Sponsors Link

Gigi Geraham Bungsu Tumbuh Tidur : Penyebab dan Cara Mengatasi

Sponsors Link

Ada Macam Macam Gigi yang perlu diketahui. Salah satunya gigi geraham bungsu. Gigi geraham bungsu merupakan jenis gigi geraham ketiga yang tumbuh paling akhir. Umumnya, gigi geragam bungsu ini tumbuh pada usia remaja atau dewasa muda. Pertumbuhan gigi bungsu ini tidak sama dengan gigi normal lainnya. Karena biasanya sudah tidak ada ruang di gusi yang bisa menjadi ruang tumbuh bagi gigi tersebut. Akibatnya, ada banyak kasus dimana gigi tumbuh miring, Gigi Bungsu Tumbuh Miring Ke Arah Atas Pipi, atau bahkan gigi geraham bungsu tumbuh tidur. Berikut ini beberapa penjelasan mengenai permasalahan tersebut.

ads

Penyebab

Gigi geraham bungsu tumbuh di rahang kanan kiri dan juga rahang atas kanan kiri. Pada kasus yang normal, Gigi Bungsu seharusnya tumbuh dengan normal seperti gigi normal lainnya. Akan tetapi, pada beberapa kasus, gigi geraham bungsu tidak tumbuh dengan benar. Misalnya pada kasus gigi geraham bungsu tumbuh tidur.

Kebanyakan penyebabnya adalah tidak adanya lagi ruang pada gusi di pangkal rahang yang bisa dijadikan ruang tumbuh gigi. Sehingga ketika sudah waktunya gigi geraham bungsu tumbuh, pertumbuhan gigi akan menjadi miring atau tidur. Bahkan ada beberapa kasus gigi geraham bungsu yang menabrak gigi di sampingnya dan menyebabkan berbagai keluhan, Jenis Jenis Penyakit Gigi, dan gangguan di rongga mulut.

Efek Samping

Salah satu Tanda-Tanda Gigi Geraham Bungsu Tumbuh adalah rasa sakit. Namun rasa sakit itu bisa saja disebabkan karena pertumbuhannya yang tidak normal. Gigi bungsu yang tumbuh miring atau tidur memang bukanlah gigi yang normal. Permasalahan ini sering juga dikenal sebagai permasalahan gigi tidur. Gigi tidur akan menabrak gigi lainnya sehingga menyebabkan berbagai efek samping. Berikut beberapa efek samping yang dirasakan.

  • Muncul rasa sakit atau nyeri yang tidak tertahankan
  • Gigi di sebelahnya bisa menjadi rusak karena pertumbuhan gigi bungsu yang tidur
  • Meningkatkan risiko peradangan pada gusi di sekitar pertumbuhan gigi bungsu, karena bakteri bisa saja masuk dan meradang di sana
  • Gigi tumbuh tidur dapat meningkatkan risiko tulang rahang rusak
  • Gigi tumbuh tidur juga bisa menyebabkan gangguan pada saraf yang ada di sekitarnya
  • Menyebabkan pembengkakan pada rahang
  • Menyebabkan kaku rahang
  • Gigi bungsu menjadi sulit untuk dibersihkan sehingga menungkatkan risiko penyakit gigi dan gusi serta kerusakan pada gigi
  • Pendarahan pada gusi
  • Mati rasa
  • Gigi menjari retak atau patah

Itulah beberapa efek samping dari gigi geraham bungsu tumbuh tidur. Mengingat efek sampingnya yang cukup mengganggu, memang ada baiknya masalah ini segera diatasi. Tujuannya adalah agar tidak menciptakan masalah baru di kemudian hari.

Sponsors Link

Cara Mengatasi

Sebagian besar dari permasalahan gigi geraham bungsu yang tumbuh tidur pemecahannya adlaah dengan melakukan operasi. Operasi gigi bungsu tidur ini perlu dilakukan secepatnya agar tidak meningkatkan risiko dari kerusakan gigi. Maka, jika muncul rasa sakit saat pertumbuhan gigi bungsu, dan disusul dengan gejala lain yang menegaskan bahwa pertumbuhan gigi bungsu memang tidak normal, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasinya.

Dokter biasanya akan melakukan beberapa pemeriksaan sebelum menentukan apakah ada masalah pada gigi atau tidak. Bisa jadi prosedur rontgen gigi akan direkomendasikan untuk dilakukan. Tujuannya adalah untuk mengetahui secara pasti apakah benar bahwa gigi geraham bungsu tumbuh tidur. Jika sudah pasti, maka pasien kemungkinan akan direkomendasikan untuk melakukan operasi gigi. Apalagi jika gigi bungsu tersebut sudah menyebabkan berbagai keluhan kesehatan.

Sponsors Link

Operasi gigi bungsu yang tumbuh tidur bisa dilakukan selama beberapa menit hingga jam. Sebelum operasi dilakukan, pasien akan diberikan bius lokal untuk mengurangi rasa sakit saat dioperasi. Prosedur operasi adalah dengan melakukan pembedahan, lalu gigi tidur akan diangkat dan dikeluarkan. Kemudian, gusi akan dijahit untuk mengembalikan strukuturnya. Tentunya operasi ini akan membutuhkan beberaoa hari hingga beberapa minggu agar bisa kembali merasa nyaman.

Namun berikut ini ada beberapa tips untuk meminimalisir rasa tidak nyaman pasca operasi gigi geraham bungsu yang mungkin Anda butuhkan.

  • Mengonsumsi obat pereda rasa sakit yang direkomendasikan oleh dokter Anda
  • Beristirahat dan menghindari kegiatan berat setelah melakukan operasi gigi gerahambungsu tumbuh tidur
  • Mengompres dengan ice pack atau air es di bagian pipi jika terlihat membengkak
  • Mengonsumsi makanan dengan struktur yang lembut pada 24 jam pertama pasca operasi gigi bungsu
  • Untuk smenetara waktu, tidak diperkenankan menggosok gigi hingga waktu yang ditentukan
  • Hindari minum dengan sedotan
  • Hindari obat kumur untuk smeentara waktu
  • Hindari minuman yang mengandung alkohol, kafein, atau soda
  • Hindari merokok, setidaknya hingga 72 jam setelah operasi gigi bungsu dilakukan
  • Patuhi semua rekomendasi dan larangan dokter untuk mempercepat pulihnya gusi pasca operasi

Jika muncul gejala berikut ini setelah operasi dilakukan, maka segera hubungi dokter:

  • Demam
  • Pendarahan berat
  • Sulit bernafas dan menelan
  • Bernanah
  • Kebas atau mati rasa yang berkelanjutan
  • Bengkak menjadi parah
  • Nyeri parah

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai gigi geraham bungsu tumbuh tidur yang perlu diketahui. Jika gejala gigi geraham bungsu yang tumbuh secara tidak normal terjadi kepada Anda, ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter gigi. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini