Sponsors Link

Dampak Infeksi Flu Terhadap Kesehatan Gigi Dan Mulut

Sponsors Link

Tubuh kita rentan terkena penyakit jika kesehatan tubuh tidak terjaga dengan baik. Sakit flue adalah salah satu penyakit yang sering diderita oleh kebanyakan orang. Hal ini dapat terjadi karena infeksi virus yang menyerang sistem pernafasan manusia, baik dari hidung sampai paru-paru.

ads

Flu sering disamakan dengan penyakit pilek, padahal sebenarnya keduanya berbeda. Perbedaan flu dan pilek biasanya disertai dengan gejala seperti demam, sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan, badan pegal, hingga nafsu makan yang menurun.

Flu termasuk penyakit umum yang mudah menular dengan cara penularan influenza yang bermacam-macam. Masa inkubasinya cukup singkat sehingga Anda bisa langsung mendeteksi gejalanya terutama jika Anda menyadari tubuh Anda dalam kondisi lemah secara sistem imunitasnya. Flu pada penderita Hepatitis B bisa menjadi bahaya ketika menjalar pada rasa sakit di bagian tubuh lainnya.

Pernahkah Anda mengalami sakit gigi bersamaan pada saat terkena influenza? Apa hubungannya flu dan gigi serta mulut? Tentu hal ini membingungkan bagi siapa saja yang menderita sakit gigi saat terkena flu.

Dilansir dari laman kompasiana pada pemeriksaan gigi yang dirasakan nyeri ternyata tidak ditemukan karies (lubang gigi) yang pada umumnya merupakan sumber utama dari sakit gigi. selain itu juga tidak ditemukan gigi yang retak dan peradangan pada gusi (gingivitis).

Gigi nampak utuh, namun terasa sakit nyeri berdenyut-denyut (throbbing pain). Dan lebih parahnya lagi, rasa sakit ini menimpa pada sederetan gigi dan bukan pada sebuah gigi tunggal saja. Jika anda mengalami kondisi seperti yang disebutkan di atas , maka kemungkinan Anda mengalami ’sinus toothache’ (sakit gigi yang disebabkan karena sinusitis).

Sinus adalah rongga pada bagian dalam tulang pipi dan di atas tulang rahang atas (maxilla) yang berhubungan dengan rongga hidung (nasal cavity). Pada kondisi normal, sinus ini terisi oleh udara. Pada saat kita mengalami influenza, allergi oleh serbuk bunga, atau iritasi bahan-bahan kimia, maka sinus ini akan terisi oleh lendir (mucus). Upaya mengeluarkan lendir melalui hidung tak selalu berhasil, sehingga lendir yang menumpuk di situ menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Kondisi inilah yang dinamakan dengan sinusitis.

Kalau melihat pada gambaran rontgen foto, akar dari gigi-geligi geraham atas sangat berdekatan dengan sinus ini. Bahkan tak jarang, ujung akar ini ’menembus’ masuk ke dalam sinus. Pada saat terjadi peradangan sinus (sinusitis) ini, maka gigi geligi geraham ini pun akan terasa sakit berdenyut-denyut.

Sponsors Link

Dokter gigi pun kebingungan, karena pada gigi yang dikeluhkan tak ditemukan kerusakan pada gigi. Tindakan yang perlu dilakukan pada kasus seperti ini adalah melakukan x-ray (rontgen foto). Bila sinus mengalami peradangan (berarti di sana terdapat penumpukan cairan), maka pada citra rontgen foto nampak berwarna putih. Sebaliknya bilamana sinus dalam kondisi normal, maka akan memberikan citra berwarna hitam.

ads

Penanganan sakit gigi karena sinusitis ini tentunya dengan mengobati infeksi pada sinus ini yaitu dengan pemberian antibiotika, decongestan (obat untuk mengeluarkan lendir) dan antihistamin. Bilamana peradangan pada sinus ini dapat disembuhkan, maka sakit pada gigi geraham ini akan hilang dengan sendirinya.

Sinusitis juga bisa terjadi karena gigi keropos pada orang dewasa dan mengalami infeksi. Infeksi ini akan menjalar ke ujung akar (apex) dan selanjutnya masuk ke dalam sinus. Tanda-tanda sinusitis yang akut antara lain, pembengkakan di bawah mata (terasa penuh di bawah mata), sakit kepala, nafas berbau.

Sinusitis merupakan penyakit yang cukup banyak dialami orang, misalnya di Amerika Serikat 15 persen dari penduduknya (31 juta) pernah terjangkit penyakit ini. Selain itu terjadinya sakit pada gigi saat flu juga disebabkan karena antara bagian anggota hidung dan gigi sama-sama dipersyarafi oleh serabut syaraf yang sama, yaitu nervus kranialis trigeminal dan fasialis.

Oleh karena itu, saat ingin membuang ingus haruslah hati-hati lakukan dengan perlahan dan jangan terlalu keras. Jika membuang ingus terlalu keras, maka hal ini bisa menstimulasi juga serabut-serabut syaraf yang juga mempersyarafi gigi. Maka gigi pun bisa terasa nyeri. Sederhananya adalah bukan flu yang secara langsung menyebabkan nyeri gigi, tetapi bagaimana proses membuang ingusnya.

Selain itu sakit gigi juga dapat disebabkan karena terdapatnya lubang pada gigi, penumpukan nanah di dasar gigi akibat infeksi bakteri, penyusutan gusi, gigi retak, abses periodontal, dan lain sebagainya.

Maka dari itulah penting untuk mengunjungi dokter dan melakukan pemeriksaan lanjutan. Karena dokterlah yang mengetahui penyebab pastinya. Dengan begitu penanganan yang tepat dapat di berikan sesuai dengan penyebab pasti yang diketahui.

Lakukanlah tips sederhana berikut untuk mengatasinya:

  • Hindari membuang ingus terlalu keras. Lakukan dengan perlahan.
  • Hindari terpapar alergen (misalnya dingin, serbuk bunga, tugau debu, bulu hewan)
  • Rajin mencuci tangan
  • Perbanyak makanan yang kaya vitamin C, misalnya jambu, jeruk, kecambah, strawberry
  • Perbanyak minum air hangat
  • Jangan merokok
  • Usahakan untuk beristirahat dan selalu dalam keadaan hangat dan nyaman, serta diusakahan agar tidak menularkan penyakitnya kepada orang lain.
  • Makan makanan dengan gizi seimbang, banyak makan sayur dan buah-buahan
  • Jika terdapat demam atau gejala yang berat, maka penderita harus menjalani tirah baring di rumah.
  • Untuk meringankan nyeri kepala atau demam dapat diberikan obat pereda rasa sakit/analgetik seperti asetaminofen atau ibuprofen.
  • Cucilah rongga hidung dengan larutan garam isotonic. Hal tersebut dapat membantu mengeluarkan sekret yang kental.
Sponsors Link

Demikian yang dapat penulis sampaikan pada kesempatan kali ini mengenai dampak infeksi flu terhadap kesehatan gigi dan mulut. Semoga bisa membawa banyak manfaat bagi sobat semua. Kenali terlebih dahulu masalah yang terjadi pada gigi dan mulut anda sebelum mencoba cara yang penulis berikan. Terima kasih dan salam dari penulis.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini