Sponsors Link

Gigi Geraham Anak Berlubang – Apa Penyebabnya? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Sponsors Link

Gigi geraham anak berlubang disebabkan oleh gula yang dimakan pencampuran dengan plak bakteri pada gigi ini menciptakan asam yang merusak sebagian gigi seperti penyebab gigi cepat rusak dan tidak kuat. Jika ini terjadi maka lubang gigi cukup sering akan terjadi. Ada bakteri tertentu dalam plak kita yang menyebabkan kondisi ini. Karena merupakan penyakit bakteri, kerusakan gigi dapat menyebar dari satu gigi ke gigi lainnya melalui kontak langsung atau dengan menumpahkan air liur ke seluruh gigi lainnya di mulut seperti gigi depan berlubang dan menghitam.

ads

Anak-anak yang mengalami masalah gigi geraham berlubang lebih cenderung mengalami pembusukan gigi permanen seperti gigi taring berlubang. Dengan menghilangkan kerusakan gigi dan memulihkan gigi, jumlah bakteri penyebab pembusukan berkurang secara signifikan. Peluruhan gigi juga dapat mempengaruhi kualitas hidup anak secara signifikan. Jika seorang anak sakit gigi atau sakit dengan mengunyah, mereka tidak akan bisa makan dengan benar. Pertumbuhan dan penambahan berat badan, pola tidur, perilaku dan kinerja sekolah juga dapat dipengaruhi secara negatif seperti mengatasi gigi depan anak tumbuh miring.

Namun, kerusakan gigi benar-benar dapat dicegah dengan:

  • Membersihkan gigi efektif dua kali sehari
  • Mengurangi asupan dan frekuensi gula (termasuk gula alami misalnya buah , madu dan gula yang diproduksi misalnya jeli , permen , dll.)
  • Kunjungan rutin ke dokter gigi anak-anak Galway yang berdedikasi
  • Ingat: anak Anda bisa mengalami kerusakan gigi tanpa gejala atau terlihat jelas “rongga”.
    Pemeriksaan gigi secara rutin sangat penting bagi anak-anak.

Memperbaiki Gigi Geraham Anak Berlubang

Gigi anak harus dipertahankan sampai jatuh secara alami karena mereka melayani sejumlah fungsi penting. Beberapa anak tidak kehilangan molar bayi terakhir mereka hingga usia 12-13 tahun. Ini jauh lebih lama dari yang mungkin diketahui banyak orang tua. Jika gigi anak memiliki rongga kecil, bisa dipulihkan dengan gigi yang berwarna (komposit).

Jika rongganya sangat besar atau enamel berkualitas buruk, gigi bisa dipulihkan dengan mahkota stainless steel. Ini adalah restorasi yang sangat sukses dan bisa bertahan bertahun-tahun. Dalam beberapa kasus, tidak mungkin mengembalikan gigi bayi yang rusak sehingga perlu diekstraksi. Namun, ini adalah upaya terakhir untuk kehilangan gigi bayi di awal dapat menyebabkan hilangnya ruang untuk gigi permanen ini mungkin memerlukan perawatan ortodontik (kawat gigi) nanti.

Cara Mencegah Lubang Gigi

Lubang gigi hanya bisa terjadi jika  : Plak (sumber bakteri) + Gula = gabungan untuk membuat asam yang kemudian melarutkan bagian luar gigi (enamel). Begitu rongga dimulai maka bisa berkembang dengan cepat  terutama jika ada banyak plak dan gula. Kabar baiknya adalah banyak yang bisa kita lakukan di rumah dan di operasi gigi untuk menghentikan kejadian ini seperti cara merawat gigi balita yang rusak parah.

Pencegahan di Rumah

  • Jaga agar plak tetap rendah dengan membersihkan gigi yang baik dua kali sehari (menyikat gigi pagi & malam; flossing di malam hari)
  • Jaga asupan gula rendah.
  • Pilih makanan dan minuman yang “sehat”. Air adalah minuman terbaik dan teraman untuk gigi.
  • Pilih “suguhan” yang ramah gigi
  • Ingat: semakin lama kontak gula gigi (misalnya permen lengket) dan semakin sering gula diambil – semakin tinggi risiko kerusakan gigi.

Perkuat gigi dengan menggunakan pasta gigi berfluoride. Gunakan obat kumur fluoride jika disarankan oleh dokter gigi (biasanya dari usia 6 tahun).

Demikianlah yang dapat disampaikan, semoga dapat bermanfaat.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi