Sponsors Link

Gusi Berdarah Pada Bayi 8 Bulan: Penyebab dan Cara Mengatasi

Sponsors Link

Bayi yang berusia di bawah satu tahun dianjurkan untuk minum ASI atau susu formula terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi makanan-makanan padat. Hal ini dikarenakan gigi bayi masih membutuhkan nutrisi dari susu. Selain itu, gigi bayi juga belum tumbuh, sehingga belum mampu mengunyah makanan-makanan padat dengan baik. Normalnya, bayi mulai tumbuh gigi dalam rentang usia 7 hingga 9 bulan. Namun ada juga bayi 8 bulan belum tumbuh gigi.

ads

Gigi bayi yang tumbuh pertama kali bisa menyakitkan hingga membuat gusi berdarah. Peristiwa ini sebenarnya wajar saja terjadi. Tetapi biasanya orang tua akan sangat khawatir jika melihat gusi bayi mereka berdarah. Sama halnya dengan melihat lidah bayi putih dan karies pada gigi bayi. Padahal penyebab lidah bayi putih dan penyebab karies gigi pada bayi adalah karena kebiasaan meminum susu. Begitu juga dengan Gusi Berdarah Pada Bayi 8 Bulan yang sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan oleh orang tua. Orang tua hanya perlu mengawasinya dan meringankan rasa sakitnya. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai Gusi Berdarah Pada Bayi 8 Bulan.

Penyebab Gusi Berdarah Pada Bayi 8 Bulan

Gusi Berdarah Pada Bayi 8 Bulan kemungkinan besar disebabkan oleh pertumbuhan gigi susu pertama bayi. Dikutip dari laman livestrong, ada cara yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah darah pada gusi bayi disebabkan oleh alasan ini. Pertama periksalah gusi bayi, apakah ada titik putih atau bahkan ujung gigi yang mencuat keluar. Gejala lain biasanya terlihat dari perilaku si bayi. Biasanya bayi yang baru tumbuh gigi ingin menghisap atau mengunyah jari mereka sendiri atau material padat lainnya. Mereka suka menggosok gusi mereka dengan jari ataupun mainan. Tanda lainnya adalah bayi sering mengeluarkan air liur, menurunnya nafsu makan dan suhu tubuh sedikit meningkat.

Jika bayi Anda mengalami pertumbuhan gigi, kemungkinan besar gigi yang tumbuh normal melalui jaringan lunak pada gusi  dapat menyebabkan gusi berdarah. Lebih jauh lagi, bakteri juga dapat menginfeksi bagian yang berdarah ini dan menyebabkan peradangan dan pendarahan tambahan. Begitu gigi bayi tumbuh, dianjurkan untuk menggunakan sikat gigi khusus bayi yang berbulu lembut dan air untuk menyikat gigi barunya. Jangan gunakan pasta gigi anak yang tidak mengandung fluoride, apalagi pasta gigi anak yang mengandung fluoride. Karena bayi tidak dapat mengeluarkan semuanya.

Meredakan Gusi Berdarah Pada Bayi 8 Bulan

Ada beberapa cara yang dapat Anda terapkan untuk meredakan gusi berdarah pada bayi yang penyebabnya adalah tumbuh gigi. Menurut laman livestrong, caranya yaitu dengan menggunakan jari Anda atau kasa yang dibasahi untuk mengusap gusi bayi Anda. Gunakan tekanan yang berbeda-beda ketika mengusap gusi bayi. Perhatikan reaksi si bayi ketika Anda mengusap gusinya. Sediakan teething ring (gelang karet yang fungsinya untuk digigiti bayi) untuk bayi. Selalu masukkan teething ring ke dalam kulkas untuk membuatnya tetap dingin. Ini dapat meredakan rasa sakit si bayi yang sedang tumbuh giginya. Tetapi jangan sampai teething ring bayi membeku. Selama masa tumbuh gigi ini, berikanlah bayi Anda makanan-makanan dingin, jika bayi Anda sudah mampu mengkonsumsi makanan padat.

Sponsors Link

Kapan Orang Tua Perlu Khawatir?

Jika bayi Anda hanya mengalami gusi berdarah dan gejala-gejala tumbuh gigi lainnya, maka Anda tidak perlu khawatir. Namun, bila Anda menyadari adanya perubahan perilaku bersamaan dengan gusi berdarah, maka Anda perlu waspada. Hubungi dokter anak Anda jika bayi tidak mau makan dalam beberapa waktu makan berturut-turut, tempramennya berubah mendadak, pusar atau penisnya berdarah, demam dengan suhui di atas 102 derajat Fahrenheit atau mengalami diare, sembelit, muntah dan dehidrasi.

Demikianlah penjelasan mengenai Gusi Berdarah Pada Bayi 8 Bulan. Sebagai orang tua, sudah selayaknya kita turut mengawasi perkembangan anak kita. Termasuk sigap dalam menangani gusi berdarah pada bayi. Meskipun gusi berdarah pada bayi yang baru tumbuh gigi wajar terjadi, namun dalam kondisi tertentu, hal itu bisa membahayakan bagi bayi.

Sponsors Link
, , ,
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini