Sponsors Link

Bagaimana Cara Gula Menyebabkan Lubang dan Menghancurkan Gigi?

Sponsors Link

Sudah menjadi rahasia umum jika gula tidak baik untuk gigi anda namun tidak selalu terjadi demikian. Faktanya, ketika filsuf Yunani kuno Aristoteles pertama kali mengamati jika makanan manis seperti buah ara lunak menyebabkan kerusakan gigi namun sayangnya tidak ada yang percaya. Namun seiring kemajuan ilmu pengetahuan, satu hal pasti gula bisa menyebabkan kerusakan gigi.

ads

Konon, gula sendiri bukan menjadi biang keladinya, alih alih rantai peristiwa yang terjadi yang sesudahnya juga bisa menjadi penyebabnya. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara terperinci tentang gula bisa menyebkan lubang dan menghancurkan gigi.

Mulut Merupakan Tempat Bakteri Hidup

Banyak jenis bakteri yang hidup dalam mulut anda. Beberapa memang bermanfaat untuk kesehatan gigi, namun untuk jenis yang lain sangat berbahaya. Sebagai contoh, penelitian sudah menunjukkan jika sekelompok bakteri berbahaya tertentu menghasilkan asam di mulut anda setiap kali menemukan dan mencerna gula.

Asam asam tersebut menghilangkan bakteri dari enamel gigi yang menjadi lapisan luas gigi anda yang mengkilap dan protektif yang dinamakan dengan proses demineralisasi. Namun kabar baiknya, air liur bisa membantu untuk membalikkan kerusakan gigi ini dalam proses alami yang disebut dengan remineralisasi.

Mineral dalam air liur seperti kalsium dan fosfat selain fluoride dalam pasta gigi dan air bisa membantu enamel untuk memperbaiki diri sendiri dengan cara mengganti mineral yang hilang selama serangan asam sehingga gigi anda bisa lebih kuat.

Akan tetapi,siklus berulang serangan asam bisa menyebabkan hilangnya mineral dalam email gigi. Seiring berjalannya waktu, maka ini bisa melemahkan dan menghancurkan enamel yang kemudian membentuk lubang.

Jika disederhanakan, rongga tersebut adalah lubang pada gigi yang disebabkan karena kerusakan gigi. Ini terjadi karena gula menyebabkan lubang dan menghancurkan gigi yakni hasil dari bakteri berbahaya yang mencerna gula dalam makanan dan menghasilkan asam.

Jika tidak dirawat, maka lubang atau rongga tersebut bisa menyebar ke lapisan gigi yang lebih dalam dan menyebabkan rasa sakit dan kemungkinan kehilangan gigi. Tanda tanda kerusakan gigi tersebut termasuk sakit gigi, sakit ketika mengunyah dan gigi sensitif pada minuman dan makanan manis atau dingin dan juga panas atau dingin.

Gula Dapat Menarik Bakteri Buruk dan Menurunkan pH Mulut

Gula bertindak seperti magnet untuk bakteri jahat dan 2 bakteri yang ditemukan dalam mulut adalah Streptococcus mutan dan juga Streptococcus sorbrinus. Keduanya akan memakan gula yang anda konsumsi dan membentuk plak pada gigi yang merupakan lapisan lengket dan tidak berwarna yang terbentuk pada permukaan gigi.

Jika plak tidak terbilas dengan air liur atau ketika menyikat gigi, maka lingkungan di mulut anda akan semakin asam dan lubang mungkin mulai terbentuk. Skala pH mengukur seberapa asam atau basa sebuah larutah bisa dilakukan dengan angkat tujuh yang berarti netral.

Sponsors Link

Ketika pH plak turun di bawah normal atau kurang dari 5.5, maka tingkat keasaman akan mulai membuat mineral larut dan kemudian menghancurkan enamel gigi anda. Dalam prosesnya, lubang kecil atau erosi akan mulai terbentuk. Seiring berjalannya waktu, maka ini akan semakin besar hingga akhirnya satu lubang berukuran besar atau rongga mulai terlihat.

Meski memang mengkonsumsi makanan dan minuman manis sangat nikmat, namun sebisa mungkin harus dikurangi karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan gigi. Jika anda memang habis mengkonsumsi makanan atau minuman manis, maka pastikan untuk segera berkumur dan membersihkan gigi memakai cara menyikat gigi dengan benar. Agar kebersihan gigi semakin terjaga, tambahkan juga dengan flossing gigi yang bisa anda lakukan satu kali sehari untuk mengangkat sisa sisa makanan manis pada gigi anda untuk mencegah perkembangan bakteri penyebab rongga atau lubang pada gigi anda.

Merawat gigi anda dengan baik dan mempraktikkan gaya hidup yang sehat menjadi cara terbaik untuk mengatasi dan melawan kerusakan pada gigi anda.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini