Gigi Bersih Bisa Mencegah Penuaan Dini

Awet muda adalah dambaan setiap orang dimana terdapat manfaat tersenyum bagi kesehatan gigi dan mulut. Proses penuaan adalah hal alami yang pasti akan dialami oleh semua orang. Penuaan yang terjadi melibatkan faktor lingkungan, kondisi tubuh, hingga gaya hidup, termasuk pola makan.

Dengan kehidupan penuh stres dan memiliki kondisi gigi dan mulut yang menandakan pikiran sedang stres,  penuaan kulit menjadi salah satu masalah yang harus diperhatikan banyak orang. Oleh karenanya, baik wanita maupun pria, ketika mereka menginjak usia 30 tahun, mereka mulai menemukan tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan pada kulit.

Umumnya untuk mencegah penuaan dini, orang akan melakukan berbagai perawatan kulit seperti pemakaian krim atau perawatan kulit lainnya dan untuk gigi melakukan spa gigi. Selain itu juga pola hidup sehat, seperti rajin berolahraga, makanan yang sehat juga menjadi pilihan banyak orang.

Tetapi selain cara umum tersebut ada juga cara lainnya. Rajin membersihkan sela-sela gigi dengan dental floss maupun tusuk gigi merupakan salah satu rahasia awet muda. Selain lebih mudah, cara ini bahkan lebih efektif menunda proses penuaan dini dibandingkan dengan operasi plastik.

Kotoran di sela-sela gigi tidak hanya membuat gigi tampak kotor karena berwarna kekuningan. Lebih dari itu, warna kuning juga menandakan adanya bakteri yang tumbuh di tempat itu. Menurut Dr Eugene Antenucci dari Academy of General Densistry, pertumbuhan plak yang berlebihan bisa memicu gingivitis yang akan mengawali kerusakan gusi.

Gingivitis menyebabkan inflamasi atau radang dan perdarahan, yang disusul dengan melunaknya jaringan gusi yang memicu resesi (kondisi turunnya gusi sehingga akar gigi kelihatan). Dengan kondisi seperti itu orang akan tampak tua dengan gusi yang renggang, tipis dan tidak rata.

Selain itu, kerusakan gusi juga memicu masalah lain yang lebih serius dalam kaitannya dengan proses penuaan. Dr Donald S Clem dari American Academy of Periodontology Foundation mengaitkannya dengan kerusakan tulang wajah.

Ketika kerusakan gusi mulai berimbas pada tulang, maka akan terjadi perubahan pada bentuk wajah. Adanya gigi yang tanggal menyebabkan perubahan pada tulang rahang, yang memicu masalah periodontal lebih lanjut yaitu pipi dan bibir tampak mengendur, munculnya keriput di daerah tersebut.

Ketika masalahnya sudah menyangkut tulang wajah, para pakar sepakat bahwa operasi plastik tidak akan dapat mengatasinya. Sebab prosedur bedah kosmetika semacam itu umumnya lebih ditujukan untuk membentuk dan mengencangkan kulit saja.

Bahkan jika gigi yang tanggal bisa diganti, tulang yang keropos tidak menyisakan cukup tempat untuk menanam gigi palsu pada posisi yang paling dikehendaki secara estetis.

Memang tidak seperti Botox atau Restylane, efek dari membersihkan sela-sela gigi dalam menunda proses penuaan tidak akan diraih secara instan. Manfaatnya baru hanya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Selain memilih makanan yang tepat dan memperhatikan zat gizi di dalamnya, mempehatiakan kebersihan  dan kesehatan gigi juga akan membuat awet muda. Oleh sebab itu, rajin menyikat gigi, menggunakan dental floss dan berkumur adalah cara mudah untuk mencegah penuaan dini.