Sponsors Link

7 Hubungan Gigi dengan Diabetes yang Perlu Diketahui

Sponsors Link

Kesehatan gigi dan mulut memang perlu dijaga dengan sebaik-baiknya. Demikian juga dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Ciri Gigi Sehat adalah yang terbebas dari berbagai permasalahan. Namun sayangnya, saat ini mungkin amat banyak orang yang terserang penyakit kronis, bahkan di usia muda sekalipun. Misalnya diabetes. Diabetes yang sering terjadi adalah diabetes melitus, dimana kadar gula darah meningkat dari kadar normal.

ads

Hubungan Gigi dan Mulut dengan Diabetes

Mungkin ada banyak orang yang belum mengetahui akan bahaya diabetes, sehingga sering mengabaikan hal tersebut. Padahal diabetes melitus bisa menyebabkan berbagai komplikasi terhadap tubuh. Salah satunya perlu diketahui tentang hubungan gigi dengan diabetes. Berikut beberapa penjelasannya.

  1. Rentan terserang infeksi di mulut

Salah satu akibat dari diabetes yang berhubungan dengan gigi dan rongga mulut adalah seseorang menjadi lebih rentan terserang infeksi di area mulut. Mengapa hal tersebut terjadi? Penyebabnya adalah ketika tubuh menderita diabetes dengan kadar gula yang tinggi, saat itu juga sistem kekebalan dan pertahanan tubuh akan mengalami penurunan. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh tidak akan mampu menangkal bakteri di mulut dan menyebabkan seseorang mudah terkena infeksi di area mulut.

  1. Gangguan pada jaringan pendukung gigi

Tidak hanya menyebabkan berbagai infeksi di mulut, kondisi diabetes juga akan mengubah suasana di rongga mulut. Peningkatan glukosa yang terjadi di darah juga akan meningkatkan glukosa di air liur atau cairan yang ada di rongga mulut. Hal ini akan menyebabkan sel darah putih polimorfonuklear akan menurun, sementara aktivitas kolagen meningkat. Kondisi tersebut akan menyebabkan bakteri di dalam rongga mulut akan berubah kualitatifnya karena lingkungan mulut juga berubah. Akibatnya, akan ada perubahan juga pada jaringan pendukung gigi akibat infeksi (periodontitis) yang sering terjadi.

  1. Gigi menjadi goyang

Jika jaringan pendukung gigi sering terserang gangguan dan infeksi, kemungkinan akan sering menunjukkan gejala peradangan di gusi. Entah itu gusi bengkak, Sariawan di Lidah, atau gusi berdarah. Namun, lebih dari itu, jika jaringan pendukung gigi menjadi menjadi lemah, maka gigi bisa menjadi goyang. Hal ini lebih berisiko pada penderita diabetes di atas 30 tahun. Untuk itu, ketahui juga Cara Mengatasi Gigi Goyang Karena Diabetes agar bisa mencegah gigi tanggal.

  1. Gigi menjadi tanggal

Kondisi penurunan kualitas pada jaringan pendukung gigi tidak hanya akan menyebabkan masalah gigi menjadi goyang. Namun jika kondisi ini terus menerus terjadi, maka gigi pun bisa menjadi tanggal. Seorang penderita diabetes bisa mengalami kehilangan gigi jika tidak tanggap dengan kondisi kesehatannya sendiri.

  1. Penurunan air liur

Hubungan gigi dengan diabetes berikutnya adalah pendrita diabetes rentan terserang xerostomia atau kondisi mulut kering. Penyebabnya adalah penurunan produksi air liur secara kualitas dan kuanitas. Padahal jika kondisi mulut kering dan tidak cukup banyak air liur yang diproduksi oleh kelenjar air liur, akan muncul berbagai permasalahan pada gigi dan gusi. Hal ini disebabkan oleh bakteri yang akan meningkat sehingga mempercepat pembusukan bada gigi.

Sponsors Link

  1. Luka di mulut yang sulit sembuh

Mungkin Anda sudah pernah mendengar sebelumnya bahwa jika terjadi luka pada tubuh seorang yang menderita diabetes melitus akan lama sembuhnya. Hal ini juga dipengaruhi oleh menurunnya sistem kekebalan tubuh yang menurun akibat gula darah yang meningkat. Sehingga seorang penderita diabetes melitus akan lebih rentan menderita gusi berdarah saat sikat gigi. Dan karena luka di tubuh diabetes sulit disembuhkan, gangguan Gusi Berdarah pada Penderita Diabetes bisa terus menerus terjadi dan mengakibatkan penurunan kualitas hidup.

  1. Risiko masalah gigi meningkat

Hubungan gigi dengan diabetes berikutnya adalah risiko masalah pada gigi akan meningkat, misalnya gigi berlubang, gigi keropos, abses gigi, dan sebagainya. Hal ini disebabkan oleh peningkatan risiko terhadap bakteri, mulut kering, dan juga berbagai infeksi yang terjadi di gigi dan rongga mulut penderita diabetes. Terutama jika mereka tidak mengontrl kadar gula darahnya. Sehingga memang akan lebih banyak muncul masalah gigi dan mulut yang terjadi pada orang yang menderita diabetes daripada mereka yang tidak menderita diabetes.

Sponsors Link

Cara Mengatasi

Jika Anda merasakan sering mengalami masalah mulut, cobalah untuk memeriksakan diri ke dokter gigi. Di samping itu, pemeriksaan darah juga mungkin diperlukan. Apalagi jika Anda berisiko tinggi menderita diabetes. Hal ini cukup penting untuk dilakukan sejak dini agar bisa menentukan pola hidup yang seperti apa yang harus dilakukan untuk mencegah berbagai masalah kesehatan yang diakibatkan oleh diabetes, termasuk mengetahui Perawatan Gigi pada Penderita Diabetes yang tepat.

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu dilakukan bagi Anda yang menderita diabetes untuk meminimalisir risiko di atas, antara lain:

  • Memeriksakan kadar gula secara rutin.
  • Menjaga pola makan dan pola hidup sehat sesuai dengan diet yang direkomendasikan untuk diabetes.
  • Mengunjungi dokter gigi minimal 6 bulan sekali.
  • Menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan sikat gigi yang tepat dan cara menyikat gigi dengan benar.
  • Menggunakan pasta gigi khusus untuk perawatan gusi.
  • Tidak merokok.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai hubungan gigi dengan diabetes yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi