Sponsors Link

Gigi Palsu Ternyata Bisa Membuat Kurang Gizi

Sponsors Link

Gigi palsu merupakan salah cara alternatif bagi mereka yang mengalami masalah gigi yang ompong dan rusak yakni gigi palsu parsial. Gigi yang ompong sendiri biasanya memilki banyak penyebab, seperti faktor usia dan juga faktor perawatan dai gigi yang kurang baik.

ads

Berikut ini adalah beberapa penyebab dari ompongnya gigi, yang memaksa seseorang menggunakan gigi palsu dan magnet pada gigi palsu :

  • Kecelakaan
  • Faktor usia
  • Kelainan pada pertumbuhan gigi
  • Gigi yang berlubang, sehingga harus dicabut
  • Abrasi gigi.

Penggunaan Gigi palsu memang akan membuat gigi anda menjadi lengkap kembali serta mencegah efek samping penggunaan gigi palsu, tetapi walaupun begitu penggunaan gigi palsu pun dapat menyebabkan beberapa resiko bagi kesehatan tubuh yang dapat membahayakan. Salah satunya adalah kekurangan gizi.

Sebuah penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kondisi gigi dan kekurangan asupan nutrisi penting, terlepas dari penggunaan gigi palsu.

Penelitian dilakukan terkait pemakaian gigi palsu yang dapat menyebabkan kekurangan gizi bagi penggunanya. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa gigi palsu menempatkan pemakainya pada risiko kekurangan gizi. Sebabnya adalah pemakai gigi palsu akan menghindari makanan yang lebih sulit dikunyah. Penelitian lain juga dilakukan oleh King’s College London yang menunjukkan hasil yang sama.

Kedua penelitian tersebut menemukan bahwa kehilangan gigi dan menggunakan gigi palsu dikaitkan dengan kelamahan sendi dan otot yang dapat membuat orang lebih berisiko mengalami kerusakan tulang dan jatuh.

Orang dengan gigi palsu atau kehilangan giginya akan merasa sulit saat makan makanan bergizi seperti buah, sayur, kacang-kacangan, dan daging. Padahal semua makanan tersebut sangat dibutuhkan sebagai nutrisi tubuh.

Meski gigi tiruan meningkatkan fungsi mengunyah, tapi kekuatan gigitannya jauh lebih lemah daripada gigi asli. Itulah mengapa para pengguna gigi palsu menghindari makanan tertentu.

Penelitian tersebut melibatkan 1.800 orang berusia rata-rata 62 tahun. Selanjutnya mereka dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu memiliki gigi lebih dari 20, pemakai gigi palsu dengan gigi asli kurang dari 20, tidak mengunakan gigi palsu dengan jumlah gigi kurang dari 20.

Pengujian ketiga kelompok tersebut dalam berbagai tes yang menyangkut kekuatan, kelemahan, indeks massa tubuh (IMT), dan kesehatan mulut peserta. Selain itu, para peserta juga diwawancarai terkait asupan gizi yang mereka konsumsi.

Hasilnya adalah kelompok yang tidak memakai gigi palsu meski hanya memiliki kurang dari 20 gigi mengonsumsi nutrisi paling sedikit dibandingkan dengan jumlah harian yang direkomendasikan.

Para peneliti juga menyebut, kelompok ini yang tubuhnya paling lemah. Mereka menemukan bahwa orang yang memiliki gigi lebih sedikit 32 persen lebih lemah. Kelompok ini juga 20 persen lebih cenderung kekurangan nutrisi.

Sponsors Link

Penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya kesehatan mulut dalam mencegah kehilangan gigi. Karena ketika kehilangan gigi, seseorang berisiko tinggi kekurangan nutrisi di kemudian hari

Seperti yang kita tahu, nutrisi sangat penting bagi tubuh untuk  penyusutan massa otot dan keracunan muskuloskeletal, oleh sebab itulah penggunaan gigi palsu tetap memperhatikan asupan gizi yang dibutuhkan. Untuk itu cara menjaga kesehatan gigi palsu penting diterapkan, agar kondisi gigi sehat lainnya tidak terpengaruh. Salah satunya adalah dengan rutin memeriksakan gigi palsu ke dokter gigi.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini