2 Cara Veneer Gigi Kelinci – Kelebihan dan Kekurangan

Teknik perawatan gigi yang sedang hits belakangan ini dan banyak dibicarakan di kalangan selebritis maupun dikota – kota besar adalah teknik veneer gigi. Seperti teknik terdahulu yaitu behel atau kawat gigi (anda dapat menambah wawasan tentang manfaat gigi behel dan cara merapikan gigi tanpa behel), teknik veneer gigi juga merupakan teknik memperbaiki estetika atau kecantikan.

Apakah veneer gigi itu? Veneer gigi adalah suatu teknik melapis gigi yang bertujuan untuk mendapatkan manfaat kecantikan atau estetika seperti, gigi yang lebih putih, lebih indah, memperbaiki kerusakan gigi, menghindari karies gigi, memperbaiki bentuk dan susunan gigi yang tidak beraturan, dan menutupi cacat gigi.

Seperti pembahasan pada artikel sebelumnya cara pembuatan veneer gigi ada dua, yaitu veneer gigi direct atau langsung yang menggunakan bahan komposit (composite), dan veneer gigi indirect atau tidak langsung yang menggunakan bahan porcelain. Pada kesempatan kali ini veneer gigi yang akan kita bahas adalah veneer gigi kelinci (bunny teeth).

Apakah veneer gigi kelinci itu? Veneer gigi kelinci itu adalah teknik melapisi gigi dengan tujuan mempercantik tampilan gigi dengan perbedaannya adalah pada dua gigi tengah rahang atas di buat lebih panjang, sehingga berbentuk seperti gigi kelinci. Bahan yang digunakan juga sama, yaitu pada teknik direct atau langsung dengan bahan komposit dan pada teknik indirect atau tidak langsung yaitu dengan bahan porcelain. Berikut ini adalah cara pembuatannya.

Cara Pembuatan Veneer Gigi Kelinci

  1. Veneer Gigi Kelinci Langsung (Bunny Teeth – Direct)

Pada teknik direct yang menggunakan bahan komposit, pengerjaannya dilakukan langsung dalam waktu yang singkat dan hanya memerlukan satu kali kunjungan pasien saja

Setelah melakukan konsultasi dan pemeriksaan pada gigi pasien. Kemudian dokter akan melakukan sedikit pengasahan pada permukaan gigi pasien, setelah itu dilakukan pembentukan veneer yang sesuai dengan bentuk yang diinginkan pasien. Pada 2 gigi depan yang berada di rahang atas akan di bentuk agak panjang sehingga menyerupai gigi kelinci. Untuk warna veneer gigi akan dibuat lebih putih namun tetap menyesuaikan dengan warna gigi disekitarnya.

Veneer gigi direct atau langsung yang menggunakan bahan komposit ini dapat bertahan hingga lebih kurang hingga 5 tahun untuk kemudian di lakukan veneer ulang jika diinginkan oleh pasien.

  1. Veneer Gigi Kelinci Tidak Langsung (Bunny Teeth – Indirect)

Teknik veneer tidak langsung atau indirect veneer memerlukan beberapa kali kunjungan. Hal ini dikarenakan material yang digunakan pada teknik veneer tidak langsung ini berupa porcelain yang memerlukan waktu pencetakan terlebih dahulu. Proses pembuatannya yaitu:

  • Pada kunjungan pertama pasien melakukan pemeriksaan serta berkonsultasi perlu tidaknya menggunakan veneer jenis ini. Dokter akan menjelaskan prosedur dan apa saja yang boleh serta tidak boleh dilakukan oleh pasien. Pada kunjungan ini ada kemungkinan x-ray juga dilakukan.
  • Jika dinyatakan memang perlu, maka pada kunjungan berikutnya dokter akan mengikis lebih kurang 0,5 – 1mm bagian enamel gigi atau sama dengan ketebalan veneer gigi yang akan dipasang, terkadang perlu dilakukan anastesi atau pembiusan lokal untuk mematikan rasa pada saat pengikisan. Kemudian dokter akan mencetak gigi pasien dan pada 2 gigi depan yang berada di rahang atas akan di bentuk agak panjang sehingga menyerupai gigi kelinci. Kemudian dipasang veneer sementara untuk menunggu veneer yang asli selesai. Veneer gigi sementara ini dipasang dengan tujuan untuk melindungi gigi yang sudah dikikis agar tidak terasa ngilu. Selain itu juga untuk melihat apakah veneer gigi kelinci ini cocok dengan wajah pasien atau tidak. Setelah itu dokter membawa cetakan gigi pasien ini untuk pembuatan veneer giginya di laboratorium gigi. Mengkonstruksi veneer gigi ini akan memakan waktu lebih kurang 1 – 2 minggu.
  • Kemudian pada kunjungan pasien berikutnya adalah tahap pemasangan veneer. Dokter akan meletakkan veneer yang sudah dicetak ini pada gigi pasien untuk melihat kembali apakah sudah pas dan sesuai baik warna maupun ketebalannya. Hal ini bertujuan agar pasien merasa pas dan nyaman memakainya. Dokter akan melakukan beberapa kali pengikisan veneer gigi sampai pasien merasa nyaman, kemudian barulah gigi pasien dibersihkan dan pada veneer akan di poles sejenis semen khusus sebagai perekat veneer ke gigi pasien. Setelah itu akan dilakukan penyinaran dengan sinar khusus yang berfungsi untuk mengaktifasi kandungan – kandungan dalam semen sehingga membuat semen menjadi keras. Selanjutnya dokter akan membersihkan sisa – sisa semen yang berlebih, dan melakukan evaluasi respon gusi terhadap veneer serta penyesuaian terakhir sampai pasien merasa nyaman.

Pada veneer indirect atau tidak langsung ini, daya tahan veneer yang terbuat dari porcelain ini dapat bertahan hingga 15 tahun.

Adapun berbedaan antara kedua teknik veneer gigi ini adalah:

  • Pada veneer langsung atau direct menggunakan bahan composite, sedangkan pada veneer tidak langsung atau indirect menggunakan bahan porcelain.
  • Pada veneer langsung atau direct dipelukan waktu pembuatan hanya satu hari saja atau cukup satu kali kunjungan ke dokter gigi, sedangkan pada veneer tidak langsung atau indirect memerlukan waktu beberapa minggu atau beberapa kali kunjungan ke dokter gigi.
  • Veneer gigi langsung atau direct tahan hingga lebih kurang 5 tahunan, sedangkan veneer gigi tidak langsung atau indirect tahan hingga lebih kurang 15 tahunan.
  • Veneer gigi langsung atau direct membutuhkan dana kisaran antara 800 ribu hingga 1 juta rupiah per gigi, sedangkan veneer gigi tidak langsung atau indirect membutuhkan dana lebih kurang antara 3 juta sampai 4 juta rupiah per gigi. Hal ini juga tergantung dari klinik dan dokter tempat pasien membuat veneer gigi.

Bagi masyarakat yang tertarik melakukan veneer gigi, dianjurkan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu ke klinik gigi agar dokter dapat mengenali permasalahan gigi yang sedang dialami. Selain itu juga agar dokter dapat memberikan saran dan penjelasan perawatan gigi terbaik manakah yang diperlukan, dan mengetahui kelebihan serta kelemahan veneer gigi.

Cara veneer gigi kelinci yang telah kita bahas diatas semoga saja dapat menambah wawasan bagi anda yang tertarik hendak melakukan veneer gigi. Selain itu semoga dapat menjadi bahan pertimbangan untuk para pembaca tentang proses pembuatan veneer gigi dan perlu tidaknya melakukan veneer gigi. Anda dapat juga membaca tentang cara memasang veneer gigi sendiri.

Demikianlah artikel singkat ini kami sajikan, ikuti terus artikel – artikel informatif kami lainnya hanya di Halogigi.com. Tetaplah menjaga kesehatan gigi dan mulut anda.