Sponsors Link

Enamel Hipoplasia, Penyebab Penipisan Email

Sponsors Link

Enamel merupakan lapisan luar gigi yang keras dan protektif. Sedangkan hipoplasia email gigi merupakan cacat email gigi yang hanya terjadi ketika gigi masih berkembang. Akan tetapi, hal ini bisa mempengaruhi gigi bayi dan gigi permanen. Kondisi ini akan menyebabkan email menipis sehingga semakin rentan dengan kerusakan gigi. Tanda yang bisa terlihat dari hipoplasia enamel diantaranya adalah bintik bintik putih, lubang dan juga alur pada permukaan luar gigi.

ads

Gejala Enamel Hipoplasia

Beberapa gejala enamel hipoplasia terlihat jelas, namun beberapa gejala lain sulit dideteksi dan mungkin tidak akan terlihat hingga menyebabkan masalah besar gigi. Berikut adalah beberapa gejala yang biasanya terjadi.

  • Timbul lubang dan celah.
  • Bintik bintik putih.
  • Noda kuning atau coklat yang membuat lapisan bawah dentin gigi terbuka.
  • Sensitivitas pada panas serta dingin.
  • Kurangnya kontak gigi atau pemakaian gigi tidak teratur.
  • Rentan pada asam dalam makanan dan minuman.
  • Retensi bakteri berbahaya.
  • Rentan kerusakan gigi dan gigi berlubang.

Penyebab Enamel Hipoplasia

Enamel hipolasia merupakan hasil dari kondisi yang diwariskan disebut dengan amelogenesis imperfecta atau enamel hipoplasia bawaan yang diperkirakan mempengaruhi 1 dari 14 ribu orang di Amerika Serikat.

Kondisi ini juga menyebabkan gigi kecil yang tidak biasa dan berbagai masalah pada anatomi gigi manusia lainnya. Hipoplasia enamel kongenital bisa terjadi sendiri atau sebagai bagian dari sindrom yang mempengaruhi bagian tubuh lainnya. Sindrom herediter lain yang juga bisa menyebabkan hipoplasia email diantaranya adalah:

  • Sindrom Usher
  • Sindrom seckel
  • Sindrom Ellis-van Creveld
  • Sindrom Treacher Collins
  • sindrom otodental
  • Sindrom penghapusan 22q11
  • Sindrom Heimler.

Enamel hipolasia juga bisa disebabkan karena beberapa masalah prenatal, seperti:

  • Ibu yang merokok sebab banyak pengaruh rokok pada gigi.
  • Defisiensi vitamin D pada ibu.
  • Pertambahan berat badan ibu.
  • Penggunaan obat obatan.
  • Kurang perawatan prenatal.
  • Kelahiran prematur atau terlahir dengan berat badan rendah.

Faktor lingkungan dan masalah lain pada masa bayi juga bisa menyebabkan email hipoplasia, seperti:

  • Infeksi gigi.
  • Trauma pada gigi.
  • Kekurangan kalsium.
  • Kekurangan vitamin A, C atau D.
  • Penyakit kuning, penyakit hati.
  • Penyakit celliac.
  • Cerebral palsy akibat infeksi ibu atau janin.

Pengobatan Enamel Hipoplasia

Penapisan dini dan diagnosis sangat penting dilakukan. Inilah sebabnya, anak anak harus melakukan kunjungan dokter gigi antara saat tumbuhu gigi pertama dan ulang tahun pertama mereka. Tergantung dari tingkat keparahan masalah, tujuan pengobatan diantaranya adalah untuk:

  • Mencegah kerusakan gigi.
  • Mempertahankan gigitan yang baik.
  • Mempertahankan ciri gigi sehat.
  • Menjaga struktur gigi.

Beberapa cacat kecil yang tidak menyebabkan pembusukan atau sensitivitas mungkin tidak perlu ditangani sesegera mungkin namun tetap butuh pemantauan. Dokter gigi mungkin juga akan menggunakan fluoride topikal untuk membantu melindungi gigi.

Dalam urusan gigi hipersensitif, gigi berlubang  atau struktur gigi aus, maka perawatan yang bisa diberikan diantaranya adalah:

  • Sealant berikat resin: Bisa meningkatkan sensitivitas gigi.
  • Tambalan komposit berbasis resin: Untuk mencocokkan warna gigi yang ideal untuk gigi depan dan belakang.
  • Tambalan amalgam gigi: Terbuat dari kombinasi logam tahan lama berwarna perak.
  • Tambalan emas: Seperti tambalan gigi amalgam, tambalan emas bisa tahan lama namun tampilannya tidak alami dan harganya mahal.
  • Mahkota: Bisa benar benar menutup gigi.
  • Mikro abrasi enamel: prosedur invasif minimal untuk penampilan gigi.

Tips Menjaga Kesehatan Gigi

Agar enamel hipoplasia tidak sampai anda alami, maka beberapa tips untuk menjaga gigi agar tetap sehat berikut ini sebaiknya anda lakukan mulai sekarang:

Sponsors Link

  • Sikat gigi setidaknya dua kali sehari dengan menggunakan sikat gigi yang lembut.
  • Jika sensitivitas dingin penyebab gigi ngilu tiba tiba yang anda alami, maka bilas dengan air hangat.
  • Kurangi makanan dan minuman yang asam serta selalu bilas mulut anda sesudah mengkonsumsinya.
  • Temui dokter gigi secara teratur untuk pemeriksaan dan kapan pun anda mencurigai memiliki masalah gigi.

Memiliki enamel hipoplasia mengartikan anda harus selalu memantau kesehatan gigi dengan sangat baik. Mengobati masalah sejak dini nantinya akan sangat membantu untuk mencegah masalah lain yang lebih serius seperti kehilangan gigi. Enamel hipoplasia ini bisa dikelola dengan melakukan pemeriksaan gigi rutin dan mempraktikkan kebersihan mulut yang baik.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi