Sponsors Link

Gigi Susu Rusak Parah – Penyebab, Cara Mengatasi dan Efek Samping

Sponsors Link

Gigi susu memegang peranan penting dalam pertumbuhan gigi permanen. Untuk itu merawat gigi susu sampai saat benar – benar tanggal pada waktunya adalah suatu hal yang seharusnya mendapat perhatian khusus dari para orang tua.

ads

Gigi susu memiliki fungsi yang sangat penting yaitu, sebagai pemandu gigi permanen untuk tumbuh sesuai posisinya pada lengkung rahang. Bila gigi susu rusak parah lama – kelamaan akan copot dengan sendirinya atau harus dicabut. Hal ini akan menyebabkan gigi permanen kehilangan pemandu untuk tumbuh keluar dari gusi. Semua itu berdampak pada gigi permanen yang akan tumbuh diluar lengkung rahang dan akan berakibat gigi permanen miring atau bertumpuk.

Berikut beberapa hal yang menyebabkan gigi susu rusak parah, Halogigi.com membahasnya untuk anda.

Penyebab

  1. Kurang Menjaga Kebersihan

Akibat dari kurangnya perhatian orang tua dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut anak, dapat menyebabkan gigi susu rusak parah. Dengan tidak membiasakan anak disiplin untuk menggosok gigi, maka anak menganggap hal itu tidak penting, lama – kelamaan menjadi malas dan tidak menghiraukan pentingnya menggosok gigi. Hal ini akan berakibat sisa – sisa makanan yang tertinggal di sela – sela gigi menjadi santapan bakteri gigi sehingga muncullah plak. Plak penyebab gigi keropos, karang gigi , dan gigi berlubang. Gigi susu mempunyai lapisan email yang lebih tipis jika dibandingkan dengan gigi permanen, jika kurang menjaga kebersihan dan perawatan gigi akan cepat menjadi rusak. Inilah salah satu penyebab gigi keropos di usia muda.

  1. Kebiasaan –  kebiasaan Buruk

Kebiasaan – kebisaan buruk seperti minum susu dengan botol, minum susu sambil tertidur, menghisap jari, dan empeng, sangat buruk akibatnya pada gigi susu, terutama 4 gigi susu bagian depan. Oleh sebab itulah sering kita jumpai balita yang gigi susu bagian depannya mengalami kerusakan,

Minum susu sambil tertidur akan membuat gigi terendam susu dan menjadi makanan bagi bakteri gigi yang akan mengubahnya menjadi asam, sehingga terbentuklah plak penyebab karang gigi hitam. Hal itu membuat gigi rapuh sehingga gampang keropos dan menjadi hitam. Akhirnya gigi harus dicabut bila sampai infeksi, karena anak akan mengalami sakit gigi.

  1. Mengkonsumsi Makanan Manis

Memberi makanan yang manis – manis kepada anak anda adalah hal yang kurang baik, karena makanan manis adalah makanan yang dapat merusak gigi. Makanan manis sangat disukai oleh bakteri gigi, bakteri gigi akan berkembang biak dan merubah makanan tersebut menjadi asam yang akan mengikis enamel gigi. Hal ini lah yang akan menimbulkan rusaknya gigi susu.

Sponsors Link

  1. Karies Gigi

Kerusakan gigi pada balita di namakan karies atau dalam istilah medisnya disebut Early Childhood Caries (ECC). Karies  gigi merupakan sebuah penyakit infeksi yang dapat merusak struktur gigi. Karies bisa disebabkan oleh faktor kurang menjaga kebersihan, trauma gigi, kecelakaan, dan kebiasaan minum susu sambil tertidur atau karies susu botol (Nursing Bottle Caries). Karies bisa menyebabkan gigi susu rusak parah seperti gigi berlubang, gigi sensitif, gigi berubah warna dan gigi tanggal lebih awal.

Dari semua penyebab gigi susu rusak parah di atas, tentu ada efek sampingnya terhadap anak. Berikut beberapa efek samping yang dapat terjadi.

ads

Efek Samping

  1. Pengaruh Terhadap Tumbuh Kembang

Gigi susu yang mengalami kerusakan parah akan mempengaruhi tumbuh kembang anak, karena anak akan sulit mengunyah makanan. Akibatnya makanan yang masuk ke dalam tubuh kurang di cerna dengan baik dan anak dapat mengalami kurang gizi.

Apabila gigi berlubang, terjadi infeksi dan peradangan maka anak akan mengalami sakit gigi yang akan mengurangi nafsu makan, pada akhirnya dapat mempengaruhi pertumbuhannya.

  1. Pengaruh Terhadap Bentuk Gigi Permanen

Gigi susu tidak bisa dianggap sepele, jika terjadi kerusakan dan tanggal sebelum waktunya maka bisa membuat gigi permanen yang akan tumbuh tidak ada yang memandu. Dampaknya adalah gigi permanen tumbuh berantakan atau bahkan bisa menyebabkan gigi tonggos.

  1. Pengaruh Terhadap Psikologis

Sedangkan pengaruh psikologis dari gigi susu rusak parah ini adalah, anak menjadi minder karena penampilannya. Gigi ompong atau rusak mungkin menjadi bahan ejekan teman – temannya. Selain itu karena gigi susu yang rusak, terjadi lubang dan infeksi membuat anak akan menjadi sering berurusan dengan dokter. Trauma pada perawatan gigi akan terbawa sampai anak dewasa.

  1. Pengaruh Terhadap Kesehatan

Efek yang berpengaruh terhadap kesehatan anak ini juga merupakan hal yang tidak bisa dianggap enteng. Sebab bila gigi susu sampai mengalami infeksi dan bernanah, kuman bakteri yang ada pada gigi bisa menyebar ke bagian mulut lain dan bisa menyebabkan peradangan pada tonsil atau amandel, dan faring.

Nah bagaimana? Bukankah efek samping yang ditimbulkan dari gigi susu rusak parah tersebut sangat berbahaya buat putra – putri anda? Oleh sebab itu mari kita ketahui juga bagaimana cara mengatasinya agar hal – hal di atas tidak terjadi kepada buah hati kita.

Cara Mengatasi Gigi Susu Yang Rusak Parah

  1. Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut

Menggosok gigi yang benar dan teratur sejak gigi susu pertama muncul akan menbuat gigi susu sehat dan bertahan sampai masanya copot atau tanggal dengan sendirinya. Perawatan membersihkan gigi dengan lap basah yang bersih saat gigi susu pertama mau erupsi, kemudian menggunakan sikat gigi kecil yang lembut, lalu seiring anak beranjak besar, pakai sikat gigi yang sesuai dengan ukuran mulutnya dan jangan lupa pakai sedikit pasta gigi yang ber-fluoride. Sangat penting bagi para orang tua untuk mengetahui cara mengatasi gigi keropos pada bayi dan cara merawat gigi balita yang rusak.

Sponsors Link


Membiasakan anak menggosok gigi 2 kali sehari, sehabis sarapan pagi dan sebelum tidur malam, dan memberi penjelasan kepada anak akan pentingnya mengosok gigi akan membuat mereka terbiasa melakukannya sampai mereka dewasa.

  1. Menghindari Makanan Manis

Usahakan memberi anak makanan yang menguatkan gigi dan makanan yang menyehatkan gigi, ketimbang memberikan mereka hanya makanan yang manis – manis seperti permen dan  coklat. Beri anak buah – buahan segar yang di potong kecil sebagai pengganti makanan – makanan manis akan jauh lebih baik

  1. Meninggalkan Kebiasaan Buruk

Meninggalkan kebiasaan buruk minum susu memakai botol dan menggantinya dengan gelas atau baby cup. Menghentikan kebiasaan anak menyusu sambil tidur, juga mencegah anak menghisap jari dan empeng adalah salah satu cara mengatasi terjadinya gigi susu rusak parah pada buah hati anda.

  1. Rutin mengunjungi Dokter Gigi

Rajin mengunjungi dokter gigi adalah hal yang sangat penting. American Academy of Pediatric Dentistry merekomendasikan waktu yang tepat untuk mulai mengunjungi dokter gigi adalah pada saat gigi sulung pertama erupsi (yaitu sekitar usia 6 bulan). Buatlah anak anda senyaman mungkin saat mengunjungi dokter gigi, bila perlu bawa serta mainan kesukaan mereka saat mengunjungi dokter. Hal ini sangat penting untuk mengindari terjadinya trauma anak terhadap perawatan gigi mereka.

Gigi susu rusak parah, penyebab, efek samping, dan cara mengatasinya, ulasan singkat mengenai kesehatan gigi dan mulut ini semoga bermanfaat. Jangan lupa terus mengikuti informasi – informasi seputar kesehatan gigi dan mulut dari Halogigi.com.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini