Sponsors Link

8 Efek Samping Pemutihan Gigi yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Gigi menjadi salah satu komponen di dalam tubuh yang memiliki fungsi ganda. Selain digunakan sebagai alat untuk mengunyah makanan, gigi juga menjadi salah satu organ tubuh yang bisa meningkatkan daya tarik anda. Tak heran jika banyak orang berbondong-bondong melakukan berbagai macam perawatan untuk mendapatkan gigi yang terlihat putih, rapi dan sehat. Dimana dengan gigi yang putih maka rasa percaya diri pun juga semakin meningkat.

ads

Tips memutihkan gigi sebenarnya bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, mulai dari cara yang bisa dilakukan sendiri hingga cara perawatan gigi dengan metode medis yang lebih efektif. Memutihkan gigi dengan cara seperti ini seakan menjadi trend di kalangan masyarakat, baik itu perempuan maupun pria yang menginginkan giginya terlihat lebih putih dan bersih. Lantas, adakah efek samping bleaching gigi?

Efek Samping Pemutihan Gigi

Memutihkan gigi atau yang biasa dikenal dengan istilah Bleaching Gigi adalah metode medis yang dilakukan untuk membuat gigi semakin terlihat putih dari aslinya. Cara untuk memutihkan gigi ini banyak sekali dipilih sebagai alternatif untuk memiliki tampilan gigi yang lebih putih dan fresh. Tak heran jika sejumlah orang berani membayar mahal hanya untuk mendapatkan gigi putih seperti yang mereka idamkan.

Teknik pemutihan gigi ini dipercaya dapat mencerahkan penyebab gigi cepat kuning sehingga terlihat lebih cemerlang dari gigi aslinya. Namun, tidak semua jenis gigi dapat diputihkan dengan cara medis seperti ini. Ada kalanya bagi orang yang memiliki gigi kuning akan lebih mudah diputihkan jika dibanding dengan mereka yang memiliki gigi kecoklatan. Sedangkan gigi yang sebelumnya berwarna keunguan, keabu-abuan, atau bahkan hitam maka sangat sulit sekali dilakukan pemutihan.

Selain memiliki manfaat untuk membersikan warna putih pada lapisan gigi. Di balik cara ini ternyata juga menimbulkan efek samping yang harus anda ketahui. Berikut efek samping dari pemutihan gigi:

  1. Gigi Menjadi Lebih Sensitif

Efek samping dari penggunaan bleaching gigi adalah timbulnya sensitivitas gigi yang lebih meningkat. Hal ini akan terjadi di awal perawatan anda, namun jika anda sudah terbiasa maka rasa sensitif akan hilang dengan sendirinya. Namun biasanya gigi akan kembali lebih sensitif mana kala anda gunakan untuk mengunyah makanan tertentu. Hal ini disebabkan bahan kimia peroksida yang digunakan dalam metode pemutihan gigi mengenai saraf gigi lain. Untuk itu anda bisa mengatasinya dengan cara mengatasi gigi sensitif.

  1. Adanya Iritasi di Area Sekitar Mulut

Penggunaan bleaching gigi tentu harus diimbangi dengan perawatan secara berkala, baik itu perawatan yang anda lakukan setiap harinya maupun perawatan ke dokter spesialis gigi langganan. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya iritasi di area sekitar mulut. Pada dasarnya, proses bleaching gigi dilakukan dengan pembuatan bahan yang berasal dari zat kimia peroksida. Bahan kimia inilah yang memudahkan terjadinya iritasi di area sekitar gigi dan mulut yang menjadi penyebab gusi berdarah tiba-tiba.

Sponsors Link

  1. Merusak Enamel Gigi

Enamel gigi merupakan lapisan terluar yang menjaga dan melindungi gigi dari kerusakan lainnya. Umumnya, berbagai bahan kimia yang digunakan untuk memutihkan gigi akan terdapat kandungan Carbamide Peroxide yang dapat merusak enamel gigi. Namun, biasanya jika bleaching gigi yang anda lakukan memiliki kualitas terbaik dan dilakukan oleh ahli spesialis gigi. Maka penggunaan bahan kimia Carbamide Peroxide hanya mengandung sekitar 10% saja. Dan hal ini tidak akan merusak lapisan enamel gigi secara keseluruhan yang menyebabkan gigi berlubang parah busuk.

ads

  1. Merusak Saraf Gigi

Penggunaan zat kimia yang terkandung dalam bleaching gigi memiliki dampak terhadap rusaknya sistem saraf gigi anda. Meskipun belum dibuktikan secara menyeluruh, namun berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan menunjukan bahwa penggunaan bleaching gigi 4,5 sampai 7 tahun harus diimbangi dengan perawatan secara rutin. Hal ini untuk mencegah terjadinya kerusakan pada sistem saraf gigi. Anda bisa melakukan cara menenangkan saraf gigi yang sakit agar kerusakan tidak semakin parah.

  1. Timbulnya Alergi

Dampak bleaching gigi berikutnya adalah timbulnya gejala alergi bagi penggunanya. Dimana alergi ditandai dengan rasa gatal dan panas di area sekitar gigi dan mulut. Namun tidak semua pengguna bleaching gigi akan mengalami gejala alergi yang sama.

  1. Memicu Rasa Nyeri

Umumnya, bleaching gigi digunakan untuk memberikan kecerahan gigi agar terlihat lebih putih dari aslinya. Namun di samping memiliki manfaat tersebut, perawatan bleaching gigi ternyata juga menimbulkan efek samping seperti timbulnya rasa nyeri. Rasa nyeri disebabkan adanya saraf yang mengalami tingkat kesensitivan akibat penggunaan bahan kimia yang menyatu ke dalam saraf gigi.

  1. Kerusakan Jaringan Gigi

Biasanya efek samping seperti rusaknya jaringan gigi ini ditemui apabila penggunaan bleaching gigi melebihi dari usianya. Selain itu, malasnya melakukan perawatan secara berkala juga memicu terjadinya efek samping yang berdampak fatal bagi kesehatan gigi anda saat ini.

  1. Kerusakan Sistem Pembuluh Darah di Area Sekitar Gigi

Selain memicu kerusakan pada jaringan gigi, penggunaan bleaching gigi juga dapat memicu terjadinya kerusakan pada sistem pembuluh darah di area sekitar gigi. Hal ini disebabkan penggunaan bahan kimia yang tercampur dalam proses pemutihan.

Mengetahui efek samping pemutihan gigi, maka sebelum melakukan metode perawatan seperti ini anda bisa mempertimbangkannya terlebih dahulu. Anda bisa melakukan berbagai cara lain seperti cara merawat gigi agar tetap putih, cara memutihkan gigi dengan cuka apel atau bisa juga dengan cara lain yang lebih aman.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini