Sponsors Link

5 Penyebab Gigi Busuk Pada Anak dan Dewasa

Sponsors Link

Kesehatan mulut yang baik akan berkontribusi pada senyum, gigi dan juga gusi yang sehat. Kebersihan gigi yang buruk di sisi lain juga bisa meningkatkan risiko kerusakan gigi yang juga lebih dikenal dengan gigi busuk atau gigi berlubang. Kerusakan yang disebabkan karena plak adalah lapisan lengket yang tidak berwarna dan terbentuk di atas gigi. Plak pada gigi tersebut mengandung bakteri yang ketika bercampur dengan gula dalam makanan bisa menciptakan asam kemudian menggerogoti gigi. Apabila tidak dirawat, maka gigi yang sudah rusak parah bisa tanggal. Untuk itulah, sangat penting untuk mengenali penyebab dan gejala dari gigi busuk seperti yang akan kami jelaskan berikut ini.

ads

Gejala Gigi Busuk

Kerusakan gigi atau gigi busuk mengacu pada area yang rusak permanen pada permukaan gigi. Hal ini bisa terjadi karena beberapa rongga tidak terdeteksi tanpa gejala sehingga sangat penting untuk menjadwalkan kunjung gigi secara teratur. Nantinya, dokter gigi akan mengidentifikasi dan merawat gigi berlubang sejak dini untuk menghentikan pembususkan gigi lebih lanjut.

Rongga yang tidak dirawat tersebut akan semakin besar dan secara bertahap akan berpengaruh pada lapisan gigi yang lebih dalam. Dengan seiring bertambahnya lubang, ada beberapa gejala lain dari gigi busuk, seperti:

  • Sakit gigi.
  • Sensitivitas pada panas atau dingin.
  • Timbul bintik bintik coklat atau putih pada gigi.
  • Penyebab bau mulut.
  • Rasa tidak enak di mulut.
  • Pembengkakan.

Gigi busuk bukan hanya menjadi masalah orang dewasa namun juga berhubungan dengan bayi, balita dan anak anak. Gejala gigi busuk yang terjadi pada anak anak biasanya sama seperti yang terjadi pada orang dewasa seperti penyebab gusi bengkak, mudah marah serta demam yang mengindikasi terjadinya infeksi. Apabila anda mudah tersinggung dan tidak bisa mengungkapkan rasa sakit atau tidak nyaman, maka sebaiknya periksa mulut anda dan cari tanda tanda masalah gigi.

Penyebab Gigi Busuk

Penyebab gigi busuk sebenarnya tidak hanya satu namun merupakan kumpulan penyebab. Memahami beberapa faktor kerusakan gigi nantinya bisa membantu untuk mencegah masalah gigi di kemudian hari. Berikut adalah beberapa penyebab yang paling umum.

1. Kebersihan Gigi yang Buruk

Menyikat dan membersihkan gigi secara teratur sangat penting untuk menghilangkan plak pada gigi sekaligus menjaga agar gigi tetap sehat dan kuar. Sikat gigi setidaknya dua kali sehari dan gunakan flossing gigi. Selain itu, lakukan juga kunjungan dokter dua kali setahun untuk mendapatkan pembersihan gigi profesional.

2. Diet yang Buruk

Mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi gula dan karbohidrat juga berperan penting terhadap pembusukan gigi sebab makanan akan melekat pada gigi. Gula akan memberi makan bakteri sehingga semakin banyak bakteri di mulut juga akan meningkatkan asam. Jika anda banyak mengkonsumsi makanan manis dan tidak menyikat gigi dengan teratur, maka kemungkinan mengalami kerusakan email gigi lebih cepat yakni lapisan paling luar gigi.

Hal serupa juga terjadi ketika banyak minum minuman asam seperti soda dan jus serta memiliki asam lambung yang juga bisa menyebabkan kerusakan gigi. Asam yang terkandung di dalam minuman akan secara perlahan melarutkan email gigi. Dengan refluks asam lambung yang mengalir kembali ke kerongkongan dan mulut, maka juga bisa mengikis enamel gigi.

Sponsors Link

3. Mulut Kering

Apabila kelenjar air liur tidak menghasilkan air liur dalam jumlah cukup untuk membantuk membersihkan plak serta bakteri di mulut, maka anda lebih berisiko memiliki plak dan asam di mulut yang bisa meningkatkan risiko pembusukan gigi.

4. Celah Gigi

Kerusakan gigi juga bisa terjadi ketika anda memiliki celah gigi yang dalam. Hal ini bisa mempersulit penyikatan gigi dengan efektif dan plak yang mengendap akan menggerogoti permukaan gigi yang bahkan bisa menyebabkan infeksi gigi. Menerapkan sealant gigi untuk gigi sehat bisa dilakukan untuk mencegah penumpukan plak.

5. Kekurangan Fluoride

Fluoride merupakan mineral alami yang bisa memperkuat enamel gigi dan membuat gigi tahan terhadap masalah gigi berlubang. Fluoride ditambahkan ke pasokan air publik namun biasanya tidak ada dalam air kemasan. Jika anda tidak memakai pasta gigi dengan fluoride atau minum air yang mengandung fluoride, maka risiko kerusakan gigi akan semakin rentan terjadi.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini