Sponsors Link

7 Efek Samping Operasi Gigi Belakang – Gejala – Pengobatan

Sponsors Link

Gigi belakang atau yang biasa disebut dengan gigi geraham bungsu merupakan bagian gigi yang tumbuh paling akhir diantara gigi-gigi lainnya. Karena tumbuhnya paling akhir, tidak sedikit yang merasakan jika pertumbuhan gigi geraham bungsu menimbulkan berbagai masalah, seperti gigi geraham bungsu tumbuh sakit, gigi geraham bungsu atas tumbuh tidur, atau bisa juga karena gigi geraham yang tumbuh dan mendesak area gigi di sekitarnya.

ads

Jika gigi bungsu menusuk pipi menimbulkan rasa tidak nyaman atau bahkan rasa sakit yang luar biasa. Biasanya seseorang akan melakukan tindakan dengan operasi bedah gigi geraham. Di samping untuk memperbaiki struktur gigi geraham agar menempati ruang yang sebenarnya. Tindakan operasi gigi ini juga menimbulkan beberapa efek samping. Berikut efek samping operasi gigi belakang:

  1. Pembengkakan Gusi

Efek operasi gigi bungsu yang paling sering dialami adalah terjadinya pembengkakan di area sekitar gusi yang baru dicabut. Bahkan pembengkakan bisa sampai ke pipi, rahang dan bagian mulut lainnya. Hal ini sangat wajar mengingat tindakan pembedahan melihatkan saraf gigi sehingga menimbulkan adanya bagian gusi yang bengkak. Untuk mengurangi bengkak di bagian gusi, anda bisa mengkompres bagian tersebut.

  1. Kerusakan Pada Saraf Gigi

Tindakan operasi gigi belakang seringkali menimbulkan efek samping pada sejumlah orang. Hal tersebut dikarenakan ada bagian gigi yang harus dihilangkan atau dicabut agar gigi belakang tidak menimbulkan rasa sakit, misalnya saja seperti kerusakan pada saraf gigi. Karena gigi impaksi sering terjadi di bagian gigi geraham bungsu yang memiliki banyak pembuluh saraf di dalamnnya. Bukan tidak mungkin jika tindakan operasi ini menimbulkan kerusakan di dalamnya.

  1. Munculnya Kista atau Tumor Gigi

Kista gigi atau tumor gigi sering terjadi akibat infeksi yang terus merusak jaringan di dalamnya. Biasanya tumor akan menimbulkan benjolan pada gusi gigi geraham di bagian rahang gigi yang membuat penderitanya kesulitan untuk mengunyah makanan atau berbicara. Jika hal tersebut terjadi, maka tindakan dokter harus segera dilakukan.

  1. Trismus

Trimus merupakan efek samping gigi impaksi yang akan terjadi setelah melakukan operasi gigi geraham bungsu. Kondisi ini ditandai dengan kesulitan saat ingin membuka mulut sehingga menimbulkan rasa sakit yang sangat luar biasa. Hal ini disebabkan karena luka jahitan belum terlalu kering sehingga mulut akan sulit untuk dibuka atau digerakan.

  1. Alveolar Osteitis

Alveolar Osteitis merupakan kondisi dimana gumpalan darah yang terjadi pasca operasi yang terdapat di antara rongga gigi mencair atau lepas sebelum luka bekas cabutan sembuh dengan sempurna. Gumpalan darah ini selain berfungsi sebagai penyangga gigi juga melindungi lapisan ujung saraf yang terdapat ruang kosong setelah dilakukan pencabutan.

  1. Strock

Efek samping anastesi gigi atau obat bius dapat menimbulkan adanya komplikasi di beberapa organ tubuh. Bahkan untuk yang memiliki riwayat penyakit struk, efek ini bisa terjadi dua kali lebih banyak. Sehingga anda perlu berkonsultasi saat ingin melakukan operasi bedah gigi geraham belakang.

Sponsors Link

  1. Penyakit Jantung

Selain efek terkenanya penyakit strock, pasien yang pasca melakukan operasi gigi geraham bungsu juga dapat terkena penyakit jantung dini. Hal ini disebabkan adanya infeksi yang terjadi pada bagian pembuluh darah bekas gigi yang dicabut hingga masuknya bakteri ke organ jantung.

Gejala Pasca Operasi Gigi Belakang

Jika pasien mengalami efek samping pasca operasi gigi belakang biasanya akan ditandai dengan beberapa gejala, di antaranya:

  • Demam – Gejala seperti demam mungkin akan terjadi di beberapa pasien yang melakukan tindakan operasi gigi belakang. Biasanya gejala akan muncul pasca operasi yang disertai rasa nyeri di bagian gigi dan gusi bekas operasi.
  • Sakit Kepala – Selain demam, gejala seperti sakit kepala juga akan terjadi. Sakit kepala akan muncul setelah tindakan dilakukan. Namun biasanya dokter akan memberikan obat pereda sakit untuk mengatasinya.
  • Badan Meriang – Gejala speerti badan meriang sangat wajar terjadi setelah efek obat bius hilang. Biasanya badan meriang akan disertai demam dan nyeri di bagian bekas operasi.
  • Gangguan Mata – Seperti mata buram, jarak pandang yang kurang sempurna, ataupun gejala lainnya pun juga akan terkadi pasca operasi dilakukan. 
    Sponsors Link

Cara Mengobati

Dari beberapa efek samping dan gejala pasca operasi gigi belakang. Anda bisa melakukan beberapa cara sebagai pengobatannya. Cara ini bisa anda lakukan untuk mengatasi efek samping pasca operasi:

  • Jika menimbulkan rasa sakit atau nyeri, maka mintalah resep dokter untuk meredakan rasa sakit dan nyeri tersebut. Biasanya dokter akan memberikan sejumlah obat untuk meredakan rasa nyeri pasca operasi dilakukan.
  • Selain itu, hindari makan-makanan yang bertektur kasar atau minuman yang mengandung soda atau perasa buatan untuk menghindari luka di bagian bekas operasi. Anda bisa mengkonsumsi makanan yang menyehatkan gigi atau yang bertekstur lembut.
  • Jika setelah tindakan pasien mengalami pendarahan di bagian gigi gusi. Maka hindari untuk meludah secara berlebih. Anda cukup mengganti kapas/kasa agar gumpalan darah tidak terlalu menumpuk di dalamnya.

Itulah beberapa efek samping operasi gigi belakang yang harus anda ketahui. Anda juga bisa melakukan perawatan gigi untuk menjaga kebersihan luka bekas operasi agar tidak menimbulkan infeksi yang lebih dalam.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi