Sponsors Link

Dampak Pemberian MPASI Pada Bayi yang Belum Tumbuh Gigi

Sponsors Link

MPASI adalah makanan pendamping ASI yang dibutuhkan bagi bayi seperti manfaat menyusui secara langsung bagi kesehatan gigi bayi. Biasaya setelah usia bayi menginjak 6 bulan, masa ASI eksklusifnya sudah berakhir dan bayipun mulai diperkenalkan MPASI. Tetapi bagaimana jika kondisi si Kecil belum tumbuh gigi?

ads

Ditambahkannya berbagai jenis makanan baru di dalam menu makan si Kecil, maka akan ada pergerakan dari gigi dan rahangnya sehingga menjadi pengaruh pada tahap pertumbuhan gigi bayi sampai anak anak. Gigi susu biasanya pertama kali tumbuh pada usia 6-10 bulan, yaitu 2 gigi seri tengah (central incisor)

pada rahang bawah. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan spesialisasi dokter gigi pada World Health Assembly tahun 2001 menyatakan ASI eksklusif sudah boleh diakhiri. Tetapi bukan berarti usia 6 bulan menjadi patokan mutlak si Kecil mulai diberikan MPASI.

Menurut Dr. Damayanti R. Sjarif, Dr. SpA (K), patokan untuk pemberian makanan padat pada bayi adalah pada kesiapan oromotor bayi dan sistem pencernaannya serta melakukan cara merawat gigi bayi usia 0 – 24 bulan. Sedangkan tumbuh gigi bukanlah patokan pemberian makanan padat pada bayi.

Hal tersebut karena jika kemampuan oromotor bayi sudah siap, maka gerakan mengunyah dan menelan makanan bisa dilakukan bayi meskipun giginya belum tumbuh sehingga tidak terjadi gigi bayi kuning dan keropos. Jika gigi bayi belum tumbuh sampai umur 9 bulan atau bahkan 1 tahun, bukan tindakan yang bijak jika anda belum juga memperkenalkan MPASI (Makanan Pendamping ASI).

Anda dapat mencobanya dengan menyodorkan sebuah biskuit pada bayi berumur di atas 6 bulan, maka ia akan menggigitnya meski belum memiliki gigi satu pun. Jika anda mencoba meraba gusinya akan terasa keras, itu karena pertumbuhan gigi sebenarnya sudah dimulai sejak bayi berada dalam kandungan. Saat anda hamil, bayi anda sudah mengembangkan tunas gigi yaitu fondasi dari gigi susu yang akan muncul pada waktunya masing-masing.

Jadi jangan salah mengartikan bahwa jika gigi belum tumbuh bayi hanya bisa minum susu saja. Karena jika pemberian MPASI melewati fase kritis pada si Kecil bisa menyebabkan berbagai macam resiko yang akan merugikan bayi untuk jangka panjang. Hal yang perlu diwaspadai jika sampai umur satu tahun gigi bayi anda belum tumbuh juga, ada baiknya anda konsultasikan pada dokter spesialis anak anda.

  • Berikut ini ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan ketika akan memberi MPASI pada si kecil:

1. Anak yang sudah menginjak usia 6 bulan keatas, sistem pencernaan dan ginjalnya sudah lebih siap menerima makanan yang lebih kompleks selain susu. Jika MPASI diberikan saat anak berusia kurang dari 6 bulan, maka sistem pencernaan akan bekerja lebih keras untuk mengolah makanan selain susu. Selain itu, tubuh si kecil sudah mulai memproduksi enzim amilase untuk mencerna karbohidrat yang lebih kompleks.

2. Jika si kecil sudah dapat duduk di high chair / kursi khusus anak untuk makan.

3. Si kecil sudah bisa duduk tegak dan menegakkan kepalanya. Pada tahap ini koordinasi saraf dan otot pada bayi telah cukup berkembang, sehingga anak dapat menahan kepalanya tetap tegak dan untuk makan melalui sendok. Umunya pada usia 4-5 bulan anak sudah dapat duduk tegak dan menegakkan kepalanya. Hal ini sangat penting karena untuk menelan makanan, lehernya harus sudah bisa lurus.

Sponsors Link

4. Anak yang sudah mulai tertarik dengan makanan yang Anda makan. Jika si Kecil mulai memandangi atau menerima suapan, maka si Kecil siap menerima MPASI. Karena itulah banyak bayi yang merengek minta mencicipi apa yang dimakan orang di dekatnya.

5. Bayi yang sudah bisa membuka mulut lebar-lebar bila didekatkan dengan sendok. Cobalah mengetesnya dengan mendekatkan mulut si Kecil dengan sendok. Bila anak membuka mulutnya lebar, maka ia sudah siap menerima MPASI. Biasanya bayi usia 6 bulan ingin mengikuti tingkah orang tuanya.

ads

6. Adanya perubahan pola makan dan pola tidur. Jika si kecil sudah siap menerima MPASI, ia akan membutuhkan asupan makanan lebih banyak daripada biasanya. Jadi, pola makan dan pola tidurnya akan berbeda.

  • Tips untuk membuat makanan bayi 8 bulan atau lebih yang belum tumbuh gigi adalah:

1. Membuat makanan semi padat tapi jangan terlalu keras. Makanan tersebut harus mudah dicerna kan, ya. Karena di bayi belum sempurna mengunyah karena belum ada giginya, kita bantu mengunyahkan dari luar. Maksudnya, makanannya dibuat lunak.

2. Makanan yang mudah lumer di dalam mulut. Boleh aja tuh memberi biskuit. Saat menggigit, ada rangsangan yang diberikan kepada gusinya namun juga nggak terlalu keras.

3. Buah-buahan dengan kaya rasa, seperti pisang, pepaya, semangka yang dilumat kasar. Sudah tidak disaring lagi.

4. Mengombinasikan beberapa bahan makanan untuk mengenalkan anak dengan beragam cita rasa.

Jadi bagi bayi yang belum tumbuh tumbuh gigi sekalipun boleh diberikan MPASI. Tetapi harus tetap diprhatikan. Jika si Kecil sudah memperlihatkan beberapa tanda-tanda yang telah dijelaskan di atas, maka si Kecil siap untuk dikenalkan MPASI.

Perlu diingatkan bahwa waktu yang paling tepat dalam pemberian MPASI pada si Kecil adalah ketika anak memang sudah siap untuk menerima MPASI, bukan karena sudah tumbuhnya gigi.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini