Sponsors Link

Gigi Mati – Gejala – Penyebab – Pengobatan – Pencegahan

Sponsors Link

Rajin memeriksakan gigi ke dokter menjadi cara terbaik untuk mencegah dan mendeteksi adanya masalah gigi mati sebab umumnya gigi mati tidak menyebabkan rasa sakit dan hanya membuat warna gigi berubah saja. Gigi manusia terdiri dari 3 lapisan yakni enamel, dentin dan juga pulpa. Pada bagian pulpa gigi terdapat pembuluh darah dan juga saraf. Apabila saraf mati dan pembuluh darah tidak lagi bisa mengalirkan darah ke area gigi tersebut, maka gigi itu akan mati atau gigi yang tak vital.

ads

Gejala Gigi Mati

Mendeteksi ciri ciri gigi mati terkadang sulit dilakukan hanya dengan melihat dan hanya dokter gigi yang bisa mendiagnosis masalah tersebut dengan melakukan pemeriksaan teratur. Selain itu, rasa sakit pada gigi juga biasanya tidak terjadi meski dalam beberapa kasus juga bisa terjadi yang disebabkan karena infeksi. Meski begitu, masih ada beberapa gejala utama yang bisa anda perhatikan untuk mengidentifikasi gigi mati, yakni:

  1. Warna Gigi Berubah

Gigi mati biasanya akan berubah menjadi penyebab gigi cepat kuning, hitam atau abu abu yang terjadi karena sel darah merah pada area gigi tersebut juga sudah mati. Berubahnya warna pada gigi akan meningkat dari warna kuning kemudian menjadi hitam jika tidak segera ditangani.

  1. Gigi Terasa Sakit

Gigi mati juga bisa menjadi penyebab sakit gigi kambuh yang beragam namun bukan berasal dari dalam gigi tetapi bagian ujung saraf yang sangat sensitif di sekitar area luar gigi yakni membran periodontal. Bakteri dan juga sisa saraf mati atau nanah nantinya akan terbentuk di rongga pulpa dalam gigi sehingga menekan membran periodontal dan inilah yang menyebabkan rasa sakit terjadi di area gigi mati. Gigi mati juga bisa mengalami infeksi yakni membentung kantong nanah atau abses dan kemudian menyebabkan beberapa gejala seperti:

  • Rasa tidak nyaman di gigi
  • Timbul bau busuk
  • Pembengkakan di area gusi
  • Pembusukan pada gigi.

Penyebab Gigi Mati

Masalah gigi mati bisa disebabkan karena dua hal yakni karena kerusakan gigi dan juga karena trauma gigi.

  • Kerusakan gigi: Akan menyebabkan peluruhan gigi dimulai dari lapisan terluar gigi yang kemudian mulai menembus lapisan lebih dalam. Jika tidak segera diobati, maka menjadi jalur baru untuk bakteri masuk ke dalam gigi. Pulpa sehat akan merespon terhadap peradangan karena bakteri dimana pulpa dan sel darah putih akan menahan infeksi karena bakteri. Akan tetapi ini bisa mengakibatkan terjadinya tekanan pada pulpa semakin tinggi dan kemudian memotong suplai darah sehingga membunuh pulpa karena suplai darah terhenti.
  • Trauma gigi: Trauma gigi umumnya terjadi karena cedera ketika berolahraga, terjatuh atau terbentur sehingga membuat pembuluh darah pecah dan suplai dari ke gigi terputus. Ini menyebabkan saraf dan jaringan hidup pulpa menjadi mati karena tidak memperoleh suplai darah.

Pengobatan Gigi Mati

Pengobatan untuk gigi mati sangat penting untuk dilakukan khususnya jika sudah terjadi infeksi gigi. Jika tidak segera diobati, bakteri bisa tumbuh dan pindah ke akar gigi kemudian menyerang tulang rahang dan bagian gigi yang lain. Jika gigi mati tidak menimbulkan rasa sakit, maka ini bisa didiagnosis dengan sinar X. Ada 2 jenis pengobatan untuk gigi mati yang bisa dilakukan uakni cabut gigi dan juga saluran akar kanal gigi. 

Sponsors Link

  • Cabut gigi: Dilakukan jika dokter tidak dapat memperbaiki gigi karena pembusukan sehingga gigi harus dicabut. Prosedur cabut gigi sangat sederhana, ekonomis dan tidak sakit. Gigi yang sudah dicabut nantinya akan diganti dengan implan gigi untuk mengganti jaringan tulang pada gigi atau dengan macam macam gigi palsu.
  • Saluran akar kanal: Ini umumnya dilakukan jika kondisi gigi masih bagus yang juga dikenal dengan nama endodontik dari endodontist dengan fungsi untuk membersihkan semua infeksi dari gigi serta akar gigi. Perawatan saluran akar kanal ini prosesnya panjang sehingga pasien harus melakukan perawatan beberapa kali. Nantinya gigi mati bisa berfungsi kembali sesudah perawatan sebab kondisi gigi yang masih utuh meski tidak sekuat gigi lain yang masih sehat dan lebih berisiko rapuh.

Pencegahan Gigi Mati

Untuk mencegah masalah gigi mati ini terjadi, sebenarnya ada banyak hal yang bisa anda lakukan, seperti: 

Sponsors Link

  • Berkumur sebelum sikat gigi
  • Pakai pasta gigi mengandung fluor
  • Sikat gigi dengan benar dan tidak terlalu keras
  • Sikat gigi dua kali sehari dengan cara menyikat gigi yang benar
  • Kurangi makanan dan minuman manis
  • Periksakan gigi dengan teratur
  • Jangan membuka kemasan dengan gigi
  • Pakai pelindung mulut atau mouth guard saat olahraga untuk pencegahan trauma gigi.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini