Sponsors Link

Gigi Sensitive Ternyata Dapat Sembuh Total

Sponsors Link

Salah satu masalah gigi yang sangat mengganggu adalah gigi yang sensitive. Seringkali orang yang mempunyai gigi yang sensitive menghadapi berbagai masalah. Rasa yang sakit akan membuatnya tidak nayaman. Apalagi jika sedang dalam keadaan yang mengharuskan untuk bertemu dengan orang, pastinya tidak menyenangkan.

ads

Orang yang memiliki gigi yang sensitive tidak dapat makan atau minum sembarangan karena akan memicu rasa sakit. Pada artikel kali ini akan membahas lebih jauh tentang masalah gigi sensitive. Berikut penjelasannya.

Apa Itu Gigi Sensitive?

Gigi manusia terdiri dari beberapa lapisan. Lapisan terluar gigi disebut sebagai email gigi (enamel), akarnya disebut sebagai sementum, dan lapisan gigi yang paling dalam lagi disebut dentin. Gigi akan jadi sensitif ketika lapisan dentin terekspos dengan lingkungan luar.

Dentin terhubung dengan saluran yang berisi serabut-serabut saraf. Jadi ketika dentin terpapar suhu dingin atau panas dari apa pun yang Anda konsumsi, otomatis serabut saraf dalam gigi juga ikut terpapar dan menyebabkan rasa sakit.

Ciri-Ciri Gigi Sensitive

Rasa ngilu yang muncul tepat saat atau sehabis makan/minum sesuatu yang panas atau dingin adalah ciri-ciri gigi sensitif yang paling umum. Pada kasus yang lebih parah, orang dengan gigi sensitif bisa merasakan ngilu ketika ia bernapas lewat mulut meski sedang tidak makan atau minum apa pun.

Penyebab Gigi Sensitive

Dikutip dari doktersehat.com Pakar kesehatan Professor Heriandi Sutadi, SpKGA (K), PhD, yang merupakan dokter gigi di RS Pondok Indah menyebutkan jika gigi sensitive disebabkan oleh adanya iritasi akibat dari infeksi bakteri atau bahkan senyawa kimia.

Saat iritasi ini terjadi, maka gigi akan kehilangan kandungan garam mineral sehingga membuat gigi cenderung berwarna lebih buram. Saat iritasi ini semakin dalam dan mencapai bagian dentin yang lebih lunak, maka dentin bisa berlubang dan pada akhirnya akan memicu rasa ngilu andai kita memakan makanan atau minuman yang dingin atau sekadar tersenggol saja.

Jika kita malas menyikat gigi, maka kita akan meningkatkan resiko terkena gigi sensitif. Tak hanya itu, andai kita cenderung memakai sikat gigi dengan bahan yang keras, menyikat gigi dengan teknik yang kasar, dan suka mengkonsumsi makanan dan minuman yang asam layaknya cuka pempek dan makanan manis, kita juga akan lebi mudah mengalami masalah gigi ini.

Tak hanya itu, mereka yang memakai gigi palsu secara permanen juga bisa mengalami gigi sensitif mengingat penggunaan gigi ini bisa membuat gusi sedikit terbuka yang tentu akan lebih mudah terekspos bakteri penyebab gigi sensitif.

Sponsors Link

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan dentin menjadi terbuka. Misalnya karena enamel gigi yang terkikis sehingga memperlihatkan akarnya. Ini bisa diakibatkan oleh gigi berlubang, karang gigi, kebiasaan menggosok gigi terlalu keras, gusi surut, hingga penyakit gusi (gingivitis). Kebiasaan menggemeretakkan gigi (bruxism) saat tidur juga bisa mengikis email gigi dan membuat gigi jadi sensitif.

Selain itu, makanan dan minuman Anda makan sehari-hari pun bisa bikin gigi sensitif. Terutama makanan yang terlalu asam seperti saus tomat, lemon, kiwi, dan acar. Makanan serba asam dapat menyebabkan pengikisan lapisan terluar gigi sehingga membuat gigi Anda ngilu setelah makan.

ads

Asam bisa menyebabkan lapisan pelindung gigi menipis. Itu sebabnya gigi sensitif juga sering dialami oleh orang-orang yang punya penyakit pencernaan seperti maag atau GERD, karena asam lambung yang naik ke kerongkongan hingga mulut bisa mengenai lapisan gigi. Hal yang sama juga dialami oleh orang-orang yang mengidap bulimia. Memuntahkan makanan yang sudah dicerna akan mengikis gigi dan membuatnya jadi sensitif.

Apa gigi sensitif bisa sembuh total?

Pada kebanyakan kasus, gigi sensitif bisa sembuh jika cara perawatannya tepat dan dilakukan dengan telaten. Pemakaian rutin dari pasta gigi sensitif cukup ampuh untuk menyembuhkan kasus gigi sensitif yang tidak terlalu parah.

Pasta gigi khusus gigi sensitif umumnya mengandung potasium nitrat atau strontium klorida yang bekerja melindungi sistem saraf dalam gigi sekaligus menghalangi sinyal rasa sakit. Perawatan dengan pasta gigi sensitif ini pun biasanya yang pertama kali disarankan oleh dokter gigi jika Anda mengalami gigi sensitif.

Jika tidak kunjung sembuh, dokter akan mencari tahu penyebab pastinya sebelum menentukan caramengobati gigi sensitif yang lebih ampuh. Apabila gigi sensitif Anda disebabkan oleh gigi berlubang atau masalah gusi lainnya, seperti gusi surut, dokter akan terlebih dulu menangani sumber masalahnya sebelum mengobati gigi sensitif Anda. Biasanya setelah penyebabnya ditangani, sensasi gigi sensitif juga akan menyusul hilang.

Setelahnya dokter akan melakukan perawatan desensitisasi dengan mengoleskan gel khusus ke lapisan gigi untuk mengurangi rasa ngilu akibat gigi sensitif. Dokter juga mungkin akan mengoleskan gel fluorida yang dapat menguatkan lapisan gigi dan mencegah gigi berlubang, untuk mengurangi risiko gigi sensitif di kemudian hari.

Perawatan di dokter biasanya harus dilakukan berulang agar hasilnya maksimal. Jika Anda telaten konsul ke dokter untuk mengobatinya, gigi sensitif bisa sembuh total. Namun ini juga harus dibarengi dengan cara perawatan gigi yang baik dan benar.

Kalau Anda masih malas sikat gigi dan tetap sering makan makanan penyebab gigi ngilu, gigi sensitif bisa kambuh lagi sehingga perawatan Anda jadi sia-sia.

Berikut beberapa cara mudah yang dapat membantu mengatasi masalah gigi sensitive.

  • Sikat gigi dengan benar. Jangan menekan sikat dan menggosok gigi terlalu keras.
  • Pilih bulu sikat yang halus. Bulu sikat kasar bisa bikin gusi jadi turun dan email gigi terkikis.
  • Pakai pasta gigi khusus gigi sensitif yang mengandung fluorida dan mineral tinggi.
  • Hindari langsung mengonsumsi makanan dan minuman yang terlalu panas atau dingin. Tunggu hangat dulu beberapa saat.
  • Kurangi makan makanan yang terlalu asam.
  • Hentikan kebiasaan menggigit kuku.
  • Jangan langsung menyikat gigi sehabis makan/minum sesuatu yang manis dan asam. Tunggu 30 menit sampai 1 jam setelah makan kalau Anda mau gosok gigi.
  • Pakai obat kumur untuk membantu mengobati gigi sensitif.

Gigi yang sensitif adalah salah satu masalah kesehatan gigi yang sangat menyiksa. Karenanya, kita akan mengalami kesulitan menikmati makanan atau minuman yang panas, dingin, atau memiliki rasa yang sedikit ekstrim. Oleh sebab itulah, kesehatan gigi juga harus diperhatikan.

Sponsors Link

Karena gigi juga termasuk bagain tubuh yang sangat penting. Deteksi gigi sensitive sejak dini akan membantu proses pencegahan dan juga penyembuhan sehingga gigi akan mudah kembali normal. Demikian pembahasan pada kesempatan kali ini mengenai gigi sensitif ternyata dapat sembuh total.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi