Sponsors Link

Erupsi Gigi Desidui – Proses – Tahapan – Faktor – Gejala

Sponsors Link

Proses erupsi gigi bagi anak usia dini seringkali terasa menggangu dan tidak nyaman. Pada masa ini anak terkadang akan mengalami indikasi seperti demam ringan, kerewelan, gangguan waktu tidur, pengeluaran air liur, dan cenderung memasukkan jarinya ke dalam mulut berulang. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar dan bukan berhubungan dengan gangguan sistemik atau penyakit lain. Berikut ini masalah erupsi gigi permanen gejala, proses, faktor dan tahapan.

ads

Hubungan antara demam dan erupsi dapat terjadi pada siapa saja, termasuk usia dini atau balita Anda. Pada saat mengalami kondisi erupsi gigi maka gusi pada lokasi yang erupsi akan meradang dan bengkak, apalagi sampai tersentuh akan menjadi sangat sensitif. Contoh penyebab kelainan gigi pada kelinci dan pengobatannya.

Namun fase erupsi gigi akan menjadi fase rentan untuk terjadinya suatu anomali gigi, apabila jika pada tahap ini terjadi gangguan pada proses erupsi gigi yang tidak normal. Berikut ini akan dijelaskan mengenai beberapa keterangan erupsi gigi desidui yang perlu Anda ketahui :

Proses Erupsi Gigi Desidui

Mekanisme proses erupsi gigi adalah suatu proses berpindah atau bergeraknya gigi yang sedang berkembang ke dalam rahang dan melalui tulang alveolar serta mukosa yang menutupi rahang menuju ke dalam rongga mulut dan mencapai permukaan oklusal gigi. Erupsi gigi adalah kombinasi pada pergerakan seluruh bagian gigi, baik sebelum dan sesudah mahkota muncul ke dalam rongga mulut.

Proses erupsi gigi dimulai ketika pembentukan mahkota gigi telah sempurna dan akar gigi mulai terbentuk dan kemudian berlanjut secara keseluruhan pada kelangsungan gigi di dalam rongga mulut.  Terbentuknya gigi melewati gingiva menjadi tanda klinis dari erupsi gigi. Permasalah pada kelainan gigi akibat pertumbuhan dan perkembangan paling fatal dan berbahaya.

Tahapan Proses Erupsi Gigi Desidui

Tahapan yang terjadi pada proses erupsi gigi dapat dilihat melalui beberapa tahapan seperti berikut ini :

  • Tahap pre erupsi pada tahap ini pergerakan gigi merupakan tahap awal persiapan dari tahap erupsi. Pada tahap ini terjadi proses pertumbuhan dan perkembangan benih gigi dalam tulang.
  • Tahap pre fungsional yaitu tahap yang dimulai dengan inisiasi pembentukan akar gigi dan akan berakhir ketika gigi mulai mencapai kontak oklusal gigi. Berikut kelainan gigi pada anak Down Syndrome penyebab dan pengobatannya.
  • Tahap erupsi fungsional yaitu tahap dimana mahkota gigi telah tumbuh maksimal dan telah terjadi penyesuaian maksimal dengan gigi yang berada pada rahang yang berlawanan.

Masalah yang Terjadi saat Erupsi Gigi Desidui

Beberapa persoalan dapat terjadi pada saat erupsi gigi terjadi, berikut ini diantaranya :

Sponsors Link

  • Ankylosis adalah suatu proses penggabungan jaringan keras antara tulang dan gigi. Hal ini terjadi sebagai hasil dari suatu kerusakan dalam interaksi antara resorbsi normal dan perbaikan jaringan keras selama proses penggantian gigi desidui dengan gigi permanen.
  • Eruption cyst merupakan suatu kista dentigerous yang mengelilingi gigi yang dalam proses erupsi. Contoh masalah pada kasus kelainan gigi geraham penyebab, gejala dan pengobatannya.
  • Eruption hematoma yaitu suatu warna kebiru – biruan, buram dan lesi asymptomatic yang sedang melapisi gigi yang dalam proses erupsi.
  • Ectopic eruption adalah suatu kondisi gigi yang terlihat ketika gigi permanen mulai menggantikan gigi desidui pada usia antara 6 tahun.
    ads

Perawatan  Erupsi Gigi Desidui

Berikut ini beberapa perawatan yang dapat dilakukan pada saat proses erupsi gigi desidui terjadi yaitu :

  • Menempatkan mahkota dari stainles steel di atas gigi yang mengalami ankylosis, untuk mencegah erupsi gigi yang berada pada lengkung yang berlawanan.
  • Melakukan pembedahan pada terjadi kegagalan pada proses erupsi akibat kista erupsi. Berikut ini masalah gigi depan keropos dan patah penyebab dan pencegahannya.
  • Melakukan pemeriksaan transilumination untuk kasus erupsi hematoma.
  • Dengan melalukan pemeriksaan secara klinis guna membebaskan gigi molar permanen dari hambatan dan memberikan landasan erupsi bagi gigi tersebut.

Gejala dari Erupsi Gigi Desidui

Gejala dan ciri – ciri yang dapat diperhatikan pada saat terjadi erupsi gigi pada anak dan remaja bisa dilihat sebagai berikut :

  • Timbul deman ringan sampai parah.
  • Pada kasus balita anak akan menjadi mudah rewel dan menangis.
  • Gangguan pada pola tidur.
  • Keluar air liur dengan intensitas sering akibat erupsi gigi.
  • Anak atau balita sering memasukkan tangan kedalam rongga mulut.
  • Lokasi erupsi gigi menjadi merah dan radang, bahkan terlihat adanya infeksi. Berikut contoh masalah gigi depan keropos dan patah penyebab dan pencegahannya.
  • Rasa sakit dan ngilu.
  • Anak menjadi sensitif akibat erupsi gigi susu.
  • Sulit untuk makan dan mengunyah.
  • Bagian mulut dan sekitarnya menjadi meradang.
  • Pembengkakan pada rahang balita.
  • Pembengkakan pada pipi dan juga kelenjar getah bening.

Penyebab Erupsi Gigi Desidui

Beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya erupsi pada gigi, diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Kelainan genetik dapat dibagi menjadi gangguan yang mempengaruhi pembentukan enamel gigi dan gangguan yang dapat mengganggu proses aktivitas osteoklastik. Contoh masalah pada kelainan gigi pada kelinci penyebab dan pengobatan.
  • Jenis kelamin, pada anak perempuan lebih mengalami erupsi awal daripada anak laki-laki.
  • Nutrisi, bahwa kekurangan gizi kronis memperbesar kemungkinan anak usia dini mengalami erupsi gigi yang tertunda.
  • Pengaruh kelahiran prematur pada perkembangan gigi dan erupsi gigi. 
  • Latar belakang tingkat sosial ekonomi yang lebih tinggi menunjukkan proses erupsi gigi lebih awal dari anak-anak dari kelas sosial ekonomi rendah. Permasalahan pada kelainan gigi geraham penyebab, gejala dan pengobatannya.
    Sponsors Link

  • Tingi dan berat badan, pada anak-anak yang lebih tinggi dan lebih berat mengalami erupsi lebih cepat.
  • Morfologi kraniofasial, hasil penelitian menunjukkan bahwa gigi geraham kedua rahang atas mengalami erupsi lebih awal dibanding dengan gigi lainnya. 
  • Faktor hormonal, gangguan kelenjar endokrin yang memiliki efek mendalam pada seluruh tubuh, termasuk gigi. Gangguan endokrin yang paling umum yang terkait dengan erupsi gigi permanen yang tertunda.
  • Penyakit kronis, sebagian besar penyakit yang erhubungan dengan erupsi gigi tertunda, hanya diabetes yang mempercepat erupsi gigi. Beberapa penyebab gigi anak tidak tumbuh setelah gigi susu tanggal.

Demikian penjelasan mengenai erupsi gigi desidui, semoga menjadi manfaat dan patutnya Anda dapat memperhatikan gejala dan penyebab terjadinya erupsi gigi pada anak dan keluarga Anda.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini