Sponsors Link

Erupsi Gigi Geligi – Penyebab – Tahapan – Gejala

Sponsors Link

Proses erupsi gigi khususnya gigi geligi dapat terjadi pada semua orang, mulai dari usia dini atau balita sampai usia remaja. Namun ada beberapa kasus pada orang dewasa mengalami hal ini walau kasusnya amat jarang. Proses erupsi gigi menjadi suatu proses pembentukan gigi yang alami dan pasti akan berdampak pada kondisi gigi yang lainnya. Berikut contoh erupsi gigi desidui proses, tahapan, faktor dan gejala.

ads

Umumnya pembentukan dan proses erupsi gigi terjadi yaitu sekitar umur 6 tahun, dimana pada gigi molar pertama mulai tumbuh dan proses erupsi pada rahang atas dan bawah. Jadi sekitar umur 6 sampai 12 tahun anak-anak akan mempunyai gigi geligi yaitu campuran antara gigi susu dan gigi tetap. Salah satu penyebab erupsi gigi sulung, proses, tahapan, faktor dan gejalanya.

Setelah mencapai umur 12 tahun ke atas barulah dari anak-anak telah mempunyai semua gigi tetap, kecuali gigi geraham bungsu. Penyebab salah satu kelainan gigi geraham gejala dan pengobatan. Berikut ini beberapa penjelasan mengenai erupsi gigi geligi secara lengkap :

Penyebab Erupsi Gigi Geligi

Beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya erupsi pada gigi, diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Kelainan genetik dapat menjadi gangguan yang mempengaruhi pembentukan enamel dan juga mengganggu proses aktivitas osteoklastik. Contoh masalah pada kelainan gigi pada anak down syndrome penyebab dan pengobatan.
  • Jenis kelamin, pada anak perempuan lebih mengalami erupsi awal daripada anak laki-laki.
  • Nutrisi, pengaruh gizi dan nutrisi pada tumbuhnya gigi sulung, kekurangan gizi kronis membuat kemungkinan anak usia dini mengalami erupsi gigi yang tertunda.
  • Pengaruh kelahiran prematur pada perkembangan gigi dan erupsi gigi.
  • Anak-anak dari latar belakang tingkat sosial ekonomi yang lebih tinggi menunjukkan proses erupsi gigi lebih awal dari anak-anak dari kelas sosial ekonomi rendah. Permasalahan pada kelainan gigi geraham penyebab, gejala dan pengobatan.
  • Tingi dan berat badan, pada anak-anak yang lebih tinggi dan lebih berat mengalami erupsi lebih cepat.
  • Faktor hormonal, gangguan kelenjar endokrin yang memiliki efek mendalam pada seluruh tubuh, termasuk gigi geligi. Gangguan endokrin yang paling umum yang terkait dengan erupsi gigi permanen yang tertunda.
  • Penyakit kronis, sebagian besar penyakit yang erhubungan dengan erupsi gigi tertunda, hanya diabetes yang mempercepat erupsi gigi. Beberapa penyebab gigi anak tidak tumbuh setelah gigi susu tanggal.

Tahapan Proses Erupsi Gigi Geligi

Berikut ini contoh dari beberapa tahapan proses erupsi gigi sulung yang dapat terjadi pada siapa saja, termasuk usia dini pada batita Anda :

  • Tahap inisiasi merupakan tahap permulaan terbentuknya benih gigi pada lapisan basal dari epitel mulut. Dalam tahap ini terjadi penebalan jaringan ektodermal, merupakan gambaran pertama dari perkembangan gigi.
  • Tahap proliferasi adalah proses dimana proyeksi dari lamina gigi meluas sampai ke dasar mesenkim pada tempat khusus dan membentuk gigi primer. Salah satu penyebab gigi cepat rusak dan tidak kuat pengobatan dan pencegahannya.
  • Tahap histodiferensiasi adalah rangkaian proses perubahan bentuk dari organ enamel yang khas untuk gigi susu dan gigi tetap.
    Sponsors Link

  • Tahap morfologi merupakan bentuk dasar dan ukuran relatif dari gigi yang akan dibentuk pada tahap morfodiferensiasi. Salah satu masalah pada kelainan struktur gigi penyebab dan pengobatannya.
  • Tahap aposisi adalah pengendapan dari struktur jaringan keras gigi.
  • Tahap kalsifikasi adalah suatu tahap pengendapan dimulai di dalam matriks dari satu bagian ke bagian lainnya.
  • Tahap erupsi gigi merupakan suatu proses yang berkesinambungan dimulai dari awal pembentukan melalui beberapa tahap gigi sampai gigi muncul ke rongga mulut. Penyebab pada kelainan gigi pada pasien Osteogenesis Imperfecta yang wajib diketahui.
    ads

Gejala dari Erupsi Gigi Geligi

Gejala dan ciri – ciri yang dapat diperhatikan pada saat terjadi erupsi gigi pada anak dan remaja bisa dilihat sebagai berikut :

  • Timbul deman ringan sampai parah.
  • Pada kasus balita anak akan menjadi mudah rewel dan menangis.
  • Gangguan pada pola tidur.
  • Keluar air liur dengan intensitas sering akibat erupsi gigi.
  • Anak atau balita sering memasukkan tangan kedalam rongga mulut.
  • Lokasi erupsi gigi menjadi merah dan radang, bahkan terlihat adanya infeksi. Berikut contoh masalah gigi depan keropos dan patah penyebab dan pencegahannya.
  • Rasa sakit dan ngilu.
  • Anak menjadi sensitif akibat erupsi gigi susu.
  • Sulit untuk makan dan mengunyah.
  • Bagian mulut dan sekitarnya menjadi meradang.
  • Pembengkakan pada rahang balita.
  • Pembengkakan pada pipi dan juga kelenjar getah bening.

Masalah yang Terjadi saat Erupsi Gigi Geligi

Beberapa persoalan dapat terjadi pada saat erupsi gigi terjadi, berikut ini diantaranya :

  • Ankylosis adalah suatu proses penggabungan jaringan keras antara tulang dan gigi. Hal ini terjadi sebagai hasil dari suatu kerusakan dalam interaksi antara resorbsi normal dan perbaikan jaringan keras selama proses penggantian gigi desidui dengan gigi permanen.
  • Eruption cyst merupakan suatu kista dentigerous yang mengelilingi gigi yang dalam proses erupsi. Contoh masalah pada kasus kelainan gigi geraham penyebab, gejala dan pengobatannya.
  • Eruption hematoma yaitu suatu warna kebiru – biruan, buram dan lesi asymptomatic yang sedang melapisi gigi yang dalam proses erupsi.
  • Ectopic eruption adalah suatu kondisi gigi yang terlihat ketika gigi permanen mulai menggantikan gigi desidui pada usia antara 6 tahun.

Demikian beberapa penjelasan lengkap mengenai erupsi gigi geligi, semoga menjadi manfaat dan perhatian Anda untuk menjaga kesehatan anggota keluarga khususnya anak Anda.

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini