Sponsors Link

5 Penyebab Gigi Terlalu Besar

Sponsors Link

Biasanya, banyak orang yang akan percaya diri dengan senyum yang indah dan bentuk gigi yang rapi. Namun gigi juga memiliki banyak bentuk serta ukuran dan tidak terlalu banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengubahnya. Beberapa orang juga merasa jika gigi terlalu besar yang mereka miliki terasa mengganggu meski sebenarnya sebagian orang menganggap hal tersebut masih normal. Namun sebenarnya, apakah sebenarnya arti dari gigi terlalu besar tersebut?, dan apakah normal terjadi?.

ads

Apakah Gigi Terlalu Besar?

Ketika seseorang memiliki gigi terlalu besar lebih dari dua standar deviasi lebih besar dibandingkan rata rata usia dan jenis kelamin, maka kondisi ini disebut dengan macrodontia yang termasuk salah satu jenis jenis penyakit gigi. Macrodontia pada gigi permanen diperkirakan bisa mempengaruhi 0.03 sampai 1.9% orang di seluruh dunia.

Seringkali orang dengan macrodontia ini memiliki satu sampai dua gigi terlalu besar di mulut mereka. Bahkan terkadang, dua gigi tubuh bersama membentuk gigi ekstra besar dan dalam kasus berbeda, gigi tunggal bisa tumbuh besar secara tidak normal.

Orang dengan macrodontia terkadang juga memiliki kelenjar hipofisis yang lebih besar dibandingkan ukuran normal dan mengalami pembesaran fitur di aslah satu sisi wajah. Masalah genetika, ras, lingkungan dan juga hormon bisa menyebabkan kelainan gigi bernama macrodontia tersebut. Pria dan orang Asia biasanya lebih mungkin mengalami masalah gigi ini dibandingkan dengan orang lainnya.

Penyebab Gigi Terlalu Besar

Menurut pendapat para ahli, tidak ada penyebab pasti dari macrodontia tersebut. Namun sebaliknya, ada beberapa faktor berbeda yang bisa meningkatkan peluang seseorang mengembangkan kondisi tersebut, seperti:

1. Genetika

Genetika menjadi kemungkinan penyebab dari gigi terlalu besar. Menurut peneliti, mutasi genetik yang mengatur pertumbuhan gigi dapat menyebabkan gigi tumbuh bersama. Mutasi gen ini menyebabkan gigi akan terus tumbuh tanpa henti di waktu yang tepat dan akhirnya menghasilkan gigi yang lebih besar dari biasanya. Sedangkan kondisi genetik lain yang bisa menyebabkan ukuran gigi terlalu besar adalah:

  • Diabetes yang resisten insulin.
  • Hiperplasia hemifacial.
  • Sindrom XYY.
  • Sindrom KBG.
  • Sindrom otodental.
  • Sinfrom rabson Mendenhall.
  • Sindrom Ekman Westborg Julin.

2. Masa Kecil

Masa anak anak juga bisa menjadi faktor macam macam gigi terlalu besar. Faktor faktor seperti paparan racun atau radiasi, diet dan juga faktor lingkungan lainnya bisa menyebabkan seseorang mengalami macrodontia.

3. Ras

Para peneliti sudah melakukan pengamatan jika orang Asia, penduduk asli Amerika dan juga Alaska lebih mungkin mengembangkan masalah gigi besar dibandingkan dengan orang orang darii suku lainnya.

4. Jenis Kelamin

Faktor lain yang meningkatkan seseorang mengembangkan masalah anatomi gigi manusia yakni gigi terlalu besar adalah jenis kelamin. Laki laki biasanya lebih mungkin mengalami macrodontia jika dibandingkan dengan wanita menurut hasil penelitian.

5. Masalah Hormon

Beberapa kondisi genetik yang berhubungan dengan macrodontia juga dihubungkan dengan hormon yang tidak seimbang. Beberapa masalah hormon tersebut diantaranya adalah yang berhubungan dengan kelenjar hipofisis bisa menyebabkan gigi tumbuh secara tidak beraturan.

Sponsors Link

Pengobatan Gigi Terlalu Besar

Dokter gigi nantinya akan mediagnosis macrodontia ini dengan pemeriksaan gigi dan mengambil rontgen gigi. Sesudah manfaat penting rontgen gigi dilakukan, maka dokter akan membuat diagnosis dan merekomendasikan perawatan khusus. Jika memang dokter tidak bisa menemukan penyebab pembesaran gigi, maka mungkin akan menyarankan pasien untuk pergi ke dokter gigi kosmetik. Seorang dokter gigi kosmetik nantinya bisa memberikan pilihan perawatan apa saja yang bisa dilakukan untuk memperbaiki tampilan gigi.

Selain itu orthodonsi juga bisa dilakukan untuk membantu meluruskan gigi dan memperluas rahang jika memang dibutuhkan. Alat yang disebut dengan expander langit langit bisa digunakan untuk meregangkan rahang sehingga gigi bisa lebih pas di mulut. Dokter gigi juga bisa memakai kawat gigi atau retainer untuk membantu meluruskan gigi jika memang terlihat akar gigi bengkok. Gigi yang lebih lebar dan rahang yang lebih lurus akan memberikan ruang lebih luas untuk setiap gigi. Hal ini nantinya bisa mengurangi gigi berdesakan dan membuat gigi terlihat lebih kecil.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi