Sponsors Link

5 Efek Samping Gigi Berantakan yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Apakah Anda termasuk salah satu orang yang memiliki susunan gigi berantakan? Gigi berantakan merupakan salah satu kondisi abnormal yang disebabkan oleh susunan gigi yang tidak pada tempatnya. Selain menjadi permasalahan pada organ mulut, susunan gigi yang berantakan juga menyebabkan berbagai masalah lain. Seperti kesulitan untuk mengunyah, adanya rasa sakit akibat gesekan antar gigi, dan bahkan bisa menurunkan kepercayaan diri pemiliknya.

ads

Dalam kondisi normal, anotomi gigi manusia berjumlah 32 buah gigi, yaitu 16 buah gigi bagian atas dan 16 buah gigi bagian bawah. Dimana gigi tersebut dalam kondisi yang rapi tanpa adanya gigi bertumpuk atau bertumpang tindih antar gigi yang satu dengan gigi lainnya. Namun, harapan untuk memiliki gigi yang sempurna. Nampaknya tidak bisa dimiliki oleh semua orang. Ada kalanya gigi yang menjadi penunjang penampilan justru menurunkan rasa percaya diri yang mereka miliki.

Memiliki susunan gigi berantakan tentu tidak seperti ketika anda memiliki gigi sempurna dengan susunan yang rapi. Ada beberapa efek samping yang mungkin akan anda alami. Tidak sedikit dari mereka yang mengalami permasalahan gigi berantakan memutuskan untuk menggunakan behel atau kawat gigi (ketahui manfaat gigi behel).

Efek Samping Gigi Berantakan

Permasalahan gigi berantakan, bukanlah permasalahan baru yang bisa dialami bagi siapa saja. Secara umum, penyebab gigi berantakan disebabkan oleh dua jenis faktor yang berbeda, yaitu faktor dari dalam seperti keturunan (genetik) dan faktor dari luar seperti kebiasaan mengunyah dengan gusi, kebiasaan menggisap jari, dan lain sebagainya. Namun di samping penyebabnya yang beraneka ragam. Gigi berantakan juga memiliki efek samping bagi pemiliknya. Berikut efek samping gigi berantakan yang mungkin akan dialami:

  1. Gusi Sering Berdarah

Pada dasarnya, gigi berantakan dapat menimbulkan dampak yang kurang baik bagi kesehatan pemiliknya. Dimana gigi yang seharusnya berfungsi dengan baik sebagai alat untuk mengunyah makanan justru menimbukan efek samping bagi kesehatan organ di sekitarnya. Saat gigi tumbuh tidak pada tempatnya, terkadang gigi akan menusuk atau bersesalan dengan bagian gigi lainnya. Hal inilah yang nantinya bisa menyebabkan adanya luka pada gusi.

Bukan hanya itu saja, saat gigi digunakan untuk mengunyah makanan tertentu. Biasanya gigi akan lebih cepat meluka bagian lain. Hal ini bisa menimbulkan permasalahan seperti penyebab gusi berdarah tiba-tiba, penyebab gusi berdarah terus menerus dan lainnya. Jika hal tersebut terus berlangsung, maka dapat dikuatirkan organ sekitar gigi dan gusi akan mengalami infeksi sehingga menimbulkan bahaya bagi kesehatan yang lebih fatal.

  1. Memicu Timbulnya Plak Gigi

Timbulnya plak disebabkan adanya penumpukan sisa makanan yang tidak dibersihkan secara sempurna. Jika pada kondisi normal, gigi dapat dibersihkan secara menyeluruh hingga bagian yang sulit terjangkau sekalipun. Nampaknya hal tersebut tidak berlaku untuk gigi yang mengalami susunan berantakan. Dimana sisa makanan akan lebih mudah terselip dan tersembunyi di antara susunan gigi. Hal inilah yang bisa memicu timbulnya plak gigi yang lebih mudah. Namun anda bisa mengambil solusi terbaik dengan cara menghilangkan plak pada gigi.

Sponsors Link

  1. Kesulitan Mengunyah Makanan

Bukan hanya menimbulkan masalah di sekitar gusi dan mulut. Melainkan gigi berantakan juga dapat menimbulkan permasalahan baru bagi pemiliknya. Dimana gigi berantakan tentu tidak bisa berfungsi secara optimal seperti layaknya gigi normal lainnya. Masalh seperti kesulitan mengunyah makanan tertentu mungkin akan terjadi di kehidupan anda sehari-hari.

Dimana saat gigi digunakan untuk mengunyah makanan tertentu, seperti makanan yang memiliki tekstur keras, lengket dan sebagainya. Maka gigi tidak bisa bekerja secara sempurna. Bahkan tidak jarang gigi berantakan menimbulkan rasa sakit atau ngilu akibat pengunyahan makanan yang terlalu berat. Anda bisa memilih jenis makanan untuk pemakai behel pemula.

  1. Peradangan Gusi

Memiliki gigi berantakan memang sangat mengkuatirkan, dimana akan banyak sekali masalah lain yang justru dapat merusak kesehatan gigi anda. Bukan hanya gigi, melainkan dapat mempengaruhi kesehatan area gusi anda. Pada dasarnya susunan gigi yang berantakan justru akan lebih cepat menimbulkan luka di area sekitarnya. Gesekan antar gigi inilah yang nantinya akan menyebabkan peradangan di are sekitar gusi atau bahkan sekitar mulut sehingga pemiliknya akan lebih sering mengalami sariawan.

Peradangan gusi mungkin tidak sepenuhnya disebabkan oleh susunan gigi berantakan. Namun adanya Molukasi gigi dipercaya menjadi penyebab gigi bengkak pada anak yang paling umum dirasakan bagi pemilik gigi berantakan. Molukasi ialah kondisi dimana gigi bagian atas bertabrakan dengan area gigi bagian bawah. Hal inilah yang menjadi penyebab gigi berantakan yang sering menimbulkan rasa sakit saat digunakan untuk mengunyah makanan.

Sponsors Link

  1. Menimbulkan Bau Mulut

Secara umum penyabab bau mulut di pagi hari disebabkan oleh kebersihan gigi yang kurang terjaga. Namun, nampaknya masalah ini juga bisa dipicu akibat gigi berantakan yang anda miliki. Susunan gigi berantakan akan lebih sulit untuk dibersihkan secara menyeluruh. Hal inilah yang menyebabkan kuman dan bakteri penyebab bau mulut akan lebih cepat berkembang dan bersarang di area sekitar gigi. Untuk itu, anda bisa mencari solusinya dengan cara mencegah bau mulut.

Memiliki gigi berantakan memang sangat mengganggu bagi pemiliknya. Selain menimbulkan efek samping gigi berantakan, susunan gigi abnormal ini juga dapat mempengaruhi rasa percaya diri pemiliknya.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi