Sponsors Link

5 Efek Samping Bridge Gigi yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Menggunakan gigi palsu mungkin sudah menjadi cara dan solusi terbaik untuk mengatasi gigi yang lepas. Biasanya gigi akan dibuat semirip mungkin dengan gigi aslinya. Hal tersebut untuk mempermudah pemiliknya dalam melakukan aktivitas gigi misalnya saja ketika digunakan untuk mengunyah makanan, memperbaiki bunyi kata-kata yang kidal atau kurang jelas, atau bahkan untuk memperbaiki estetika wajah. Namun, hal ini juga menimbulkan efek samping penggunaan gigi palsu.

ads

Pada dasarnya penggunaan gigi palsu dibedakan menjadi dua, yaitu macam-macam gigi palsu permanen dan gigi palsu lepasan. Umumnya macam-macam gigi palsu permanen digunakan apabila kerusakan gigi tidak terlalu banyak dan terjadi di usia yang masih cukup belia mislanya saja seperti kecelakaan, gigi keropos pada orang dewasa, akibat kurangnya zat gizi pada gigi, ataupun bisa juga dari faktor kurangnya menjaga kebersihan gigi. Apabila kerusakannya sudah terlanjur parah. Maka penggunaan bridge gigi menjadi salah satu cara yang paling tepat untuk menggantikan fungsi dari gigi asli.

Efek Samping Bridge Gigi

Bridge gigi biasanya digunakan untuk menggantikan gigi asli yang mengalami kerusakan lebih dari satu gigi. Bridge juga diartikan sebagai jembatan penghubung yang diletakan di celah gigi yang lepas. Dimana gigi akan dibuat secara permanen dengan melekatkan gigi palsu ke area gigi permanen. Nantinya gigi akan disisipkan dengan pemasangan mahkota di atasnya. Dimana letaknya di samping ruang antar gigi asli.

Umumnya efek samping gigi bridge bridge banyak dipilih karena harganya yang tidak terlalu mahal. Selain itu, pemasangan gigi palsu jenis ini juga lebih mudah dibandingkan dengan pemasangan gigi palsu jenis lain. Dimana tidak memerlukan pembedahan yang terkadang ditakuti bagi sebagai orang. Namun, di samping kelebihannya. Ternyata ada dampak yang harus anda ketahui dari penggunaan gigi palsu jenis bridge. Berikut adalah efek samping bridge gigi:

  1. Infeksi

Efek samping pemasangan bridge gigi dapat menyebabkan timbulnya infeksi di area sekitar gigi yang dilakukan pemasangan. Biasanya infeksi terjadi karena adanya peradangan di area sekitar gigi yang menolak pemasangan bridge. Jika hal tersebut tidak ditangani secara serius, maka dampak lain pun juga akan terjadi misalnya saja gigi akan mengalami pembusukan yang bisa menyebabkan infeksi saluran gigi lebih lanjut. Untuk itu, setiap penggunanya harus rutin menjaga kesehatan gigi dengan cara merawat gigi palsu.

  1. Timbulnya Rasa Nyeri

Pemasangan bridge gigi juga akan menimbulkan rasa nyeri di awal penggunaannya. Dimana terdapat penekanan pada area gigi yang selama ini tidak dilakukan. Penekan tersebut biasanya hanya berlangsung dalam kurun waktu yang lebih pendek. Namun, apabila rasa nyerinya sangat mengganggu. Maka pilihan untuk mengkonsumsi obat nyeri gigi bisa anda lakukan untuk mengurangi rasa sakitnya. Hal ini sama dengan efek samping gigi crown.

Sponsors Link

  1. Tidak Nyaman

Efek samping dari penggunaan gigi bridge adalah timbulnya rasa tidak nyaman. Biasanya gigi akan terasa terjanggal sehingga tidak enak saat digunakan untuk mengunyah makanan atau saat digunakan untuk berbicara. Sudah dapat diketahui jika penggunaan gigi palsu menimbulkan rasa tidak nyaman. Namun hal tersebut hanya berlaku di awal penggunaannya saja. Apabila sudah terbiasa maka dengan sendirinya gigi akan bisa menyatu dengan gigi lainnya. Hal ini sama dengan efek samping gigi implan.

  1. Bridge yang Mudah Lepas

Meskipun memiliki fungsi untuk menggantikan peran gigi asli, pemasangan bridge gigi juga bukan tanpa efek samping. Dimana kekuatan bridge bisa saja berkurang akibat salahnya pemasangan gigi yang dilakukan. Biasanya gigi gridge akan lepas saat digunakan untuk menggigit atau mengunyah makanan dalam tekstur yang lebih kerasa atau lengket. Sehingga sangat disarankan di awal pemasangan gigi palsu jenis ini, pengguna sebaiknya memperhatikan makanan yang mereka konsumsi dan memilih makanan untuk pemakai behel pemula.

  1. Dapat Tertelan

Pemasangan gigi bridge tergantung dari lem gigi yang digunakan. Saat anda memilih kualitas gigi bridge terbaik, mungkin efek samping gigi bridge lepas atau copot bisa diminimalisir. Namun, apabila anda memilih kualitas gigi palsu yang bagus bridge yang sedang mungkin lem yang digunakan pun juga memiliki kekuatan yang kurang.

ads

Apabila mutu lem dan semen gigi yang digunakan tidak terlalu baik, sedangkan gigi di sebelahnya juga mengalami kondisi kerusakan yang tidak memungkinkan untuk menahan jembatan pemasangan bridge. Maka kemungkinan gigi akan tertelan bisa saja anda alami. Untuk itu, pengguna  bridge gigi maka sebaiknya melakukan pengecekan secara berkala agar resiko dan efek samping seperti ini tidak terjadi. Hal ini juga bermanfaat untuk mencegah efek samping gigi tanam yang menyebabkan beberapa masalah lainnya.

Penggunaan bridge gigi memang dapat digunakan untuk mengganti fungsi gigi asli. Dimana selain memiliki harga yang lebih terjangkau, gigi palsu jenis bridge umumnya lebih banyak dipilih karena pemasangannya yang tanpa operasi. Sehingga tidak banyak pasien yang ketakutan akan pemasangan gigi jenis ini. Namun di samping memiliki kelebihan. Ternyata efek samping juga dapat terjadi atas penggunaan gigi jenis ini. Semoga informasi mengenai efek samping gigi bridge di atas bisa anda ketahui sebelum pemasangan bridge di lakukan.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini