Sponsors Link

5 Efek Samping Gigi Dicabut yang Wajib Diketahui Sebelum Dicabut

Sponsors Link

Pencabutan gigi secara manual atau dengan cara ekstraksi gigi tetap akan memberikan  dampak seperti efek samping cabut gigi depan atas. Menggunakan ekstraksi gigi adalah prosedur di mana satu atau lebih gigi diangkat melalui operasi. Ekstraksi gigi mungkin diperlukan dalam kasus dimana gigi terlalu rusak akibat penyakit atau cedera yang harus diperbaiki. Pencabutan juga diperlukan untuk penyelarasan gigi yang tepat, terutama pada pasien yang membutuhkan kawat gigi.

ads

Pencabutan sederhana, atau pencabutan yang dilakukan pada gigi yang terlihat di mulut, akan dilakukan oleh dokter gigi atau secara manual oleh anda sendiri. Ekstraksi bedah, atau ekstraksi yang dilakukan pada gigi yang belum tumbuh di atas garis gusi atau telah putus di bawah garis gusi, dilakukan oleh ahli bedah mulut. Beberapa efek samping dapat terjadi dengan ekstraksi gigi atau pencabutan gigi seperti efek gigi gingsul di cabut atau efek samping cabut gigi geraham atas.

1. Nyeri Rahang

Salah satu kemungkinan efek samping dari cabut gigi adalah nyeri sendi rahang. Beberapa pasien mungkin mengalami kesulitan membuka mulut mereka lebar-lebar, atau mereka mungkin mengalami nyeri pada sendi rahang saat mengunyah. Nyeri sendi rahang dapat terjadi akibat pembengkakan pada otot rahang akibat suntikan analgesik, agar mulut tetap terbuka lebar selama prosedur atau dari mendorong atau menekan rahang selama prosedur pencabutan berlangsung. Dalam kebanyakan kasus, nyeri sendi rahang mereda dengan sendirinya.

2. Kerusakan saraf

Beberapa pasien mungkin mengalami mati rasa cukuplama di bibir bawah atau dagu setelah prosedur pencabutan gigi. Mati rasa ini mungkin terjadi karena kerusakan saraf yang dilakukan selama pencabutan gigi dan merupakan salah satu efek samping cabut akar gigi. Kerusakan saraf ini mungkin memakan waktu tiga sampai enam bulan untuk sembuh. Dalam kasus yang jarang terjadi, mati rasa bisa jadi permanen.

3. Bekuan Darah

Adanya pembekuan darah adalah kemungkinan efek samping dari pencabutan gigi. Bekuan darah akan terjadi saat bekuan darah gagal terbentuk di lubang atau terlepas dari lubang yang ditinggalkan oleh pencabutan gigi. Pembentukan bekuan darah berikut alat bantu pengangkatan gigi pada waktu pemulihan yang lebih cepat dan sedikit rasa sakit. Dalam kasus adanya bekuan darah, tidak adanya darah menyebabkan rasa sakit parah di daerah pencabutan gigi. Pasien mungkin juga memperhatikan bau atau rasa tidak enak di mulut mereka. Luka ini harus ditutup dengan penanganan medis oleh dokter gigi untuk menyembuhkannya.

4. Retakan Rahang

Fraktur rahang adalah kemungkinan efek samping dari pencabutan gigi. Fraktur rahang bisa disebabkan oleh tekanan pada rahang saat melakukan pencabutan. Fraktur lebih sering terjadi pada pasien yang lebih tua dan pasien yang menderita osteoporosis, atau penipisan jaringan tulang.

Sponsors Link

5. Reaksi Infeksi

Infeksi dapat terjadi setelah pencabutan gigi. Infeksi dapat disebabkan oleh bakteri atau partikel makanan yang terjebak di dalam lubang yang ditinggalkan oleh pencabutan gigi seperti salah satu efek gigi goyang yang dicabut dengan benang. Tanda-tanda infeksi meliputi demam, nyeri yang meningkat di mulut atau rahang, peningkatan pembengkakan di sekitar lokasi ekstraksi, atau pengeringan atau pendarahan dari lokasi ekstraksi. Infeksi diobati dengan antibiotik.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai efek samping gigi dicabut yang harus anda perhatikan dan menjadi salah satu topik yang musti di bahas dengan benar setelah melakukan prosedur pencabutan gigi baik secara manual maupun dengan tindakan medis.

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini