Sponsors Link

Dilaserasi : Penyebab, Gejala, Efek Samping, dan Pengobatan

Sponsors Link

Dilaserasi adalah salah satu kondisi dimana ada kelainan atau penyimpangan pada struktur gigi, terutama pada bagian mahkota atau akar. Kelainan ini menjadikan perubahan berupa lengkungan yang tajam. Kondisi ini bisa menyerang siapa saja dan akan mempengaruhi kondisi kesehatan ketika gigi dicabut, karena lengkungannya yang terlalu tajam dan tidak beraturan.

ads

Faktor Penyebab

Penyebab dari kondisi ini dikarenakan banyak faktor. Berikut ini beberapa penyebab dari dilaserasi yang bisa terjadi.

  1. Trauma fisik dan psikis

Biasanya anak-anak dalam masa perkembangan (balita) yang mengalami trauma, baik secara fisik maupun psikis bisa mengalami pergeseran mahkota atau akar gigi. Kondisi ini bisa terjadi secara bertahap dan bisa menyebabkan penyakit tersebut. Trauma yang dimaksud misalnya adalah terjatuh saat olahraga, atau terbentur sesuatu di bagian bibir.

  1. Kista

Penyebab karena kista memang jarang terjadi. Namun kista atau tumor yang terjadi di sekitar rongga mulut atau gusi bisa menyebabkan kondisi ini. Apalagi jika kondisi ini terjadi di saluran akar gigi. Maka gigi posisinya bisa bergeser atau bergerak dan menyebabkan kondisi tersebut.

  1. Infeksi saluran akar

Infeksi saluran akar juga bisa menjadi penyebab dari dilaserasi. Kondisi ini bisa disebabkan oleh luka pada saluran akar sehingga memunculkan suatu infeksi yang perlu untuk segera diatasi dengan baik.

  1. Kelainan laring oskopi

Laring oskopu merupakan salah satu prosedur untuk memeriksa tenggorokan atau pita suara. Kelainan pada laring juga bisa mempengaruhi kesehatan akar gigi dan juga mekanisme pertumbuhan gigi.

  1. Pembentukan benih ektopik

Pembentukan benih ektopik yang tidak normal bisa menyebabkan kondisi gangguan ini, terutama pada anak-anak yang sudah mulai tumbuh gigi.

  1. Transplantasi gigi

Transplantasi Macam Macam Gigi harus dilakukan dengan benar. Jika tidak, maka akar gigi bisa memiliki struktur yang kurang benar dan memicu gangguan pada pertumbuhan gigi.

Sponsors Link

  1. Congenital inchtyosis

Gangguan ini adalah gangguan langka yang diturunkan atau diwariskan dari gen atau faktor keturunan. Efeknya bisa menyebabkan kelainan pada akar gigi sehingga menyebabkan pertumbuhan gigi menjadi tidak normal.

  1. Sindrom smith magenis

Sindrom ini adalah salah satu Jenis Jenis Penyakit Mulut yang juga langka. Sindrom ini menyebbakan banyak gangguan, misalnya kelainan bentuk wajah, kesulitan berbicara, dan juga bentuk gigi yang abnormal.

ads
  1. Axenteld Rieger syndrome

Sindrom ini adalah salah satu sindrom yang menyebabkan masalah pada mata dan juga bagian tubuh lain. Salah satunya adalah benih gigi dan jaringan akar gigi yang lebih kecil dari ukuran normal.

  1. Herediter

Penyebab lain dari gangguan ini adalah munculnya herediter, yang merupakan penyakit keturunan yang mneyebabkan gigi mengalami gangguan pertumbuhan sejak kecil.

  1. Keadaan gusi

Keadaan gusi juga bisa mempengaruhi kesehatan dan pertumbuhan gigi. Jika gusi memiliki bentuk yang abnormal atau telah mengalami trauma sebelumnya, maka saluran akar gigi juga bisa terpengaruh menjadi abnormal juga.

Gejala

Gejala dari dilaserasi yang paling mudah dilihat secara fisik antara lain sebagai berikut:

  • Bentuk gigi yang bengkok
  • Ada lengkungan acak pada gigi, baik itu di leher gigi, mahkota gigi, atau di akar gigi
  • Sudut atas gigi runcing
  • Tatanan gigi tidak rata atau tidak sejajar antara satu dengan yang lainnta

Efek Samping

Gangguan ini biasanya terjadi pada masa anak-anak, karena pada masa itulah pertumbuhan gigi terjadi. Jika kondisi ini terjadi, maka beberapa efek samping yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Anak akan memiliki masalah saat mengunyah makanan sehingga nutrisi tidak sempurna masuk ke dalam tubuh
  • Memiliki masalah saat berbicara
  • Bentuk gigi yang tidak simetris akan menurunkan tingkat kepercayaan diri
  • Fungsi rahang mengalami penurunan fungsi karena bentuknya menjadi asimetris
  • Gusi memiliki kondisi kesehatan yang rendah sehingga mudah bengkak dan berdarah. Kondisi ini juga bisa menjadi Penyebab Sariawan yang terjadi pada anak.
  • Pertumbuhan gigi akan terus mengalami gangguan

Pengobatan

Kondisi ini tentunya tidak diinginkan terjadi kepada anak-anak. Selain itu, efek samping yang ada juga perlu diminimalisir atau bahkan dihilangkan dengan pengobatan yang tepat. Berikut ini beberapa cara pengobatan yang bisa dilakukan.

Sponsors Link

  • Pemeriksaan awal perlu dilakukan untuk melihat struktur gigi secara keseluruhan
  • Pengobatan akan dilakukan dengan alternatif pengobatan radiografik. Radiografik ini dilakukan untuk mengambil gambar kondisi gigi dari berbagai sudut sesuai dengan tahapan pemeriksaan yang perlu dilakukan. Kemudian dari hasil analisis tersebut akan ditentukan waktu yang tepat untuk melakukan perawatan akar gigi dan pencabutan gigi, serta Cara Mencabut Gigi Geraham yang benar dari dokter gigi yang bersangkutan.
  • Jika terbukti saluran akan mengalami gangguan, maka jaringan pulpa yang terinfeksi perlu diangkat agar tidak menginfeksi jaringan lain di sekitarnya. Setelah itu saluran akar akan diisi dengan penadat. Tujuannya adalah agar terhindar dari gangguan yang lebih parah di kemudian hari dan mencegah infeksi terjadi di kemudian hari.

Demikianlah penjelasan mengenai dilaserasi lengkap beserta penyebab, gejala, efek samping, dan pengobatannya. Jika anak Anda mengalami hal tersebut dan menunjukkan gejala yang sudah djelaskan di atas, segera periksakan ke dokter gigi agar bisa mendapatkan perawatan yang tepat. Selain itu ketahui juga Makanan yang Dapat Merusak Gigi Anak agar anak bisa lebih peduli dengan kesehatan gigi dan rongga mulutnya. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini