Sponsors Link

3 Jenis Gigi Berlubang dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Sekitar 9 dari 10 orang dewasa memiliki masalah gigi berlubang seperti gigi berlubang tembus gusi, terlebih lagi dari ¼ orang dewasa juga mengalami kerusakan gigi. Jika tidak dirawat, maka gigi berlubang bisa menyebabkan abses gusi atau bahkan gigi tanggal. Pelajari jenis gigi berlubang dan bagaimana cara dokter untuk mengatasinya dalam artikel kami berikut ini.

ads

1. Rongga Akar

Jenis gigi berlubang yang pertama adalah rongga akar yang terletak pada permukaan akar gigi. Ini biasanya terjadi pada orang dewasa yang lebih tua dan demografis yang paling mungkin adalah mengalami gusi menyusut dan gangguan gusi lainnya.

Pada saat gusi surut, maka akar akan dibiarkan terbuka sehingga rentan terhadap kerusakan gigi sebab tidak tertutup oleh enamel keras dan protektif seperti gigi.

Menghilangkan pembusukan menjadi langkah pertama dalam merawat rongga akar atau cara perawatan saluran akar gigi. Rongga nantinya akan diganti dengan tambalan atau mahkota. Bahan pengisi komposit dengan warna yang hampir tidak terlihat ketika anda sedang bicara atau tersenyum.

Dalam kasus yang parah pada saat pembusukan sudah menyebar ke pulpa gigi, maka perawatan saluran akar mungkin akan disarankan. Kerusakan rongga akar bisa menyebar dengan cepat sebab sementum yang menutupi akar gigi tidak sekuat enamel gigi. Inilah sebabnya sangat penting untuk memperbaiki rongga akar segera sesudah terdeteksi.

2. Lubang dan Celah

Anda akan menemukan lubang dan celah pada permukaan gigi yang sedang digunakan untuk mengunyah dan biasanya terjadi pada gigi belakang. Jenis rongga ini biasanya terjadi ketika tidak konsisten atau ceroboh dengan kebiasaan membersihkan mulut.

Ini adalah jenis rongga yang paling umum terjadi sebab partikel makanan dan plak pada gigi mudah tersangkut pada lekukan dan celah bagian atas gigi. Pada deteksi dini, rongga lubang dan celah bisa diatasi dengan pasta gigi mengandung fluoride.

Sesudah rongga mencapai dentin gigi, maka kerusakan harus dihilangkan dan gigi diperbaiki dengan tambalan. Komposit atau mahkota. Tambalan dan komposit cocok untuk rongga kecil sampai sedang, sementara rongga lubang besar dan celah harus dirawat dengan mahkota.

3. Rongga Permukaan Halus

Rongga permukaan halus terjadi pada permukaan luar gigi yang rata dan paling sering ditemukan pada gigi di sisi mulut. Seperti lubang dan celah, lubang ini juga bisa terjadi pada saat tidak menerapkan cara menyikat gigi dengan benar. Ini merupakan beberapa rongga yang tumbuh paling lambat dan juga yang paling jarang.

Rongga permukaan halus merupakan yang paling mudah diawat oleh dokter gigi. Beberapa mungkin tidak perlu mengisi sama sekali dan bahkan bisa selesai dengan sendirinya memakai perawatan fluoride seperti pernis, pasta gigi, gel atau air yang diperkaya dengan fluoride. Selain itu, pemakaian flossing gigi secara teratur memakai teknik yang benar juga bisa sangat membantu.

Butuh waktu beberapa saat untuk kerusakan gigi menghancurkan email pada permukaan gigi yang halus sebab ini merupakan tempat email yang paling tebal. Akan tetapi, jika rongga sudah semakin berkembang, maka pengisian sangat dibutuhkan.

Pencegahan Gigi Berlubang

Meski merawat gigi berlubang bisa dikatakan sangat sederhana jika dilakukan dari awal, namun pencegahan tetap menjadi jalan terbaik dibandingkan dengan mengobati. Rongga terjadi ketika plak pada gigi semakin menumpuk. Menyikat gigi setiap hari secara teratur dan juga flossing gigi sangat membantu untuk menghilangkan plak pada gigi tersebut dan meminimalisir risiko gigi berlubang.

Sponsors Link

Kunjungan ke dokter gigi juga sangat penting untuk pencegahan gigi berlubang. Dokter gigi nantinya akan membersihkan gigi secara menyeluruh dan membantu mengidentifikasi bagian mulut yang tidak cukup disikat dengan bersih. Jangan tunda untuk melakukan perawatan yang anda butuhkan dan pastikan menjaga kesehatan gigi dilakukan secara berkala untuk menjaga kesehatan gigi anda.

Meski gigi berlubang terlihat sama, namun ternyata ada beberapa jenis dari gigi berlubang dan membutuhkan perawatan yang berbeda beda. Semoga ulasan yang kami berikan di atas bisa menambah informasi anda.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi