Jangan Langsung Sikat Gigi Setelah Makan! : Alasan dan Bahayanya

Dear sobat pembaca semua.. hari ini tentunya sobat sudah sikat gigi ya? sudah melakukan perawatan terbaik untuk gigi dan mulut ya sobat? Gigi dan mulut tentunya bukan organ yang sepele ya sobat, melainkan organ penting yang berperan pertama kali dalam proses pemenuhan kebutuhan dasar kita, yakni makan dan minum.

Nah sobat, selama ini jika sobat sudah melakukan sikat gigi dua kali sehari mengikuti cara sikat gigi sesuai anjuran ahli gigi, sudahkah sobat juga melakukan sikat gigi di waktu yang tepat? Mungkin diantara kita ada yang belum memahami ya sobat, dan menganggap sikat gigi kapan saja itu baik terlebih jika dilakukan setelah makan dimana kuman dan bakteri langsung hilang.

Pendapat tersebut adalah hal yang salah dan justru bisa merusak gigi loh sobat, kenapa demikian? Untuk mengetahui dan memahaminya lebih dalam sekaligus mengikuti anjuran dari spesialisasi dokter gigi, penulis bahas secara lengkap kali ini untuk sobat pembaca semua sehingga sobat pembaca benar benar memiliki kebiasaan sikat gigi dengan cara, durasi, dan pada waktu yang benar. yuk sobat, simak selengkapnya.

Jangan Langsung Sikat Gigi Setelah Makan! Berikut Alasan dan Bahayanya.

Kebiasaan untuk tidak langsung sikat gigi setelah makan ini sebenarnya sudah sering diungkapkan oleh dokter gigi nih sobat, jika sobat rutin kontrol ke dokter gigi tiap 6 bulan sekali dan paham mengenai tipe prosedur kosmetik dalam kedokteran gigi, mungkin sobat juga sudah mendapatkan konselingnya dari dokter gigi yang menangani sobat, namun tentunya ada penjelasan ilmiahnya yang sobat juga harus tahu.

1. Kesempatan Saliva (Air Liur) untuk Adaptasi

Sesaat setelah makan nih sobat, air liur yang terdapat di dalam mulut membutuhkan waku untuk beradaptasi terlebih dahulu dengan makanan yang baru saja dicerna. Setidaknya sikat gigi itu dilakukan 30 menit setelah makan untuk membantu proses pencernaan karena alfa amilase dan enzim lainnya dilepaskan setelah makan di dalam lambung. Hal ini juga berlaku untuk sikat gigi interdental untuk pemakai behel gigi.

Ketika sobat sedang makan, air liur di dalam mulut berfungsi sebagai penyeimbang, pH atau tingkat keasamaan awalnya sekitar 6,8 akan turun menjadi pH kritis atau terendah mencapai 4, sehingga struktur alami dari air liur sejenak akan rusak dan mempengaruhi fungsinya terhadap proses pencernaan.

Jadi, berikan waktu atau kesempatan kepada air liur terlebih dahulu untuk mampu beradaptasi menjadi pH normal seperti sebelum makan yakni sekitar 30 menit sehingga air liur siap untuk menerima bahan lain yakni bahan dalam pasta gigi sehingga siap untuk membantu dan memaksimalkan proses pencernaan serta kesehatan dalam gigi dan mulut itu sendiri.

2. Sikat Gigi Langsung Setelah Makan Melemahkan Email Gigi

Setelah sobat makan makanan yang terkadang memiliki kandungan asam, asam tersebut dapat bersifat membakar email gigi atau lapisan terluar gigi yang melindungi bagian bagian lain di bawahnya seperti dentin gigi dsb. Menyikat gigi di waktu yang salah, yakni langsung setelah selesai makan dapat mendorong asam yang lebih tinggi pada gigi.

Hal itu menyebabkan asam mengotori bagian dalam gigi dan menyebabkan beragam penyakit seperti korosi atau pengikisan gigi yang berdampak pada pembusukan gigi. Tentunya hal itu adalah salah satu alasan jika ada sebagian orang yang bertanya giginya masih bermaslaah padahal sudah sikat gigi rutin, diantara penyebabnya salah satu kemungkinannya adalah sikat gigi di waktu yang salah.

3. Jika Mulut Terasa Kotor Setelah Makan?

Memang setelah kita makan, mulut teras kotor ya sobat? sehingga mungkin sobat merasa lebih nyaman untuk langsung sikat gigi, nah sobat, jika mulut terasa kotor setelah makan, sobat bisa berkumur dengan air putih saja setiap selesai makan untuk membersihkan makanan atau bau makanan sementara waktu.

Berkumur setelah makan juga akan membantu mempercepat pH air liur untuk dapat kembali dalam kadar normal sehingga makanan yang sobat makan tidak sempat melemahkan email gigi. Tentunya cara ini cukup mudah untuk dilakukan ya sobat? sedangkan untuk sikat gigi sendiri tetap dilakukan setelah 30 menit setelah makan.

4. Sikat Gigi Langsung Setelah Makan Beresiko Bau Mulut

Apakah sobat merasa sudah sering sikat gigi namun masih saja bau mulut? nah sobat, penyebabnya adalah karena tidak sikat gigi di waktu yang tepat, bau mulut muncul karena adanya interaksi antara sisa makanan idi gigi yang masih menempel dengan bakteri di mulut, terlebih jika langsung dilakukan sikat gigi dimana pada saat itu kondisi pH air liur belum sempurna.

Hal itulah yang menyebabkan timbulnya bau mulut karena posisi gigi dan mulut pada saat tersebut belum siap untuk menerima bahan pasta gigi sehingga email gigi dalam kondisi lemah dan mudah dihinggapi bakteri, bau mulut pun dapat muncul dengan mudah karena adanya perkembangan bakteri tersebut.

5. Mulut Memiliki Sistem Kerja Alami

Satu lagi yang sobat wajib ketahui, berkumur setelah makan dengan air putih adalah hal yang terbaik, lakukan sikat gigi setelah 30 menit makan sebab mulut memiliki sistem kerja alami yakni setelah makan, kelenjar ludah akan memproduksi air liur untuk melakukan pembersihan alami pada gigi, jika setelah makan langsung sikat gigi, maka proses alami tersebut akan terganggu.

Hal itu dapat menyebabkan mulut kering yan akhirnya juga berujung pada bau mulut atau penyakit lainnya dimana sistem pembersihan mulut yang seharusnya berjalan alami menjadi terganggu, akibatnya tingkat keseimbangan pH dan seluruh jaringan atau bagian dalam mulut tidak bisa bekerja dalam rute alaminya.

Jadi, sobat pembaca sekarang sudah paham mengenai kebiasaan mana yang benar mengenai sikat gigi ya sobat? yakni 30 menit setelah makan agar terhindar dari beragam penyakit dan proses pembersihan gigi serta proses alami dalam mulut dapat berjalan lancar dan mendukung terciptanya ekosistem gigi dan mulut yang sehat.

Demikian yang dapat penulis sampaikan, semoga menjadi wawasan berkualitas untuk pengetahuan baru sobat mengenai gigi dan mulut. Jangan lupa untuk selalu update terbaru mengenai kesehatan gigi di website halogigi.com ya sobat, dimana sobat bisa berpengetahuan luas dan tidak kuper serta nantinya dapat mengajarkan kebiasaan gigi sehat pada anak anak sobat pula. Akhir kata penulis ucapkan Terima Kasih. Salam.