Sponsors Link

Tanda dan Gejala Erosi Gigi

Sponsors Link

Erosi gigi adalah pengikisan enamel gigi yang terjadi karena asam. Enamel sendiri merupakan zat keras yang menutupi dan melindungi gigi bagian luar yang sekaligus juga menjadi zat terkuat dalam tubuh. Gejala erosi gigi bisa berkisar antara sensitivitas terhadap panas dan dingin sampai masalah lain yang lebih parah seperti retak. Untuk mengetahui lebih jauh tentang tanda dan gejala erosi gigi, silahkan simak ulasan lengkap dari kami berikut ini.

ads

Gejala Awal Erosi Gigi

Ada beberapa gejala erosi gigi awal yang bisa terlihat atau dirasakan oleh penderita. Beberapa diantaranya adalah:

1. Perubahan Warna

Karena dentin gigi terus terpapar selama erosi gigi terjadi, maka perubahan warna pada gigi atau gigi yang terlihat semakin menguning bisa terjadi. Semakin banyak dentin gigi yang terekspos, maka akan semakin kuning gigi tersebut sebab dentin secara alami memang berwarna kuning.

Sedangkan gigi yang menguning juga bisa terjadi karena kebersihan gigi yang buruk atau konsumsi tembakau yang merupakan masalah pada gigi namun sama sekali berbeda dengan erosi gigi.

2. Sensitivitas Gigi

Gigi sensitif merupakan gejala erosi gigi selanjutnya yang sangat umum sebab enamel yang melindungi gigi sudah habis dan meninggalkan dentin yang terbuka. Dentin tersebut yang strukturnya tidak lebih keras dari enamel juga bisa sangat sensitif terhadap suhu dan akan semakin rentan terhadap kerusakan.

3. Gigi Berbentuk Bulat

Selama tahap awal erosi gigi, umumnya gigi akan tampak bulat. Enamel gigi yang telah habis akan meninggalkan permukaan yang lebih rata atau lebih bundar sama halnya seperti tepi gigi yang lebih tajam seperti kelainan gigi taring dan gigi seri juga akan tampak membulat akibat enamel yang aus melintasi bagian bagian gigi yang paling sering bersentuhan dengan makanan.

4. Tampilan Transparan atau Sandblasted

Tidak jarang pada tahap awal erosi gigi, maka gigi terlihat berpasir atau bagian ujung gigi depan terlihat transparan. Lubang merupakan tanda jika email gigi sudah mulai kalah pada erosi. Sedangkan transparan merupakan tanda dari penipisan enamel dan kekuningan relatif dari dentin yang mendasarinya.

Gejala Lanjutan Erosi Gigi

Selain beberapa gejala awal erosi gigi, ketika erosi gigi semakin parah, maka ada gejala lanjut dari erosi gigi yang bisa terjadi, seperti:

1. Gigi Retak

Jika ersoi gigi berlanjut ke tahap beikutnya, maka ujung ujung gigi retak dan ngilu serta akan terasa kasar. Pada titik ini, asam dan juga bakteri di mulut akan mulai menembus gigi yang menyebabkan masalah dari gigi berlubang hingga kerusakan radikal gigi yang berpotensi membutuhkan ekstraksi, saluran akar dan penutup atau mahkota mulai terjadi.

2. Lekukan

Lekukan kecil yang juga disebut dengan bekam bisa terjadi pada area gigitan gigi. Lekukan lekukan tersebut akan menunjukkan enamel sudah terkikis secara tidak konsisten.

3. Sensitivitas Ekstrim

Karena enamel sudah habis selama erosi gigi terjadi, maka gigi bisa menjadi sangat sensitif selama tahap lanjut erosi gigi. Mengekspos gigi yang terkena suhu sangat panas atau sangat dingin bisa menimbulkan rasa sakit yang tajam, penyebab sakit gigi kambuh dan menusuk pada mulut dan juga rahang.

Sponsors Link

Pencegahan Erosi Gigi

Jika anda merasakan salah satu gejala erosi gigi awal atau lanjut, maka cari pemeriksaan komperhensif dengan profesional gigi terpecaya. Semakin lama anda menunggu untuk mengatasi erosi enamel, maka semakin tinggi risiko anda untuk membutuhkan prosedur rekonstruksi gigi yang lebih mahal dan juga lebih luas atau pengalaman yang menyakitkan seperti saluran akar untuk mengatasi penyebab akar gigi mati.

Masalah erosi gigi yang terjadi secara bertahap bahkan hingga bertahun tahun ini merupakan masalah gigi yang sangat serius dan sebisa mungkin harus anda cegah agar tidak menyebabkan kerusakan yang meluas.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi