Sponsors Link

 Gigi Juga Dapat Mengalami Depresi

Sponsors Link

Depresi, tentunya sobat sudah sering mendengar mengenai hal ini ya? depresi diidentikkan dengan stres karena suatu masalah yang bisa terjadi pada siapa saja mulai dari anak anak hingga orang dewasa dan orang tua. Nah sobat, ternyata tidak hanya pikiran saja yang bisa depresi.

ads

Gigi Juga dapat Mengalami Depresi dimana hal itu terjadi kebiasaan atau pola perawatan gigi yang tidak sehat sehingga gigi memiliki tugas dan tekanan yang jauh lebih berat untuk menjalankan tugasnya, depresi pada gigi tentunya berpengaruh pada fungsi utamanya dan membuat gigi mudah rusak sehingga akan berpengaruh pada hal lainnya seperti tidak nyaman ketika berbicara, senyum, makan, dsb. Yuk sobat simak selengkapnya untuk memahami dan mencegah hal ini terjadi pada gigi kita.

1. Pengertian Depresi Gigi

Depresi gigi atau dental depresion adalah terkikisnya lapisan terluar gigi gigi yang disebabkan oleh perawatan gigi yang salah dan makanan yang merusak gigi. Lapisan terluar gigi adalah lapisan keras pelindung gigi, yang melindungi dentin gigi yang sensitif. Apabila lapisan terluar gigi terkikis karena perawatan gigi yang tidak sehat, dentin di bawahnya akan terekspos, yang dapat menyebabkan rasa sakit dan gigi sensitif.

2. Sebab Depresi Gigi

Depresi gigi dapat disebabkan oleh:

  • Konsumsi minuman ringan berlebih (kadar fosfor dan dan makanan yang merusak gigi serta sitrat yang tinggi).
  • Minuman dari buah (beberapa makanan yang merusak gigi pada minuman dari buah lebih depresif daripada perawatan gigi yang salah tentunya jika diolah dengan cara yang salah seperti berpengawet atau berbahan tambahan lain yang tidak baik untuk gigi).
  • Mulut kering atau air liur yang sedikit (xerostomia).
  • Makanan (tinggi akan gula dan pati).
  • Asam lambung.
  • Gangguan pencernaan.
  • Obat obatan (aspirin, antihistamin).
  • Genetik (kondisi turunan).
  • Faktor lingkungan (gesekan, keausan, stress dan korosi).

3. Gejala Depresi Gigi

  • Salah satu tanda dari depresi gigi adalah terkikisnya permukaan gigi yang menyebabkan tampilan halus dan berkilau.
  • Dental depresion juga dapat menyebabkan akar gigi yang terekspos (dentin) sensitif terhadap panas dan dingin.
  • Tanda tanda dari depresi gigi pada bagian belakang gigi meliputi terbentuknya cekungan pada permukaan penggigit gigi. Tambalan dapat menjadi menonjol apabila permukaan gigi sekitar terkikis akibat depresi.
  • Apabila lapisan terluar gigi terkikis, gigi lebih rentan terhadap lubang atau kerusakan. Apabila kerusakan gigi sudah mempengaruhi lapisan terluar gigi, kerusakan sudah dapat memasuki bagian utama dari gigi.
  • Lubang kecil mungkin tidak menyebabkan masalah apapun pada awalnya. Namun begitu lubang berkembang dan memasuki gigi, lubang dapat mempengaruhi syaraf syaraf kecil, menyebabkan abses atau infeksi yang sangat sakit.
Sponsors Link

4. Cara Mencegah Depresi Gigi

Ada beberapa hal yang dapat sobat lakukan untuk melindungi gigi dari depresi :

  • Konsumsi makanan dan minuman untuk perawatan gigi yang benar dan tidak merusak gigi, minuman bersoda hanya boleh sesekali pada saat waktu makan. Hal ini dapat mengurangi jumlah serangan asam pada gigi.
  • Minum dengan cepat, tanpa menahan minuman pada mulut atau “berkumur”. Gunakan sedotan untuk membantu mengantarkan minuman ke belakang mulut dan menghindari kontak yang panjang dengan gigi.
  • Akhiri makan dengan keju atau susu karena dapat mengatasi asam yang merusak gigi.
  • Kunyah permen karet bebas gula setelah makan. Hal ini dapat membantu produksi air liur untuk membilas asam yang terbentuk pada mulut setelah makan. manfaat permen karet bebas gula bagi gigi memang cukup efektif.
  • Tunggu setidaknya 1 jam setelah mengonsumsi makanan atau minuman dan asam sebelum menyikat gigi. Hal ini dapat memberi waktu bagi gigi sobat untuk membangun kandungan mineral kembali.
  • Sikat gigi 2 kali sehari dengan pasta gigi fluor. Gunakan sikat gigi dengan kepala yang kecil dan bulu sedang ke halus sehingga gigi tidak terkena tekanan berat dan tidak rusak karena sikat gigi yang keras.

5. Cara Mengobati Depresi Gigi

  • Berkumur dengan air hangat untuk mengeluarkan sisa makanan yang tersangkut pada lubang. Gunakan benang gigi untuk mengangkat makanan yang tersangkut pada lubang atau pada sela sela gigi.
  • Jangan letakan aspirin pada gigi yang sakit atau jaringan gusi.
  • Periksa ke dokter secara rutin tiap 6 bulan sekali untuk mengantisipasi jika ada maslaah pada gigi sekecil apapun sehingga tidak menimbulkan masalah gigi lain yang lebih berat termasuk depresi gigi tersebut.

Nah sobat, sekarang sobat memahami bahwa tidak hanya pikiran saja yang bisa depresi, yakni gigi juga, memang pada dasarnya setiap hal baik itu manusia secara keseluruhan, salah satu organ tubuh, bahkan hewan dan tumbuhan pun bisa mengalami depresi jika mengalami sesuatu yang berat dalam hidupnya, tentunya sobat tak ingin hal ini terjadi pada gigi sobat ya, sebab itu tetap lakukan yang terbaik untuk sobat sebab kesehatan gigi sobat merupakan tanggung jawab sobat sendiri.

Sponsors Link

Demikian yang dapat penulis sampaikan, jangan lupa jaga kesehatan gigi dengan perawatan yang tepat ya sobat, sehingga gigi kita semua selalu sehat dan jauh dari depresi serta bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan sempurna. Sampai jumpa di artikel berikutnya. Kenali masalah gigi dan mulut anda terlebih dahulu sebelum mencoba cara – cara yang penulis berikan. Terima kasih.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi