Sponsors Link

Gigi Berdarah Saat Bangun Tidur: Penyebab dan Cara Mengobatinya

Sponsors Link

Gusi merupakan organ bagian dalam mulut yang rentan terkena penyakit. Salah satu penyakit yang sering dijumpai adalah penyakit gusi berdarah. Gusi berdarah dapat terjadi pada siapa saja. Tidak hanya orang dewasa, gusi berdarah pada anak juga bisa terjadi. Darah yang keluar dari gusi dapat disebabkan oleh aktivitas-aktivitas tertentu misalnya adalah gusi berdarah saat sikat gigi. Munculnya gusi berdarah kadang tidak bisa diduga, gusi sering berdarah tiba tiba pada seseorang juga sering terjadi. Bahkan kondisi yang sama juga dapat terjadi pada seseorang ketika tidur. Gigi Berdarah Saat Bangun Tidur bisa menjadi masalah kesehatan yang serius. Adapun penyebab Gigi Berdarah Saat Bangun Tidur diantaranya adalah:

ads

Penyebab Gigi Berdarah Saat Bangun Tidur

Munculnya darah pada gigi di malam hari dapat disebabkan karena mekanisme pembekuan darah yang bermasalah. Hal ini bisa terjadi karena penyakit tertentu ataupun obat. Gigi berdarah pada malam hari seringkali dihubungkan dengan penyakit gingivitis dan perodentitis.

Gingivitis merupakan peradangan pada gusi yang biasanya disebabkan oleh bakteri. Jika tidak segera diobati, penyakit ini bisa berubah menjadi infeksi yang lebih parah seperti periodentitis. Gingivitis biasanya dipicu oleh kebiasaan merokok, diabetes, gigi bengkok, kehamilan, faktor genetis dan faktor lainnya.

Periodentitis akan muncul jika gingivitis dibiarkan terus menerus. Penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan dan tulang yang menopang gigi. Jika Anda menderita periodentitis, maka gusi Anda akan mudah berdarah. Gusi juga menjadi lebih mudah terinfeksi.

Penanganan Gigi Berdarah Saat Bangun Tidur

Gigi berdarah pada malam hari tentu tidak akan sembuh jika penyebabnya tidak ditangani. Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk mengobati penyakit periodentitis yang menjadi salah satu penyebab utama gigi berdarah pada malam hari yaitu melalui operasi dan tanpa operasi. Pengobatan periodentitis dapat dilakukan dengan:

1. Scaling

Scaling merupakan metode yang digunakan untuk menghilangkan karang gigi serta bakteri yang berada pada permukaan gigi maupun bagian bawah gusi. Metode ini dapat dilakukan dengan alat tertentu seperti laser atau perangkat ultrasonik.

2. Antibiotik

Antibiotik dapat membantu mengendalikan laju pertumbuhan bakteri. Antibiotik yang dapat digunakan untuk penyembuhan periodentitis adalah dengan antibiotik topikal atau yang dipakai diluar tubuh dan antibiotik oral atau yang melalui mulut. Antibiotik topikal misalnya adalah obat kumur atau gel yang dioleskan di sela-sela gigi dan gusi. Jika antibiotik topikal dirasa kurang berhasil, maka untuk penyempurnaannya dapat diminum antibiotik oral.

3. Operasi Flap (Flap Surgery)

Operasi ini dilakukan dengan membuat sayatan kecil pada gusi dan dibuat agar jaringan ini dapat dikembalikan lagi ke tempatnya dan menampilkan akar gigi secara lebih baik sehingga scaling dapat dilakukan secara maksimal. Biasanya periodentitis dapat menyebabkan adanya tulang yang hilang. Operasi flap dapat dilakukan untuk menata ulang tulang-tulang yang masih ada sebelum jaringan gusi dikembalikan lagi ke tempatnya.

Sponsors Link

4. Graft Jaringan Lunak (Soft Tissue Graft)

Ketika gusi mengalami kerusakan, terkadang garis gusi juga ikut menurun. Jaringan lunak ini perlu diperkuat lagi. Hal ini biasanya dilakukan dengan melepas sebagian kecil jaringan (palate) yang ada di langit-langit mulut atau tempat lainnya untuk kemudian diletakkan pada jaringan yang rusak. Penempatan ini dapat melindungi akar gigi yang terlihat, mengurangi penuurunan garis gusi dan membuat gigi menjadi lebih menawan.

Gigi Berdarah Saat Bangun Tidur memang tidak bisa dianggap remeh. Karena kondisi gigi yang berdarah pada malam hari bisa menjadi tanda-tanda penyakit periodentitis. Penyakit ini dapat diobati dengan jalan operasi seperti misalnya operasi flap dan graft jaringan lunak dan juga jalan tanpa operasi seperti scaling dan meminum antibiotik.

Sponsors Link
, ,
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini