Sponsors Link

Kebiasaan Buruk Anak Kecil yang Membuat Gigi Tonggos

Sponsors Link

Tak sedikit anak-anak yang memiliki gigi tonggos. Meski tidak membahayakan kesehatan, kehadiran gigi tonggos memang sering kali mampu menurunkan kepercayaan diri. Gigi tonggos adalah kondisi di mana posisi gigi atas berada lebih maju dibandingkan dengan gigi bawah. Jarak yang tercipta bahkan lebih dari 2 mm. Pada dunia kedokteran, kondisi ini dikenal dengan maloklusi. Suatu gigi juga dikatakan tonggos, bila terdapat ciri ciri gigi tonggos :

ads
  • Jarak antara gigi atas dan gigi bawah melebihi 3 mm. Maka hal ini bisa mengindikasikan gigi tonggos pada bayi dan anak-anak.
  • Jika ukuran rahang bagian atas lebih besar dari ukuran normal, namun ukuran rahang bawah dalam kondisi normal.
  • Ukuran rahang atas yang normal pada nak-anak atau bayi juga bisa mengindikasikan ciri gigi tonggos apabila ukuran rahang bawahnya lebih kecil dari seharusnya.
  • Sebaliknya, ciri gigi tonggos juga bisa dilihat dari rahang bawah yang memiliki ukuran lebih kecil dari kondisi normal.

Gigi tonggos tidak hanya disebabkan oleh faktor genetis, melainkan juga dari kebiasaan anak sejak kecil. Banyak hal yang diperkirakan menjadi penyebab maupun pemicu yang membuat gigi menjadi tonggos. Hal itu bisa berupa kebiasaan buruk yang sering dilakukan pada saat masih anak-anak. Ada banyak faktor penyebab gigi tonggos pada anak yang bisa Anda amati dan cegah. Berikut ini faktor-faktornya :

1. Kebiasaan Ngedot

Anak yang mengkonsumsi susu formula tentunya akan memiliki kebiasaan ngedot. Namun siapa sangka ternyata kebiasaan ngedot ini merupakan salah satu kebiasaan yang dapat membawa dampak buruk bagi gigi, salah satunya adalah gigi tonggos. Penggunaan dot bisa membuat posisi gigi menjadi lebih maju dan dapat mengubah bentuk rahang. Sehingga gigi bisa menjadi tonggos karena pertumbuhannya mengikuti kondisi rahang yang dimiliki oleh anak.

2. Kebiasaan Mengisap Jempol

Selain kebiasaan ngedot, gigi tonggos juga dapat terjadi akibat kebiasaan buruk yang biasa dilakukan si kecil. Misalnya adalah kebiasaan menghisap jempol. Kebiasaan anak yang suka menghisap jempol saat giginya sedang dalam masa pertumbuhan dapat berdampak langsung pada bentuk dan posisi gigi. Hal ini disebabkan karena pada saat menghisap jempol mulut akan bergerak maju dan mundur sehingga mengakibatkan rahang dan gigi menjadi maju.

3. Faktor Genetik

Hal paling mendasar yang menyebabkan bentuk gigi tonggos adalah faktor genetik atau keturunan dari ayah atau ibu. Hal ini diakibatkan bentuk rahang dan pola pertumbuhan gigi anak akan mengikuti bentuk rahang dan gigi orang tuanya. Gigi tonggos umumnya tidak membahayakan, tetapi beberapa kasus dapat mengganggu kenyamanan dan menghilangkan rasa percaya diri.

4. Keseringan Bernafas Lewat Mulut

Pada umumnya kita bernafas lewat hidung akan tetapi terkadang ada beberapa keadaan yang memaksa kita untuk bernafas lewat mulut, yakni penyakit asma dan penyakit flu. Anak yang kerap mengalami penyakit tersebut barangkali memiliki kebiasaan bernafas lewat mulutnya dan ternyata kebiasaan ini juga bisa menjadi pemicu terjadinya gigi tonggos.

Hal itu dikarenakan pada saat kita bernafas lewat mulut, langit-langit mulut akan menjadi lebih tinggi dan jika hal itu terjadi maka rahang gigi juga akan melengkung. Perubahan pada lengkung rahang gigi tersebut akan mengecil sehingga gigi yang seharusnya tumbuh normal pun akan menjadi maju nantinya.

5. Ketergantungan Menggunakan Empeng

Anak yang terbiasa menggunakan empeng juga berisiko memiliki gigi tonggos nantinya. Hal ini disebabkan dampak dari penggunaan empeng hampir sama dengan menghisap jempol. Anak yang sudah dibiasakan menggunakan empeng dari bayi biasanya akan sulit melepas kebiasaan tersebut. Padahal mengempeng dapat menyebabkan rahang mengalami perubahan struktur dan gigi tumbuh menjadi maju. Itulah sebabnya penggunaan empeng yang berlebihan sebaiknya dihindari.

Gigi tonggos pada orang dewasa memang bisa diatasi dengan manfaat gigi behel. Namun setelah melihat beberapa faktor penyebab gigi tonggos di atas, maka tentunya beberapa cara berikut bisa dilakukan untuk mencegah gigi tonggos pada anak kecil, di antaranya :

  • Jangan biarkan anak kecil memiliki kebiasaan untuk menghisapi jarinya. Sebiaknya biasakan untuk tidak selalu melakukan kebiasaan buruk tersebut. Selain itu, hindarkan juga dari makanan yang dapat merusak gigi anak agar kesehatan gigi anak bisa terjaga.
  • Lebih baik susui anak kecil langsung dari puting ibu dan sebisa mungkin hindari botol dot. Walaupun botol dot berisi ASI dan bukan susu formula, botol dot bisa juga memicu gigi tonggos pada anak kecil.
  • Jaga anak kecil dari kehilangan gigi sulung dan gigi tetapnnya. Caranya adalah dengan menjaga kesehatan dan juga kebersihan gigi. Cara ini perlu dilakukan agar gigi sulung dan tetap tidak mudah tanggal sebelum waktunya sehingga gigi tonggos parah bisa dicegah. Untuk itu ketahui juga beberapa cara merawat gigi anak kecil yang benar dan tepat untuk mendukung kesehatan gigi dan mulut anak kecil.
  • Mengunjungi doker gigi jika terjadi terjadi masalah pada rongga mulut anak kecil sehingga bisa mengetahui apa saja yang perlu dan tidak perlu dilakukan untuk gigi anak kecil.
  • Ajarkan anak untuk menggosok gigi secara tepat dan benar agar kesehatan dan kebersihannya terjaga. Oleh karena itu perlu diketahui cara menyikat gigi dengan benar.

Itulah beberapa perihal tentang kebiasaan buruk anak kecil yang membuat gigi tonggos yang harus selalu diperhatikan bagi para orangtua. Kenali gangguan yang terjadi pada gigi anda terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengikuti cara yang penulis berikan dan jangan lupa untuk konsultasi ke dokter jika diperlukan. Terima kasih.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Gigi
Doctors Talk

Jangan pasang kawat gigi dulu, sebelum menyimak penjelasan Dokter gigi berikut ini