Sponsors Link

Gigi Gingsul Apakah Harus Dicabut ? Ini Penjelasannya

Sponsors Link

Ada beberapa gangguan pada pertumbuhan gigi dan sering kali menyebabkan kondisi gigi gingsul. Jika Anda memiliki gigi gingsul, mungkin akan sulit bagi Anda untuk menentukan gigi gingsul apakah harus dicabut atau tidak. Karena banyak orang yang mengatakan bahwa gigi gingsul membuat senyuman menjadi lebih manis. Akan tetapi, bagaimana dalam pandangan medis mengenai hal ini? Berikut beberapa penjelasannya.

ads

Gigi Gingsul dalam Pandangan Medis

Sebelum mengetahui jawaban dari permasalahan gigi gingsul apakah harus dicabut atau tidak, maka perlu untuk mengetahui pandangan gigi gingsul dalam pandangan medis.

Dalam pandangan medis gigi gingsul adalah salah satu jenis kelainan yang dikenal dengan istilah malokusi. Malokusi itu sendiri adalah sebuah kondisi saat tumbuhnya gigi bukan pada tempat yang seharusnya. Ada berbagai penyebab dari permasalahan gigi gingsul, seperti rahang yang kecil atau tempat tumbuh gigi yang terlalu sempit sehingga gigi tumbuh pada bagian gusi yang lain. Gigi gingsul juga bisa menjadi salah satu kelainan dari faktor keturunan.

Gigi Gingsul Haruskah Dicabut?

Dalam segi non medis, seperti dalam segi penampilan, mungkin memiliki gigi gingsul tidaklah masalah. Justru banyak orang yang menganggap bahwa penampilan gigi gingsul akan terlihat manis. Namun jika membicarakan gigi gingsul apakah harus dicabut dalam pandangan medis, tentu gigi gingsul adalah kelainan yang seharusnya perlu untuk ditangani dengan baik. Jika tidak segera diatasi bisa jadi di kemudian hari akan muncul beberapa masalah. Berikut beberapa contohnya.

  • Meningkatkan risiko cedera gusi saat mengunyah makanan
  • Membuat pertumbuhan gigi selanjutnya terganggu
  • Menyebabkan pertumbuhan gigi selanjutnya terhambat, bahkan bisa tidak tumbuh sama sekali (impaksi)
  • Menyebabkan kerusakan pada gigi Karena sulit untuk dibersihkan akibat posisinya yang salah
  • Gigi gingsul tidak dapat berfungsi secara maksimal seperti gigi normal lainnya

Melihat penjelasan di atas, tentunya permasalahan gigi gingsul memang perlu untuk diatasi. Namun, apakah gigi gingsul harus dicabut atau tidak, tentu harus dilihat dalam masing-masing kasusnya, karena ada jenis Gigi yang Tidak Boleh Dicabut.

Cara Mengatasi Gigi Gingsul

Lalu bagaimana cara mengatasi gigi gingsul? Dan gigi gingsul apakah harus dicabut? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, tentu perlu diperhatikan setiap kasus yang ada. Karena mungkin ada orang yang direkomendasikan untuk mencabut gigi gingsulnya dan ada yang direkomendasikan untuk merapikan gigi saja. Salah satu cara mengatasi gigi gingsul adalah dengan Manfaat Gigi Behel. Akan tetapi bisa jadi sebelum pemasangan behel akan ada gigi normal yang dicabut. Alasan Gigi Harus Dicabut adalah untuk memberikan ruang kepada gigi gingsul untuk bisa diperbaiki posisinya. Dengan demikian behel akan membantu gigi gingsul untuk kembali ke posisinya yang semula. Durasi dari penggunaan behel pun tergantung dari masing-masing orang. Bisa 1 hingga 3 tahun.

Sponsors Link

Namun, setiap perlakukan medis tentu memiliki risiko atau efek samping. Dan salah satu efek samping dari behel gigi gingsul adalah infeksi. Terutama bagi orang-orang dengan gangguan kesehatan tertentu. Beberapa kondisi kesehatan yang dimaksud antara lain:

  • Orang dengan gangguan sistem imun
  • Orang dengan penyakit hati
  • Orang dengan penyakit sendi
  • Orang dengan kelainan jantung bawaan

Pada orang-orang dengan gangguan tersebut, perlu dikonsultasikan terlebih dahulu untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Dan bisa jadi antibiotik akan diberikan sebagai upaya pencegahan infeksi.

Sponsors Link

Jika pemasangan behel gigi gingsul memang membutuhkan upaya pencabutan gigi terlebih dahulu, maka gigi akan dicabut dengan menyuntikkan obat bius lokal terlebih dahulu. Setelah itu, behel tidak bisa langsung dipasang. Biasanya akan diberikan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu hingga area pencabutan gigi sudah benar-benar pulih. Selama beberapa hari dalam masa pemulihan tersebut, pasien akan direkomendasikan untuk melakukan beberapa hal guna membantu proses penyembuhan dari pencabutan gigi, di antaranya:

  • Mengonsumsi obat pereda rasa sakit yang sudah direkomendasikan untuk pasien
  • Melakukan penginderaan pada area gigi yang dicabut dengan air dingin atau es. Tujuannya untuk meredakan rasa sakit dan mencegah infeksi.
  • Menggigit kain jasa secara lembut dengan tujuan untuk meredakan pendarahan usai pencabutan gigi.
  • Membatasi aktivitas selama kurun waktu 1 hingga 2 hari pasca pencabutan gigi.
  • Hindari meludah atau membuang lidah, juga berkumur, dan hindari minum dengan sedotan selama 1 hari atau 24 jam pasca pencabutan.
  • Setelah 24 jam, berkumur dengan air garam atau larutan hangat sudah diperbolehkan.
  • Memilih mengonsumsi makanan yang lembut.
  • Tidak merokok.
  • Menyikat gigi dengan hati-hati agar area bekas pencabutan gigi segera pulih.
  • Jika area pasca pencabutan gigi sudah sembuh, maka dokter bisa membantu memasang behel untuk membantu mengatasi gigi gingsul. Terapi behel untuk gigi gingsul ini akan membuat posisi gigi gingsul perlahan bergeser ke arah yang seharusnya.

Itulah beberapa penjelasan mengenai gigi gingsul apakah harus dicabut atau tidak. Jika Anda memiliki struktur gigi gingsul, maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter gigi untuk mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk membantu mengatasi permasalahan ini, karena bisa jadi pemasangan behel tidak membutuhkan pencabutan gigi. Atau, bisa jadi proses pencabutan gigi memang harus dilaksanakan. Ketahui juga beberapa Cara Mengatasi Gigi Ngilu Karena Behel dan Cara Merawat Gigi BehelSemoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi