Sponsors Link

Gusi Bernanah Setelah Cabut Gigi – Penyebab – Gejala – Bahaya – Pengobatan

Sponsors Link

Saat gigi berlubang menyerang dan menimbulkan rasa sakit yang tak tertahankan. Umumnya sebagian besar orang melakukan berbagai cara untuk meredakan bahkan menghilangkan rasa sakit yang dideritanya. Beberapa cara pun dilakukan, mulai dari mengkonsumsi obat pereda sakit gigi berlubang, hingga cabut gigi untuk menghindari kerusakan yang lebih mendalam.

ads

Cabut gigi biasanya dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih mendalam agar gigi berlubang besar tidak semakin parah. Selain itu, cabut gigi juga bisa menuntaskan permasalahan gigi berlubang hingga ke akar-akarnya. Meskipun demikian, sejumlah masalah pun sering timbul setelah pencabutan gigi dilakukan, misalnya saja gusi menjadi bengkak bahkan timbul abses gigi yang berisi nanah.

Lantas, apakah gusi bernanah setelah cabut gigi itu berbahaya? Dan apa penyebab gusi bernanah setelah melakukan cabut gigi? Berikut adalah pembahasan mengenak penyebab, gejala, bahaya, dan cara mengobat gusi bernanah yang timbul setelah cabut gigi:

Penyebab Gusi Bernanah Setelah Cabut Gigi

Kasus seperti gusi bernanah setelah dilakukan cabut gigi seringkali dialami oleh sebagai orang. Dimana kondisi tersebut disebabkan adanya penumpukan bakteri di ruang gigi yang kosong. Bakteri akan menimbulkan pembengkakan bahkan abses (kantong gusi) yang berisi nanah. Di samping itu, gusi bernanah setelah mencabut gigi juga dapat dipicu oleh beberapa faktor lainnya, di antaranya:

  1. Oral Fistula

Oral Fistula atau Fistula Gusi merupakan suatu keadaan dimana terdapat rongga atau saluran bersifat abnormal yang diakibatkan adanya permukaan organ yang mengalami inflamasi atau peradangan.

Dalam kasus seperti ini, biasanya penderita fistula akan mengalami yang namanya pembengkakan di area sekitar gusi. Gusi menjadi bengkak dan menimbulkan adanya benjolan yang berisi nanah. Nanah inilah yang nantinya bisa menyebabkan infeksi lebih dalam hingga menimbulkan dampak yang lebih fatal seperti kematian dan lain sebagainya.

  1. Karies Gigi

Karies gigi atau yang lebih dikenal dengan pembusukan gigi merupakan kondisi sebelum terbentuknya lubang pada gigi yang lebih besar. Untuk karies gigi sendiri tidak menimbulkan rasa sakit yang lebih parah. Namun apabila pembusukan terus terjadi dan menembus lapisan enamel gigi hingga masuk ke bagian pulpa. Maka bisa menyebabkan gigi menjadi lebih sensitif dan sering menimbulkan rasa nyeri saat digunakan untuk mengunyah makanan.

Jika karies gigi menimbulkan adanya pembusukan yang lebih dalam dan menyebabkan rasa sakit yang lebih intens. Maka akan menumbulkan adanya abses atau kantong gusi di bagian bawah akar gigi yang berisi nanah.

  1. Penyakit Gusi (Gingivitis)

Gingivitis atau penyakit gusi dapat disebabkan adanya penumpukan sisa makanan yang membentuk plak gigi. Dimana plak pada gigi dapat ditimbulkan adanya kuman dan bakteri yang terus bersarang bersama sisa makanan di sekitar permukaan gigi.

Sponsors Link

Jika hal tersebut dibiarkan dan tidak dibersihkan secara menyeluruh, maka akan mengakibatkan adanya pembengkakan di area sekitar gusi. Gusi akan lebih sensitif, bengkak, merah dan gusi berdarah saat sakit gigi.

Gejala Gusi Bernanah Setelah Cabut Gigi

Gusi yang tumbuh abses dan berisi nanah akan mengalami beberapa gejala yang lebih serius. Berikut adalah gejala gusi bernanah setelah cabut gigi:

ads

  • Timbul rasa nyeri disertai rasa sakit berdenyut yang tak kunjung reda
  • Tumbul rasa sakit layaknya gigi sensitif ketika digunakan untuk makan-makanan panas ataupun dingin
  • Untuk gejala yang lebih parah, biasanya akan disertai demam berkelanjutan.

Bahaya Gusi Bernanah Setelah Cabut Gigi

Jika permasalahan gusi bernanah tidak segera diatasi, akan menimbulkan beberapa bahaya gusi bengkak bernanah pecah yaitu sebagai berikut:

  • Terjadinya infeksi yang masuk ke dalam pembuluh darah dan masuk ke organ jantung
  • Mengakibatkan radang paru dan menimbulkan sesak nafas
  • Dapat mengganggu perkembangan janin bagi ibu hamil
  • Mengganggu organ pencernaan dan menurunkan nafsu makan
  • Dapat menyebar ke daerah otak hingga menimbulkan komplikasi yang lebih serius.

Cara Mengobati Gusi Bernanah Setelah Cabut Gigi

Untuk cara mengobati gusi bernanah setelah cabut gigi agar tidak terjadi infeksi pada organ lainnya. Maka anda bisa pergi ke dokter spesialis gigi untuk mendapatkan perawatan secara tepat. Adapun beberapa cara medis yang akan dilakukan, antara lain:

  • Perawatan Akar Kanal Gigi

Untuk menghindari terjadinya infeksi, maka perawatan akar kanal gigi pun akan dilakukan. Gigi berlubang atau gigi yang sudah rusak parah akan dilubangi untuk mengeluarkan nanah dari dalam. Untuk jaringan gigi yang sudah rusak maka akan disingkirkan dari pulpa gigi. Kemudian nanah akan dibersihkan dan kemudian gigi akan ditambal untuk mencegah adanya infeksi yang lebih dalam.

  • Drainase Abses

Drainase Abses merupakan tindakan medis untuk membuka abses gigi untuk mengeluarkan nanah dengan cara disayat.  Nanah akan dikeluarkan dan dibiarkan mengering, setelah itu gigi akan dibersihkan agar tidak menimbulkan bakteri penyebab infeksi. Untuk melakukan proses seperti ini, pasien akan diberikan bius lokal untuk menghilangkan rasa sakit.

  • Cabut Gigi

Mencabut gigi yang sudah mengalami kerusakan biasanya akan dilakukan apabila kedua cara pengobatan di atas tidak berhasil. Hal ini dilakukan untuk mencegah kerusakan gigi yang semakin dalam.

  • Pemberian Antibiotik

Selain melakukan beberapa cara pengobatan di atas, biasanya pasien akan diberikan antibiotik untuk mencegah penyebaran infeksi secara mendalam. Antibiotik akan diberikan untuk mengurangi penyebaran kuman dan bakteri yang dapat menyebar melalui pembuluh darah.

  • Mengkonsumsi Obat Perada Rasa Sakit

Untuk mengurangi rasa nyeri akibat gusi bernanah setelah dilakukan pencabutan. Anda bisa mengkonsumsi obat pereda sakit gigi berlubang untuk mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi