Sponsors Link

Penyebab Hiperplasia Gingiva Pada Gusi

Sponsors Link

Hiperplasia gingiva merupakan pertumbuhan berlebih dari jaringan gusi di sekitar gigi. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kondisi ini namun biasanya disebabkan karena kebersihan mulut yang buruk serta efek samping dari penggunaan jenis obat tertentu. Jika tidak segera diatasi, maka kondisi mulut ini bisa mempengaruhi pelurusan gigi serta meningkatkan risiko penyakit gusi. Hiperplasia gingiva bisa diatasi dengan cara meningkatkan kebiasaan membersihkan area mulut. Dalam kasus yang lebih parah, perawatan bedah juga dibutuhkan untuk untuk mengatasi masalah mulut ini.

ads

Hiperplasia gingiva sendiri juga sering disebut dengan beberapa nama seperti pertumbuhan gingiva berlebih, pembesaran gusi, hipertrofi dan gingivitis hipertrofik.

Gejala Hiperplasia Gingiva

Hiperplasia gingiva bisa terasa menyakitkan dan juga mempengaruhi kesehatan mulut. Salah satu karakteristik yang lebih umum dari kondisi tersebut adalah gusi merah yang berdarah. Selain itu, beberapa gejala yang berhubungan dengan pertumbuhan gusi berlebih adalah:

Dalam kasus yang lebih parah, gusi juga bisa sepenuhnya menutupi gigi dan mempengaruhi pada kebersihan dan kelurusan gigi.

Apabila gigi tertutup, maka tentunya gigi juga akan semakin sulit dibersihkan. Ini nantinya bisa meningkatkan risiko anda terkena penyakit gusi. Apabila seseorang mengalami pertumbuhan gingiva berlebih pada usia yang lebih muda, maka ini bisa mempengaruhi erupsi gigi atau proses di mana gigi akan tumbuh dan menjadi terlihat.

Penyebab Hiperplasia Gingiva

Pertumbuhan gingiva atau gusi berlebih sering disebabkan karena peradangan, tanda gusi tidak sehat. Selain itu, masalah ini juga bisa disebabkan karena obat sebagai efek samping dari obat yang diresepkan. Beberapa obat umum yang bisa menyebabkan pertumbuhan berlebih gusi diantaranya adalah:

  • Obat anti kejang.
  • Imunosupresan.
  • Blocker saluran kalsium atau obat yang dipakai untuk mengatasi tekanan darah tinggi serta kondisi yang terkait jantung lainnya.

Sedangkan penyebab lain yang bisa dikategorikan ke dalam kelompok, seperti:

  • Pembesaran gusi.
  • Inflamasi.
  • Penyebab sistemik.
  • Fibromatosis gingiva herediter.

1. Pembesaran Gusi Meradang

Hiperplasia gingiva bisa terjadi karena akibat langsung dari peradangan. Peradangan tersebut biasanya disebabkan karena penumpukkan plak pada gigi dari makanan, bakteri dan praktik kebersihan yang buruk.

Peradangan bisa menyebabkan gusi melunak dan merah yang kemudian memicu pendarahan. Teknik kebersihan yang tepat seperti flossing gigi harian dan menyikat gigi yang efektif bisa memperbaiki kondisi tersebut.

2. Penyebab Sistemik

Penyebab lain dari hiperplasia gingiva lebih bersifat fisiologis. Kehamilan, ketidakseimbangan hormon dan beberapa penyakit seperti leukimia bisa memicu pertumbuhan gusi berlebih. Penyakit atau kondisi lain yang bisa menyebabkan pertumbuhan gusi berlebih diantaranya adalah:

  • Diabetes.
  • HIV.
  • Anemia.
  • Penyakit Crohn.
  • Limfoma.
  • Kekurangan vitamin.

Kondisi ini umumnya akan membaik sesudah penyebab yang mendasarinya sudah diobati. Dalam kasus kehamilan, pembesaran gusi akan membaik sesudah bayi dilahirkan.

3. Fibromatosis Gingiva Herediter

Fibromatosis gingiva herediter atau hereditary gingival fibramatosis [HGF] merupakan kondisi oral yang jarangan menyebabkan pembesaran pada gusi yang lambat dan progresif. Ini sering terjadi pada masa kanak kanak namun mungkin tidak terlihat hingga dewasa.

Pertumbuhan gingiva berlebih dalam kondisi ini bisa terjadi karena produksi kolagen yang berlebihan. Dalam beberapa kasus, peningkatan kebersihan mulut bisa mencegah atau memperbaiki gejala sekaligus mengatasi masalah tersebut. Namun jika pertumbuhan gusi berlebih merupakan produk dari obat atau penyakit, maka dokter akan menyarankan tindakan operasi.

Sponsors Link

Pengobatan Hiperplasia Gingiva

Hiperplasia gingiva yang menjadi penyebab peradangan pada gigi dan gusi ini bisa menjadi kondisi berulang meski perbaikan dalam kebersihan mulut, perawatan profesional dan penggantian obat. Dalam kasus ini, gusi yang terlalu banyak mungkin akan diangkat lewat pembedahan. Periodontis bisa melakukan operasi ini dengan pisau bedah atau menggunakan laser.

Beberapa prosedur yang dipakai untuk menghilangkan gusi terlalu banyak meliputi:

  • Eksisi laser: Seorang periodontis akan memakai laser untuk mengangkat jaringan gusi yang meradang kemudian mengikis plak di sekitar akar gigi anda.
  • Bedah listrik: Dalam bedah elektro, ahli periodontik akan menerapkan arus listrik ke jaringan gusi untuk memotong atau menghilangkan apa gusi yang sudah terlalu lama tumbuh.
  • Operasi flap periodontal: Prosedur ini dilakukan untuk memisahkan gusi dari gigi. Gusi akan dilipat kembali yang akan memungkinan periodontik menghilangkan jaringan meradang dan membersihkan plak atau cara membersihkan karang gigi.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini