Sponsors Link

Ciri Gigi Belakang Tumbuh dan Hal yang Perlu Diwaspadai

Sponsors Link

Gigi belakang yang tumbuh pada orang dewasa adalah jenis gigi geraham bungsu. Mengapa disebut Gigi Bungsu? Karena waktu tumbuhnya ada di paling akhir. Posisinya adalah di bagian belakang dari gigi geraham depan, yaitu di dekat rahang. Gigi terakhir yang tumbuh ini kebanyakan terjadi di usia remaja atau dewasa muda. Beberapa orang mungkin tidak merasakan gejala apapun saat gigi geraham tumbuh. Namun beberapa lainnya mungkin merasakan dan menunjukkan beberapa ciri gigi belakang tumbuh.

ads

Ciri-Ciri Gigi Bungsu Tumbuh

Berikut beberapa Tanda-Tanda Gigi Geraham Bungsu Tumbuh yang seringkali muncul.

  1. Pembengkakan

Salah satu tanda atau ciri gigi belakang akan tumbuh adalah munculnya pembengkakan. Walau tidak semua orang mengalaminya, namun pembengkakan bisa saja terjadi. Pembengkakan biasa terjadi di belakang gigi geraham depan. Pembengkakan ini bisa menjadi tanda awal dari adanya calon gigi bungsu yang akan naik ke permukaan. Namun pembengkakan akan hilang seiring berjalannya waktu dan seiring pertumbuhan gigi itu sendiri.

  1. Warna gusi menjadi merah

Selain pembengkakan, ciri gigi belakang tumbuh lainnya adalah kemungkinan warna gusi menjadi merah di area yang akan ditumbuhi gigi. Warna merah pada gusi ini bisa menjadi ciri umum dari gigi yang akan tumbuh. Namun kali ini bisa disertai dengan pembengkakan dan bisa juga tidak disertai pembengkakan.

  1. Rasa nyeri

Ciri lain dari pembengkakan dan gusi menjadi merah adalah munculnya rasa nyeri di area yang akan ditumbuhi gigi. Rasa nyeri ini bisa merupakan rasa nyeri yang ringan, seperti halnya sariawan pada umumnya. Namun pada beberapa kasus, rasa nyeri bisa menjadi sangat sakit. Terutama jika gigi geraham bungsu tumbuh tidak sempurna. Misalnya pada kasus Gigi Geraham Bungsu Tumbuh Miring atau tumbuh tidur. Sehingga kemunculan gigi bungsu bisa mengusik gigi di sebelahnya dan menjadikan rasa nyeri yang tidak tertahankan. Jika rasa nyeri Anda sangat sakit dan tidak tertahankan, segera lakukan pemeriksaan ke dokter gigi agar mengetahui penyebabnya.

  1. Iritasi pada gusi

Iritasi pada gusi juga bisa menjadi salah satu tanda dari tumbuhnya gigi belakang bungsu. Terutama pada orang-ornag yang memiliki jaringan gusi yang sensitif. Iritasi ini disebabkan oleh adanya luka akibat sobekan yang tercipta dari pertumbuhan gigi. Iritasi ini bisa menyebabkan rasa sakit juga.

  1. Sulit makan

Beberapa orang yang akan tumbuh gigi bungsunya bisa jadi akan mengalami kesulitan makan. Hal ini disebabkan karena rahangnya juga sulit untuk dibuka selama beberapa hari. Selain itu rasa sakit di area pembengkakan juga menurunkan nafsu makan, sehingga ada beberapa orang yang sulit makan saat gigi belakang akan tumbuh.

Sponsors Link

  1. Wasapada dengan infeksi

Ciri gigi belakang tumbuh lainnya juga bisa disertai dengan infeksi. Walau tidak semua orang mengalaminya, namun infeksi bisa saja menyertai adanya pertumbuhan gigi. Infeksi ini sendiri bisa menciptakan rasa tidak nyaman dan nyeri di area gigi akan tumbuh. Selain itu bisa juga disertai dengan pembengkakan pada kelenjar getah bening di area leher, hingga keluar nanah dari ujung rahang. Gejala lain seperti sakit kepala atau demam ringan juga bisa terjadi akibat infeksi tersebut. Selain itu juga akan muncul gejala bau mulut yang tidak sedap akibat infeksi itu sendiri.

Itulah beberapa ciri gigi belakang bungsu tumbuh yang perlu diketahui. Perhatikan kondisi gusi dan gigi di dekat rahang Anda agar lebih mengetahui kondisi yang sedang diderita.

Hal-hal yang Perlu Diwaspadai

Tumbuhnya gigi bungsu memang bisa menunjukkan tanda-tanda yang umum seperti di atas. Akan tetapi, ternyata ada hal-hal yang perlu diperhatikan dan diwaspadai saat gigi geraham bungsu mulai tumbuh. Berikut beberapa yang perlu diwaspadai.

Sponsors Link

  1. Waspada gigi tumbuh miring

Salah satu ciri gigi belakang tumbuh yang bermasalah adalah jika gigi bungsu tumbuh miring, atau bahkan Gigi Geraham Bungsu Tumbuh Tidur. Gigi yang tumbuh miring atau tidur bisa jadi akan menyebabkan gangguan yang lebih serius. Misalnya gigi di sebelahnya yang bisa tertabark dan menjadikan rasa sakit yang luar biasa. Gigi yang tumbuh tidur juga bisa menyebabkan akar gigi di sebelahnya tertekan dan muncul rasa sakit juga. Selain itu, gigi geraham bungsu yang tumbuh tidur juga bisa jadi tidak muncul ke permukaan gusi, namun menjadi masalah di bawah gusi.

  1. Pembengkakan dan nyeri kronis

Walau beberapa pembengkakan dan rasa nyeri bisa bertahan lama dan tidak kunjung hilang, namun perlu diketahui bahwa gigi geraham bungsu yang menciptakan pembengkakan serta rasa nyeri yang kronis, tidak kunjung hilang, dan juga sangat terasa sakit, perlu untuk diwaspadai. Anda perlu memeriksakan kondisi tersebut ke dokter agar bisa mencari tahu penyebabnya dan cara penanganan yang tepat. Karena bisa jadi ada masalah saat gigi bungsu tumbuh. Biasanya jika terjadi masalah, gigi geraham bungsu bisa jadi akan dioperasi atau dicabut untuk menghilangkan permasalahan yang lebih parah di kemudian hari. Namun ada beberapa Pantangan Setelah Operasi Gigi Bungsu yang perlu dihindari juga.

Demikianlah beberapa hal yang perlu diketahui mengenai ciri gigi belakang tumbuh dan hal-hal yang perlu diwaspadai. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini