau Bruxism dapat merusak tambalan gigi maupun gigi asli. Untuk keadaan yang tidak bisa dihindari seperti kebiasaan ketika tidur dapat dimintakan saran doker untuk menambahkan pengamanan pada gigi tambalan.

Umumnya dokter gigi akan membuatkan alat tertentu yang didesain dan dibuat khusus sesuai dengan bentuk gigi pasien, alat ini disebut night-guard dan digunakan saat tidur pada malam hari. Menggertakakan gigi dapat mengikis tambalan gigi sehingga tambalan menipis, sensitive. Untuk keadaan yang lebih parah gigi retak, rusak dan keluar dari tempat merekatnya.

Jangan menggunakan gigi ketika membuka botol atau membuka benda lainnya serta merobek plastik. Kebiasan lain yang harus dihindari memegang sesuatu dengan gigi. Hal ini dapat merusak gigi asli dan tambalan. Baca juga : Alasan Gigi Harus Dicabut

8. Sikat Gigi Setiap Hari

sikat gigi setiap hariMinimal sikat gigi 2 kali sehari. Menyikat gigi setelah makan juga dapat membantu merawat kesehatan gigi tambalan dan gigi asli serta gusi. Gigi yang bersih menghindari kuman yang dapat merusak gigi asli, gigi tambalan dan gusi.

Sikatlah gigi setelah makan jika tidak memungkinkan kumur-kumur dengan air bersih. Hindari kopi dan permen karena akan membuat gigi tambalan dan gigi asli menjadi ternoda.

Jika terpaksa memakan dan meminumnya segera sikat gigi. Jenis kegiatan lain yang harus dihindari merokok. Racun nikotin pada tembakau dapat menodai gigi dan meracuni tubuh secara keseluruhan.

Jangan gunakan obat kumur dan pasta gigi yang mengandung alkohol. Alkohol dapat mengurangi dan bahkan merusak kekuatan tambalan gigi. baca juga : Bahaya Obat Kumur

Berikut ini merupakan Cara Merawat Gigi Tambalan yang benar, karena beberapa orang masih salah dalam bertindak ssat merawat gigi tambalannya. Ketahui masalahnya temukan solusinya dan jangan pernah ragu untuk kosultasi kedokter agar gigi tambalan anda tetap terawat dan tahan lama.