Sponsors Link

Hubungan Merokok Dengan Sariawan Wajib Diketahui

Sponsors Link

Jika kamu perokok jjangan heran jika sariawan penjadi penyakit langgananmu! Bahkan ada beberapa penelitian yang menyebutkan jika kebiasaan ini berpotensi besar menyebabkan sariawan, baik pada bibir bagian dalam maupun pipi bagian dalam. Tak hanya itu, jika kebiasaan ini diteruskan dan kecanduan Anda semakin parah, lama kelamaan kanker mulut juga bisa menyerang!

ads

Kasus sariawan dapat ditemukan pada sekitar 40% perokok yang mencoba untuk berhenti merokok. Biasanya sariawan akan muncul pada 2 minggu pertama setelah berhenti merokok. manisnya coklat bisa bikin sariawan bisa anda jadikan sebagai informasi tambahan.

Sariawan yang terjadi pada perokok yang mencoba untuk berhenti merokok diduga terjadi karena mulut kehilangan efek antibakterial yang didapat dari rokok yang biasanya dihisap. Gejala sariawan ini biasanya akan mulai membaik dalam 4 minggu setelah berhenti merokok dan akan menghilang setelah 6 minggu.

Merokok memberi perubahan warna yang khas pada permukaan-permukaan mukosa yang terpapar. Tanda-tanda melanosis perokok adalah adanya bercak coklat yang menyebar dengan ukuran beberapa sentimeter. Paling sering terjadi pada gusi depan rahang bawah. Daerah rawan lainnya adalah mukosa bibir, langit-langit, lidah, dasar mulut, dan bibir.

Merokok merupakan salah satu pemicu terjadinya sariawan, namun mekanisme terjadinya sariawan akibat rokok cukup panjang. Ketika seseorang menghisap rokok, asap rokok yang mengandung jutaan zat kimia akan masuk ke dalam rongga mulut dan mempengaruhi bagian-bagian di dalam mulut, termasuk gigi, gusi, lidah, dan langit-langit mulut. permen probiotik mampu sehatkan gusi bisa anda jadikan sebagai informasi tambahan.

Rangsangan panas  dari asap rokok dapat menyebabkan perubahan aliran darah dan mengurangi pengeluaran air ludah. Akibatnya rongga mulut menjadi kering dan lebih anaerob (suasana bebas zat asam), sehingga memberikan lingkungan yang sesuai untuk tumbuhnya bakteri anaerob dalam mulut.

Pada kondisi mulut yang kering dan penuh bakteri-lah yang akan memicu terjadinya sariawan. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman yang muncul akibat sariawan:

  • Banyak minum air putih, setidaknya minumlah 2 liter atau lebih setiap harinya
  • Hindarilah makanan serta minuman yang dapat mengiritasi mulut dan menyebabkan nyeri pada sariawan seperti makanan yang pedas, makanan yang terlalu asam, makanan yang terlalu panas, makanan yang terlalu asin, minuman bersoda, serta alkohol.
  • Banyak makan makanan bergizi, terutama yang banyak mengandung vitamin C, vitamin B, dan folat seperti ikan, ayam, daging merah, telur, sayur-sayuran hijau, buah-buahan berwarna warni
  • Selalu menjaga kebersihan mulut dan gigi dengan sikat gigi secara teratur, melakukan pembersihan gigi dengan benang gigi (dental flossing), berkumur dengan obat kumur yang mengandung antiseptic
  • Berkumur dengan air garam
  • Mengompres sariawan dengan es batu
  • Anda juga dapat mengurangi nyeri pada sariawan dengan mengoleskan salep yang berisi benzocain pada sariawan

Cobalah untuk selalu mengingat kembali bahwa berhenti merokok memiliki manfaat jauh lebih besar bagi kesehatan anda saat anda tergoda untuk kembali merokok karena mengalami efek samping berhenti merokok seperti sariawan.

Berhenti merokok dapat mengurangi risiko anda menderita penyakit paru kronis, infeksi pada paru, mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, serta kanker, dan masih banyak manfaat lainnya bagi kesehatan.

Sponsors Link

Demikian yang bisa penulis sampaikan pada ulasan kali ini mengenai hubungan merokok dengan sariawan. Semoga bisa membawa manfaat bagi anda semua. Kenali gejala dan gangguan yang terjadi pada gigi anda terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mencoba cara yang penulis. Jika keluhan masih berlanjut, segera hubungi dokter. Salam hangat dari penulis.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Mulut