Sponsors Link

Dampak Penggunaan Sikat Gigi Elektrik terhadap Kesehatan Gigi

Sponsors Link

Salah satu cara menjaga kesehatan yang cukup mudah untuk dilakukan adalah dengan menyikat gigi dengan rutin setiap hari. Untuk melakukannya, kita tentu membutuhkan peralatan-peralatan layaknya sikat gigi hingga pasta gigi. Kebanyakan orang biasanya akan memakai sikat gigi yang konvensional dan digerakkan oleh tenaga tangan dan melakukan cara sikat gigi sesuai anjuran ahli gigi.

ads

Namun, saat ini sudah bisa ditemui sikat gigi elektrik yang memiliki gerakan-gerakan khusus yang diklaim mampu membuat penyikatan gigi dilakukan dengan teknik yang tepat dan ebrmanfaat luas seperti untuk cara membersihkan gigi dan mulut pada penderita stroke. Sebenarnya, apakah benar sikat gigi elektrik memang bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan gigi dan mulut?

Pakar kesehatan Tariq Idrees menyebutkan jika sikat gigi elektrik ternyata tidak bisa benar-benar membuat kita menjaga kebersihan gigi sehari-hari seperti menjalankan tipe prosedur kosmetik dalam kedokteran gigi sesuai kebutuhan. Bahkan, banyak pakar kesehatan gigi yang menyebut sikat gigi elektrik sebagai alat yang sia-sia.

Menurut dr. Tariq, sikat gigi elektrik memang menawarkan kepraktisan bagi penggunanya mengingat hanya dengan menekan tombol, sikat yang sudah ditempelkan pada permukaan gigi ini bisa segera bergerak untuk membersihkan gigi bahkan untuk penderita gummy smile. Sayangnya, banyak orang yang masih mempergunakan sikat gigi ini dengan cara yang kurang benar, yakni dengan memakai tekanan yang terlalu keras. Alhasil, kotoran atau sisa makanan pada gigi justru tidak bisa dibersihkan dengan sempurna.

Sikat gigi elektrik sendiri sebenarnya sangat direkomendasikan bagi para penderita masalah gigi sensitif mengingat dengan pemakaian yang tepat misalnya pada pasien dengan incognito braces, yakni dengan mengikuti alur gerakan sikat gigi elektrik,

maka gigi pun akan terhindar dari masalah yang kerap terjadi jika kita melakukan penyikatan biasa yang cenderung keras dan bisa membuat kerusakan pada email atau lapisan terluar gigi menjadi bisa diminimalisir. Namun, bagi mereka yang memiliki gigi yang normal, ada baiknya menggunakan sikat gigi biasa asalkan memakai teknik penyikatan gigi yang benar dan aman.

Penggunaan sikat gigi elektrik selama ini dinilai lebih efektif untuk mengurangi plak. Namun badan pengawas obat dan makanan di Amerika Serikat, Food and Drug Administration (FDA) memeringatkan bahaya dari sikat gigi jenis itu. Beberapa pengguna sikat gigi bertenaga baterai ini melaporkan, kerusakan sikat gigi elektrik telah menyebabkan beberapa gigi pengguna patah atau masuk ke tenggorokan, bahkan ada pula yang mengenai matanya.

Informasi ini sangat penting diketahui para konsumen untuk menghindari risiko tersebut. Sumaya Ali dari FDA menyebutkan ada laporan dari pengguna, bahwa sikat giginya rusak karena menggunakan dengan kecepatan tinggi. Akibatnya merusak beberapa giginya dan menyebabkan  penggunanya tersedak.

Sementara itu, Susan Runner, Kepala Divisi Pelayanan Gigi FDA mengatakan, bahwa penggunaan sikat gigi elektrik memang bisa sangat berbahaya, terutama bila digunakan oleh anak-anak. Karenanya perlu diawasi untuk menghindari risiko tersebut.

Sponsors Link

Beberapa laporan juga menyebutkan, bahwa sikat gigi elektrik telah menyebabkan luka pada bibir anak-anak, luka bakar dan bulu-bulu dari sikat gigi tersebut ada pula yang bersarang di amandel anak. FDA memeringatkan konsumen untuk berhati-hati dalam menggunakan sikat gigi elektrik untuk mengurangi risiko cedera. Caranya dengan mengganti kepala sikat setiap tiga bulan atau saat mulai longgar.

Tak hanya itu, konsumen juga diminta memerhatikan lebih seksama saat membeli atau sebelum menggunakan sikat gigi elektrik untuk mengetahui ada tidaknya kecacatan produk tersebut. Kelebihan Penggunaan Sikat Gigi Elektrik :

1. Cocok Untuk Anak-Anak dan Orang yang Memiliki Keterbatasan Gerak

Dengan sikat gigi elektrik, semua yang perlu Anda lakukan adalah posisikan sikat pada sudut 45º dan biarkan sikat bekerja dengan sendirinya. Sikat gigi elektrik dapat menjadi alat yang memudahkan rutinitas harian bagi orang-orang yang memiliki kesulitan menggunakan tangan mereka, misalnya untuk golongan manula dan mereka yang memiliki arthritis.

ads

Terlebih lagi, anak-anak yang rentan rewel dan malas menggosok gigi bisa Anda “rayu” untuk menggunakan sikat gigi elektrik. Kebanyakan anak jarang menyikat gigi hanya karena alasan malas atau tidak ingin. Sikat gigi elektrik menyediakan kemudahan dan sesi gosok gigi yang menyenangkan tanpa harus membuang banyak tenaga. Berlaku juga untuk Anda yang malas, lho!

2. Efektif Mengurangi Plak dan Gingivitis

Dibandingkan dengan sikat gigi biasa, sikat gigi elektrik terbukti ampuh mengurangi plak 21 persen lebih banyak dan menurunkan risiko gingivitis (radang gusi) hingga 11 persen — sekaligus meningkatkan kesehatan gusi — setelah 3 bulan penggunaan rutin terutama jika menggunakan sikat gigi elektrik yang menggunakan fitur rotation oscillation (bulu sikat berputar sekaligus bolak-balik).

3. Ada Timer dan Tidak Perlu Menggosok Terlalu Keras Agar Lebih Bersih

Jika Anda cenderung menyikat gigi terlalu keras, risikonya gigi akan mudah rusak. Maka dari itu, sikat gigi elektrik akan memudahkan Anda untuk mengatur kelembutan tekanan pada gusi dan gigi, sekaligus juga membersihkan di waktu yang bersamaan.

Kekurangan Penggunaan Sikat Gigi Elektrik

1. Biaya yang Cukup Menguras Kantong

Untuk mendapatkan sikat gigi elektrik, Anda diharuskan untuk merogoh kocek lebih dalam lagi, dibandingkan dengan sikat gigi manual. Kepala sikat gigi elektrik juga perlu diganti sesering mungkin, sama seperti sikat gigi manual.Sayangnya, banyak dari kepala sikat gigi elektrik cadangan ini dijual terpisah. Bersiaplah untuk menyediakan biaya tambahan.

2. Tidak Praktis

Sikat gigi elektrik cenderung memiliki ukuran yang lebih besar, membuat mereka sulit untuk disimpan dalam tas atau koper saat bepergian. Selain itu, Anda juga perlu menyediakan baterai cadangan darurat dan tidak boleh lupa membawa charger kemana pun Anda pergi membawa sikat gigi Anda. Di rumah, Anda harus terlebih dulu mengisi baterai sikat sebelum bisa menggunakannya, atau justru sikat gigi Anda bukan merupakan versi wireless dan mengharuskan Anda untuk mencolokkannya pada colokan listrik terdekat.

3. Meningkatkan Jumlah Bakteri dalam Darah

Beberapa studi menemukan bahwa menggunakan sikat gigi elektrik dapat meningkatkan jumlah bakteri dalam aliran darah, melebihi sikat gigi manual. Tentu saja, hal ini tidak akan menimbulkan risiko bagi orang-orang yang sehat dan memiliki kekebalan tubuh prima.

Tapi, bisa meningkatkan kemungkinan risiko memperoleh infeksi berpotensi bahaya pada jantung untuk orang-orang yang memiliki kondisi jantung tertentu. Tak hanya itu, konsumen juga diminta memerhatikan lebih seksama saat membeli atau sebelum menggunakan sikat gigi elektrik untuk mengetahui ada tidaknya kecacatan produk tersebut.

Demikian yang dapat disampaikan penulis, semoga menjadi wawasan yang berkualitas untuk anda. Terima kasih. Salam.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini